Peredaran barang bodong (bukan cuma wudel saja yang bodong) seperti Hape batangan atau hape tidak resmi, seperti yang menimpa banyak kasus pengguna hape Xiaomi akhir-akhir ini adalah salah satu momok tersendiri. Nah, ada beberapa cara mengantisipasi, atau setidaknya menentramkan bathin yang terlanjur was-was soal hape bodong garansi itu, yaitu dengan mengecek IMEI dari hape yang kita miliki.

Manfaat tidak langsung dari cek IMEI ini antara lain mengetahui apakah hape yang kita miliki masuk ke Indonesia atau diproduksi di Indonesia secara legal atau tidak, sehingga jika suatu saat nanti ada kerusakan, bisa kita garansikan ke produsen.

Oke, berikut 3 cara untuk mengecek IMEI Hape Xiaomi yang bisa kalian coba:

Cara Pertama, Cek dengan Menu USSID

  1. Pertama, buka aplikasi Phone atau Telepon di perangkat Xiaomi Anda.
  2. Kemudian ketik kode *#06#.
  3. Selanjutnya tekan tombol Call/YESS.
  4. Nantinya informasi mengenai nomor IMEI perangkat akan ditampilkan di layar.

Cara Kedua, cek di menu Settings

  1. Petama, buka menu atau aplikasi Settings (Setelan).
  2. Selanjutnya gulir layar ke bawah dan ketuk pada menu About Phone (Tentang Ponsel).
  3. Kemudian pilih Status.
  4. Anda akan diminta memilih satu kartu SIM untuk mengetahui IMEI.
  5. Jika sudah, maka akan tampil nomor IMEI perangkat Xiaomi Anda.

Cara Ketiga, cek di stiker pada body hape

Nomor IMEI biasanya terdapat pada bagian belakang kotak pembelian smartphone Xiaomi. Selain itu, Anda bisa melihat informasi nomor IMEI pada bodi perangkat. Jika smartphone menggunakan desain unibody, biasanya nomor IMEI diletakkan di bagian belakang. Sedangkan untuk smartphone yang baterainya bisa dilepas, Anda bisa melihat nomor IMEI di dekat baterai.

Setelah mendapatkan IMEI di atas, silakan cek di Situs Official Xiaomi disini: http://www.mi.com/verify/#imei_en