Seoul – Samsung Electronics tidak menunjukkan tanda-tanda kompromi dengan Apple dalam sengketa paten mereka. Perusahaan elektronik papan atas asal Korea Selatan ini bertekad untuk bertempur habis-habisan di pengadilan dengan raksasa piranti teknologi informasi asal AS itu.

“Tidak ada kompromi,” ujar Shin Jong-Kyun, kepala divisi telekomunikasi Samsung, mengatakan kepada The Korea Times. Ia menyatakan hal itu usai pertemuan para pejabat senior perusahaan itu.

Komentar Shin disampaikan menyusul laporan bahwa Apple menawari Samsung kesepakatan lisensi silang untuk mengakhiri sengketa paten mereka.

Laporan itu mengatakan Apple menawarkan kesepakatan lisensi mulai dari USD 5 sampai USD 15 per perangkat yang dijual sebagai sarana penyelesaian litigasi yang tertunda. Perangkat termasuk iPhone 3GS, iPhone 4, dan iPad.

Sumber dalam perusahaan itu menyatakan, anggaran untuk perang paten telah meningkat menjadi lebih dari USD 260 juta tahun ini, meningkat dari USD 200 juta pada periode sebelumnya. Namun, Shin tidak mengomentari hal itu, juga tak menanggapi pertanyaan apakah keduanya melakukan pembicaraan untuk penyelesaian di luar pengadilan.

Samsung dan Apple bertikai soal paten di pengadilan di luar Korea. Awal tahun ini, Apple kembali melakukan serangan terhadap handset Samsung Galaxy Nexus di pengadilan Jerman.

Pengacara Apple memperkarakan Galaxy Nexus, handset pertama yang memakai sistem operasi Ice Cream Sandwich atau Android 4.0. dengan tudingan menjiplak fungsionalitas terkait slide to unlock pada sistem operasi iOS yang sudah dipatenkan.

Samsung menjadi produsen smartphone terbesar di dunia dalam hal penjualan  tahun lalu, melewati Apple. Selangkah lagi perusahaan ini menyalip Nokia menjadi produsen handset terbesar di dunia.

Sumber: Vivanews