Inilah Cara Enable Protokol TLS 1.3 di NGINX

Di tutorial kali ini gan, kita akan cari tahu gimana cara meng-enable protokol TLS 1.3 di engine-X (NGINX).

TLS atau Transport Layer Security versi 1.3 adalah versi terbaru dari protokol Transport Layer Security, yang diterbitkan sebagai sebuah standar internasional dari IETF dengan kode RFC-8446 pada Agustus 2018 kemarin. TLS 1.3 ini merupakan permbaruan dari versi sebelumnya, khususnya tentang kerahasiaan dan perbaikan performance. Continue reading Inilah Cara Enable Protokol TLS 1.3 di NGINX

Cara Meng-Unzip atau Meng-Unrar Banyak File Sekaligus

Tutorial singkat ini cukup berguna bagi yang memiliki banyak file ZIP dan ingin menekstraknya secara sekaligus. Lumayan menyingkat waktu.

Secara sederhana, kita bisa melakukan looping seperti:

for z in *.zip
do
  unzip $z;
done

kalau diringkas dalam satu baris perintah akan jadi seperti ini: Continue reading Cara Meng-Unzip atau Meng-Unrar Banyak File Sekaligus

Cara Menginstall dan Menggunakan Ulauncher di Ubuntu/Debian!

Bagi pengguna Linux Ubuntu/Debian maupun distro lainnya yang sempat memperhatikan fitur Command Launcher atau Spotlight Search di MacOS (biasanya diakses dengan shortcut Command + Spasi) pasti juga bertanya, ada padanannya ngga di Linux?

Ada gan, banyak alternatifnya. Salah satunya bernama UlauncherContinue reading Cara Menginstall dan Menggunakan Ulauncher di Ubuntu/Debian!

Cara Setting SSH Key di Raspberry Pi untuk PEMULA

Cara mengatur/menyetting SSH key di Raspberry Pi sebenarnya sangat mudah dan relatif sama dengan cara setting di komputer lain yang menggunakan distro Linux. Dengan setting SSH secara benar, kita bisa mengakses Raspberry Pi dengan mudah.

SSH key sendiri menggunakan konsep Public-key cryptography. Konsep ini adalah konsep dimana Public Key (atau kunci umum) di simpan di devais jarak jauh (remove device) dan private key (atau kunci pribadi).

Cara Setting SSH Key di Raspberry Pi

Pertama, buat direktori SSH.

mkdir .ssh

kemudian masuk ke folder .ssh:

dan buat file baru authorized_keys:

touch authorized_keys

kemudian atur permission (perizinan) akses ke file tersebut dengan chmod:

chmod 700 ~/.ssh

dan

chmod 600 ~/.ssh/authorized_keys

kemudian buat Key (kunci) baru dengan aplikasi ssh-keygen:

cd ~/.ssh
ssh-keygen

Pada saat menjalankan aplikasi diatas, ada pertanyaan tentang password dan lokasi file, silakan tekan tombol ENTER saja untuk melewati.

Kemudian kita copy isi file id_rsa.pub yang dibuat oleh ssh-keygen ke file authorized_keys.

Cara Reset Password Raspberry Pi!

Yang namanya lupa Password memang bikin sebel. Di komputer menggunakan Linux, kita bisa masuk ke Grub dan reset password root dari sana (di Recovery Mode). Nah kalau untuk boart sekecil Raspberry Pi gimana?

Ternyata, pengembang Raspberry Pi sudah memfasilitasi proses-proses ala ala Recovery Mode di Linux, tapi lebih sederhana lagi. Secara umum, Raspberry Pi booting dengan juga membaca dan mengeksekusi file cmdline.txt. Kita bisa isi perintah-perintah unik disana 😀

Implementasi

Silakan shutdown Raspberry Pi, kemudian copot SD Cardnya. Buka di komputer/laptop. Kemudian lihat di partisi boot, ada satu file bernama cmdline.txt. Buka file tersebut.

Ganti dari:

dwc_otg.lpm_enable=0 console=serial0,115200 console=tty1 root=PARTUUID=.......f-02 rootfstype=ext4 elevator=deadline fsck.repair=yes rootwait

menjadi:

dwc_otg.lpm_enable=0 console=serial0,115200 console=tty1 root=PARTUUID=.......f-02 rootfstype=ext4 elevator=deadline fsck.repair=yes rootwait init=/bin/sh

Simpan. Kemudian taruh lagi SD Card ke Raspberry Pi.

Secara khusus, Raspberry Pi akan booting langsung ke Shell (/bin/sh) dan kita bisa melakukan proses reset disana.

Caranya dengan mengaitkan ulang partisi Linux Raspberry Pi ke modus read-n-write (rw) dengan perintah:

mount -o remount,rw /dev/mmcblk0p2 /

kemudian reset password dengan perintah passwd seperti biasa:

passwd namauser

Kemudian keluar, reboot Raspberry Pi. Copot SD Card dan kembalikan lagi isi dari file cmdline.txt seperti semula.

Ini Cara Install Microsoft .NET Core SDK di Linux! GAMPANG

Teknologi .NET dari Microsoft sebagai basis pembuatan berbagai aplikasi desktop buatan mereka di Windows. Tidak hanya itu, .NET sebenarnya bisa juga digunakan untuk membuat aplikasi Mobile, Website, IoT dan Game. Nah, di tutorial ini kita akan menginstall .NET Core SDK ini di Linux.

Dengan hadirnya SDK ini secara resmi, Microsoft membuka kesempatan buat kita-kita para pengembang software untuk melebarkan sayap membuat aplikasi di platform lain, misalnya di Linux.  Continue reading Ini Cara Install Microsoft .NET Core SDK di Linux! GAMPANG

Inilah 5 CMS berbasis Laravel, SIAP PAKAI!

Inilah 5 CMS (Contenct Management System) yang dikembangkan dengan basis Laravel. Semuanya siap dipakai, beberapa diantaranya bersifat opensource dan punya dukungan Premium (berbayar).

Berikut adalah daftarnya:

Statamic

Statamic adalah CMS berbasis Laravel dengan kombinasi Vue.js sebagai control panelnya. Sebagai developer kalian bisa membangun, mengonfigurasi dan melakukan manajemen apapun menggunakan code editor. Continue reading Inilah 5 CMS berbasis Laravel, SIAP PAKAI!

Podcast PHP Indonesia – 11 Februari 2019

Pada Podcast PHP Indonesia edisi 11 Februari 2019, kita akan membahas berbagai berita, tutorial dan library pilihan antara lain:

Berita:

Tutorial:

Library Pilihan:

OpenMandriva Lx 4.0 Beta Dirilis!

Komunitas OpenMandriva Linux mendapat kabar gembira minggu ini dengan dirilisnya OpenMandriva Lx 4.0 Beta. Versi pengembangan dari OpenMandriva Lx 4 ini sudah sangat apik polesan dan kesiapannya dirilis sebagai versi stable.

OpenMandriva Lx 4 menjadi tonggak sejarah pengembangan distro kelanjutan dari Mandriva Linux ini. OpenMandriva Lx 4 akan mulai menggunakan package manager dnf (seperti Fedora/Red Hat/CentOS) dan meninggalkan URPM (urpmi, urpme dkk). Selain itu OpenMandriva Lx 4 sudah mulai ancang-ancang menggunakan Manatools, sebuah tool yang sebenarnya dibuat untuk Mageia Linux tapi tak kunjung diresmi-resmikan. Manatools akan menggantikan OpenMandriva Control Center. Manatools ini keren, dia dibikin dengan teknologi serupa Yast milik OpenSUSE, jadi bisa dijalankan via GUI ataupun CLI. Continue reading OpenMandriva Lx 4.0 Beta Dirilis!

Cara Lihat Notifikasi Hape Android di Desktop Linux, DIJAMIN OPENSOURCE!

Bekerja di GNU/Linux Desktop memang banyak enaknya, salah satunya kita bisa melihat notifikasi yang masuk di hape lewat komputer. Jadi tidak harus sering-sering angkat hape untuk melihat notif WA/SMS/Telegram masuk. Khususnya SMS atau notif aplikasi yang tidak memiliki versi web, seperti whatsapp web dan telegram web.

Solusi-solusi berikut dijamin opensource. Bukan pihak ketiga yang menjadi sinkronator notifikasi kita.

Berikut adalah cara melihat notifikasi hape android dengan Desktop Linux, berikut tambahan fitur yang mantap seperti sinkron clipboard dan lain-lain. Continue reading Cara Lihat Notifikasi Hape Android di Desktop Linux, DIJAMIN OPENSOURCE!

3 Editor Audio TERBAIK di Linux (Ubuntu/Fedora/Linux Mint)

Bagi pengguna Linux yang banyak ngedit-ngedit Audio, artikel ini akan sangat berguna. Berikut adalah tiga editor file audio terbaik di Linux, bisa di install di Ubuntu, Fedora, Linux Mint atau turunannya.

Semua software berikut sifatnya opensource dan gratis. Silakan di install.

1. Audacity

Audacity adalah aplikasi editor audio paling terkenal. Tersedia diberbagai platform, baik Linux, Windows maupun MacOS. Continue reading 3 Editor Audio TERBAIK di Linux (Ubuntu/Fedora/Linux Mint)

Cara Install Android Q ROM di OnePlus 6

Tutorial Android kali ini akan membahas bagaimana cara menginstall Android Q 10 ROM di hape OnePlus 6. ROM ini adalah ROM tidak resmi, silakan diikuti dengan tanggungjawab dan kesiapan hardware dan pengetahuan masing-masing.

Android Q akan dirilis pada kuartal pertama tahun 2019 nanti di Google I/O tahun 2019 (sesuai tradisi). Jadi yang akan sampeyan pasang ke hape Oneplus 6 adalah ROM yang belum sepenuhnya jadi. TiatiContinue reading Cara Install Android Q ROM di OnePlus 6

Cara Menggunakan Google Translate di Command Line (Ubuntu/Arch Linux)

Pada tutorial kali ini, kita akan membahas bagaimana cara menggunakan Google Translate di Command Line. Apa gunanya? Mungkin selain menerjemahkan kalimat bahasa asing ke bahasa Indonesia, kita juga bisa melakukan otomasi translate jika diperlukan di script bash yang kita buat.

Pada tutorial kali ini akan menggunakan aplikasi bernama Translate Shell, atau dulu disebut Google Translate CLI. Uniknya, Translate Shell ini kini tidak hanya bisa melakukan translate lewat mesin Google Translate, tapi juga Bing Translator, Yandex Translate dan Apertium.

Translate Shell bisa dipasang di Windows, Linux maupun Mac OS. Continue reading Cara Menggunakan Google Translate di Command Line (Ubuntu/Arch Linux)

Podcast PHP Indonesia – 4 Februari 2019

Podcast PHP Indonesia untuk 4 Februari 2019, membahas:

  • WordPress 5.1 beta 3: https://wordpress.org/news/2019/01/wordpress-5-1-beta-3/
  • Laravel 5.8 Deprecated Array/String Helper: https://laravel-news.com/laravel-5-8-deprecates-string-and-array-helpers
  • Laracon EU 2018 video: https://murze.be/the-laracon-eu-2018-videos-have-been-released
  • CodeIgniter 4.0.0 alpha5: https://forum.codeigniter.com/thread-72715.html
  • Yii Framework 2.0.16: https://www.yiiframework.com/news/196/yii-2-0-16-is-released Continue reading Podcast PHP Indonesia – 4 Februari 2019

Belajar Bahasa Pemrograman Dart Untuk Pemula – Part 1

Dart, adalah sebuah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Google dan ditujukan untuk membuat aplikasi web, server, desktop dan aplikasi mobile (smartphone). Dart sendiri didesain sebagai bahasa pemrograman yang object-orientedclass defined, garbage-collected dengan pengaruh gaya penulisan sintaks bahasa C.

Dart sendiri diluncurkan pada tanggal 12 Oktober 2011 sewaktu konferensi bahasa Go (golang) GOTO di Denmark. Versi 1.0 dari Dart akhirnya resmi dirilis November tahun 2013, kemudian versi 2.0 dirilis pada Agustus 2018 yang lalu. Continue reading Belajar Bahasa Pemrograman Dart Untuk Pemula – Part 1

Podcast PHP Indonesia – 7 Januari 2019

Pada #Podcast #PHP #Indonesia untuk 7 Januari 2019 ini kita akan bahas beberapa topik seperti:

  • Haruskah berhenti belajar Framework?
  • Kustomasi Laravel Registration
  • Teknologi Serverless PHP di AWS Lambda

dan Library Pilihan seperti:

  • Laravel Accountant
  • Silly CLI (basis dari Laravel Valet)
  • Corebird API (kumpulan API PHP untuk Twitter)
  • dan Cachet (status server)

Versi Soundcloud:

versi Video/Youtube:

Review KaOS Linux 2018.12!

KaOS adalah distro linux independen yang dibangun dari scratch. Tujuan umum dari KaOS linux ini adalah membawa pengalaman unik penggunaan KDE dan Qt paling baru yang dirilis oleh KDE Foundation.

KaOS ini dikembangkan mulai tahun 2013 dengan nama KdeOS. Untuk meminimalisir masalah paten dan kebingungan dikemudian hari,akhirnya nama KdeOS diganti jadi nama KaOS.

KaOS meskipun independen, tapi menggunakan package manager seperti Arch Linux, yaitu pacman dan octopi. Tidak salah jika banyak orang bilang, KaOS ini sangat diinspirasi oleh Arch Linux. Continue reading Review KaOS Linux 2018.12!