Cara Membuat Kode Iklan/Tag Iklan PropellerAds di WordPress!

Kembali lagi gan bertemu di seri tutorial tentang alternatif Google Adsense, yaitu PropellerAds. Bagi yang belum membaca tutorial sebelumnya, silakan lihat kembali Cara Daftar dan Cara Aktifasi Situs disini.

Pada pembahasan kali ini kita akan membuat tag iklan atau kode iklan yang akan kita aktifkan di website kita. Continue reading Cara Membuat Kode Iklan/Tag Iklan PropellerAds di WordPress!

Cara Menambahkan Situs dan Verifikasi Situs di PropellerAds (Alternatif Google Adsense)

Kembali meneruskan tutorial tentang PropellerAds yang kemarin, pada tutorial kali ini kita akan melakukan penambahan situs dan melakukan verifikasinya. Ingat, sampean sudah harus punya akun PropellerAds ya. Login dulu ke https://publishers.propellerads.com

Pilih menu Sites, lalu klik tombol Add site

lalu tuliskan URL dari domain kita. Klik tombol Add site untuk menyimpan. Nanti kita akan di bawa ke halaman verifikasi seperti berikut:

Nah, untuk melakukan verifikasi silakan copy meta tag yang ada di kotak meta name propeller ke HTML themes sebelum </head>.

Jika sudah, silakan klik Verify untuk melakukan verifikasi. PropellerAds akan memeriksa situs anda. Lalu mengaktifkan jika sesuai syarat mereka.

 

Cara Daftar PropellerAds, Situs Alternatif Google Adsense Paling Menjanjikan

Pusing dan stress tak kunjung menerima PIN Google Adsense, atau tak kunjung disetujui ikut program Adsense di situs kalian? Sambil menunggu review dari Google, tak salah loh kalau kita menerapkan Plan B. Ingat, Google Adsense memang tempat terbaik untuk memonetisasi blog kita, tapi dia bukan satu-satunya. Nah pada kesempatan tutorial kali ini kita akan mendaftarkan blog kita di PropellerAds,sebuah situs alternatif dari Google Adsense. Continue reading Cara Daftar PropellerAds, Situs Alternatif Google Adsense Paling Menjanjikan

Jangan Kaget, Diminta ‘Display Name’ Oleh Blogspot?

Pengguna platform blogspot mungkin ada yang sedikit kaget hari ini. Hal ini karena Blogspot/Blogger.com meminta data baru dari nama yang akan ditampilkan oleh Blogspot di website nanti.

Ingat, Google Plus itu sudah dimatikan oleh Google. Dulu, kita disuruh bikin akun di Google+, karena sudah mati, sekarang kita diminta data baru kembali, namun hanya nama saja. Continue reading Jangan Kaget, Diminta ‘Display Name’ Oleh Blogspot?

Cara Mudah Transfer Uang Pakai HP, Tanpa ATM dan No Rekening!

Pernah berada pada situasi kepepet dimana tidak bawa uang tunai, tidak bawa ATM tapi butuh uang atau transfer uang? Mungkin tutorial ini akan sangat berguna bagi sampean. Ikuti tutorial cara mudah transfer uang (dan bayar belajaan) hanya melalui HP saja.

Syaratnya, anda sudah punya salah satu dari 2 Dompet Digital berikut dan tentunya MASIH ADA SALDO disana 😀 Continue reading Cara Mudah Transfer Uang Pakai HP, Tanpa ATM dan No Rekening!

10 Niche Adsense Tertinggi tahun 2018

Sebenarnya bagi para pegiat Adsense, bagi-bagi keyword seperti ini termasuk tabu. Karena bisa-bisa penghasilan ikutan turun, jika tidak mengikuti pasar dan trend terbaru. Tapi tak mengapa, siapa tahu jadi ladang berbagi rejeki.

Berikut adalah 10 Niche Adsense tertinggi tahun 2018 yang saya amati.

  1. PC Troubleshooting
  2. Bitcoin dan berita seputar cryptocurrency
  3. Android Apps, peringkat dan review-review
  4. Mainan Anak
  5. Kepedulian Sosial seperti Buruh Anak, Pendidikan atau Perlindungan Perempuan
  6. Cat Kuku (Khususnya Nail Art)
  7. Pertanian, khususnya yang organik dan sehat
  8. Kursi Tua
  9. Kopi (khususnya topik seputar Coffe Beans)
  10. Pakan Burung (bird feeders)

Continue reading 10 Niche Adsense Tertinggi tahun 2018

Flickr Tidak Bangkrut, Kini Dibeli SmugMug, Ini Profilnya

Meskipun akhirnya kalah dengan Instagram, Flickr salah satu aplikasi yang pernah dibeli Yahoo yang kini bankrut itu, Flickr masih mempunyai basis pengguna solid dan penggunaan harian yang masih tinggi. Hal ini lah yang membuat perusahaan yang membeli Yahoo, bisa menjual Flickr ke perusahaan lain yang berminat yaitu SmugMug.

Akuisisi senilai 20 juta dollar tahun 2005 oleh Yahoo, kini dijual dengan harga yang tidak diumumkan ke publik oleh SmugMug. Apa sih sebenarnya SmugMug ini? Continue reading Flickr Tidak Bangkrut, Kini Dibeli SmugMug, Ini Profilnya

Qualcomm Incar Pasar Drone “Ringan”

                            BARCELONA,  Qualcomm selaku salah satu pabrikan chip mobile terbesar tak mau ketinggalan tren drone yang semakin menanjak. 

Tahun lalu, perusahaan AS ini memperkenalkan platform Snapdragon Flight berbasis chip Snapdragon 801 untuk digunakan oleh para rekanan vendor drone dalam membuat desain drone.

Snapdragon Flight berikut beberapa drone yang menggunakannya pun ikut diboyong ke ajang MWC 2016 di Barcelona, Spanyol, minggu lalu, di mana mereka bisa ditemukan di bagian IoT di booth milik Qualcomm.

“Dengan memakai teknologi smartphone, kami membuat sebuah board yang sanggup menangani banyak hal sekaligus sehingga ikut menekan biaya produksi,” ujar Senior Vice President Global Marketing Qualcomm Tim McDonough ketika menjelaskan soal drone kepada KompasTekno.

Senior Director Corporate Marketing Qualcomm David Miller menambahkan bahwa pihaknya memang sengaja fokus menciptakan untuk drone yang ringkas dan dibanderol dengan harga relatif terjangkau, tapi tetap dibekali sederet kemampuan canggih seperti fitur anti-collision dan navigasi otomatis.

Nantinya, Qualcomm berharap Snapdragon Flight bakal banyak ditemukan di segmen drone ringan seperti Ying bikinan pabrikan China yang baru memasuki pasaran awal tahun ini. “Termasuk juga drone kecil untuk selfie,” kata Miller mencontohkan.

Fokus ke segmen drone ringan itu tentu ada alasannya. Miller mengatakan pasaran drone jenis ini akan mengalami perkembangan pesat di masa yang akan datang.

Salah satu sebabnya, lanjut Miller, adalah regulasi untuk drone ringan relatif tidak seketat drone kategori lain yang lebih besar, berat, dan biasa digunakan untuk keperluan komersil.

Miller mencontohkan hukum registrasi drone di Negeri Paman Sam yang menyaratkan bahwa drone dengan berat antara 250 gram hingga 25 kg mesti didaftarkan sebelum bisa mengangkasa.

Segmen drone di bawah batasan berat itulah yang diincar Qualcomm. “Kami melihat bahwa pasaran drone berukuran kecil ini bakal tumbuh besar,” pungkas Miller.

Sumber: KOMPAS Tekno

Biaya Palapa Ring Bakal Dicicil Selama 15 Tahun

                            JAKARTA,  Proyek penggelaran kabel serat optik Palapa Ring akhirnya resmi dimulai. Sesuai rencana, pendanaan proyek tersebut akan memakai dana Universal Services Obligation (USO) yang dikumpulkan dari operator telekomunikasi setiap tahun.Dana tersebut tak langsung digelontorkan seluruhnya sesuai kebutuhan proyek. Rudiantara mengatakan Palapa Ring dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dengan pembayaran model Availability Payment (AP).

Artinya biaya penggelaran jaringan akan ditanggung oleh pemenang tender atau swasta. Sedangkan pemerintah baru mulai mengucurkan biaya pada saat proyek selesai dan sudah mulai beroperasi, dicicil selama 15 tahun.

“Perkiraan kita mulai bayar ke badan usaha pemenang itu sekitar Januari 2019. Asalnya dari dana USO. Kita sudah hitung cashflow USO sampai 20 tahun ke depan,” terangnya saat ditemui di sela-sela penandatanganan kerjasama Palapa Ring Paket Barat, Gedung Kementerian Keuangan, Senin (29/1/2016).

“Setahun dana USO bisa sampai Rp 2 triliun, nanti mulai 2019 kita kurangi beberapa miliar untuk bayar pemenang tender. Durasinya selama 15 tahun,” imbuhnya.

Dana USO diperoleh dari kontribusi perusahaan layanan telekomunikasi. Mereka menyumbangkan 1,25 persen dari total pendapatan usaha mereka ke pemerintah setiap kuartal.

Ketua Panitia Pengadaan Proyek KPBU, Anang Latif mengatakan nominal yang dibayarkan untuk Paket Barat dan Paket Tengah per tahun sekitar Rp 300 miliar.

Menteri Keuangan Bambang P. S. Brodjonegoro mengatakan skema KPBU dan model pembayaran AP ini menguntungkan bagi pemerintah. Terutama karena tidak harus mengeluarkan dana secara langsung.

“Developer dibayar sesuai kinerja jadi biaya tidak numpuk sekaligus di depan. Kita juga dapat tambahan aset, karena proyek KPBU ini nantinya jadi aset negara,” pungkasnya.

Palapa Ring Paket Barat akan dijalankan Konsorsium Moratel – Triasmitra dengan nilai proyek Rp 1,28 triliun. Paket ini menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau (sampai dengan Pulau Natuna) dengan total panjang kabel serat optik sekitar 2.000 km.

Paket Tengah dimenangkan Konsorsium Pandawa Lima. Anggotanya adalah PT LEN (51 persen), PT Teknologi Riset Global Investama (34 persen), PT Sufia Technologies (5 persen), PT Bina Nusantara Perkasa (5 persen), dan PT Multi Kontrol Nusantara (5 persen).

Jangkauannya meliputi wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai dengan Kep. Sangihe-Talaud) dengan total panjang kabel serat optik sekitar 2.700 km.

Paket Timur baru masuk tahap prakualifikasi dan ditarget akan mencapai perjanjian kerjasama pada September 2016. Jangkauan wilayahnya meliputi Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat dan Papua dengan total kabel serat optik sepanjang 6.300 km.

Sumber: KOMPAS Tekno

Menjajal Smartphone “Modular” LG G5 di Barcelona

                            BARCELONA,  Selain Samsung Galaxy S7, pabrikan smartphone Korea Selatan lainnya, LG, turut memperkenakan model flagship bernama G5 dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2016 di Barcelona, Spanyol, minggu lalu. 

LG G5 mengusung perubahan-perubahan besar dibanding pendahulunya, baik dari segi desain, fitur, maupun aksesoris-aksesoris pelengkap. Beberapa di antaranya terlihat cukup radikal, bahkan untuk ukuran ponsel masa kini.

KompasTekno sempat menjajal LG G5 ketika menelusuri arena pameran MWC 2016 dan merasa cukup terkesan dengan inovasi yang ditawarkan. Seperti apa? Simak ulasan singkatnya berikut ini.

Desain baru berbalut logam

Pertama kali melihatnya, perbedaan antara LG G5 dengan model terdahulu, G4, akan langsung tampak. LG menerapkan rancangan baru pada G5 dengan cangkang berbalut logam.

Oik Yusuf/ Tampak depan LG G5

Hilang sudah material plastik yang dulu membuat G4 terasa sedikit “murahan”, berganti bahan kaca dan metal yang menyelimuti sekujur tubuh G5.

Sisi muka G5 didominasi oleh layar AMOLED berukuran cukup besar, mencapai 5,3 inci. Tampilannya terlihat sangat cemerlang dengan resolusi Quad-HD (2.560×1.440 piksel).

Tiga tombol softbutton “home”, “back” dan “menu” untuk standar navigasi OS Android 6.0 Marshmallow terdapat di bagian antarmuka layar.

Oik Yusuf/ Tampak belakang LG G5

Sistem operasi Android paling anyar tersebut dilapis UI gaya baru dari LG yang meniadakan app drawer sehingga semua icon aplikasi bisa ditemukan di tampilan utama.

LG turut menyematkan sejumlah fitur baru yang dulu absen pada G4, termasuk sebuah pemindai sidik jari berbentuk bulat di bagian punggung.

Fingerprint scanner sekaligus berfungsi sebagai tombol daya. Jadi, pengguna G5 bisa langsung “membangunkan” perangkat sekaligus membuka kunci dengan menekan jari pada bagian ini.

Oik Yusuf/ LG G5 tersedia dalam empat pilihan warna, yakni silver, dark grey, gold, dan pink

Posisinya sengaja diletakkan di punggung karena ujung jari telunjuk pengguna secara alami akan berada di sana ketika menggenggam perangkat.

Konsep peletakkan jari tersebut sebenarnya juga dianut oleh G4. Bedanya, G5 memindahkan tombol pengatur volume ke area yang lebih konvensional, yakni di sisi kiri perangkat.

Konsep modular

Fitur lain yang lebih menarik adalah rancangan “modular” pada G5. Meski dikatakan menganut rancangan “unibody”, sisi bawah perangkat yang berdekatan dengan layar bisa dicopot untuk melepas baterai (2.800 mAh), seperti tampak dalam rangkaian foto di bawah.

Caranya adalah dengan menekan sebuah tombol khusus yang terletak berdampingan dengan dua tombol pengatur volume. Begitu bagian “dagu” G5 sedikit terbuka, pengguna cukup menarik dengan jari untuk melepasnya.

Bagian “dagu” tersebut lantas bisa ditukar dengan modul lain yang bisa meningkatkan kemampuan perangkat.

Oik Yusuf/ Modul kamera yang bisa dipasangkan di LG G5

Oik Yusuf/ Modul kamera LG G5 dalam keadaan sudah terpasang di unit smartphone

Modul “handgrip” kamera, misalnya, berisi tombol shutter, zoom dial, tombol perekaman video, serta tombol shortcut untuk memanggil aplikasi kamera.

Selain itu, modul handgrip juga sengaja dibuat menebal ke arah luar sehingga G5 lebih mudah digenggam saat menjepret gambar karena memiliki “handgrip” untuk pegangan layaknya kamera digital.

Oik Yusuf/ Karena menambah ketebalan dan berisi aneka macam tombol untuk keperluan foto, modul kamera LG G5 memudahkan penggunaan ponsel untuk menjepret gambar

Dimensi ekstra dari modul handgrip tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memuat baterai tambahan sebesar 1.100 mAh sehingga mampu pula menambah daya tahan perangkat untuk proses pengambilan foto atau video yang banyak mengkonsumsi power.

Modul hardware lain yang tersedia adalah hardware khusus audio “Hi-Fi” hasil kerjasama LG dengan B&O untuk meningkatkan kualitas output suara dari perangkat.

Untuk menikmati audio yang lebih berkualitas, pengguna bisa menancapkan earphone atau headset ke jack audio 3,5 mm yang terdapat di modul Hi-Fi ini.

Oik Yusuf/ Modul audio hi-fi untuk LG G5

Perlu ditambahkan bahwa setiap modul G5 akan tetap mempertahankan konektor USB Type-C dan grill speaker yang secara default terdapat di bagian bawah smartphone tersebut.

Bagian modul terkoneksi ke unit smartphone lewat sejumlah konektor khusus di bagian dalam. Pengguna tinggal menancapkan modul dan menyalakan perangkat, fungsi tambahan pun akan langsung tersedia.

LG menjamin bahwa G5 beserta modul-modul hardware tambahannya bakal kokoh dan bisa dibongkar-pasang hingga ribuan kali.

Oik Yusuf/ Baru dua modul tambahan untuk LG G5 yang tersedia sejauh ini. Dalam foto, di bawah unit baterai berwarna hijau terang, secara berurutan dari kiri ke kanan terdapat modul audio, modul standar bawaan ponsel, serta modul handgrip kamera.

Saat ini baru tersedia dua modul tambahan, yakni modul kamera dan audio tadi. Belum ada informasi soal harga atau ketersediaan modul-modul lain yang akan menyusul diluncurkan di kemudian hari.

Kamera dua lensa

Smartphone masa kini mulai banyak menerapkan kamera dengan dua lensa, termasuk juga LG G5 yang mungkin menyediakan salah satu implementasi terbaik.

Oik Yusuf/ Dua lensa kamera bertengger di atas sensor sidik jari berbentuk bulat di bagian punggung LG G5

Alih-alih menyertakan lensa kedua demi menambah kemampuan depth sensing untuk kendali DoF seperti pada smartphone lain, G5 menggunakannya untuk memberi sudut pandang lebih lebar.

Jadi, pada kamera 16 megapixel G5 terdapat dua jenis lensa, yakni lensa “normal” dengan lebar sudut pandang 75 derajat dan lensa “wide” dengan cakupan lebar sudut pandang yang jauh lebih luas, sebesar 135 derajat.

Tambahan lensa wide dimaksudkan agar pengguna lebih mudah mengambil foto-foto yang membutuhkan sudut pandang lebar, seperti pemandangan atau group photo dengan banyak orang.

Oik Yusuf/ Perbedaan cakupan sudut pandang lensa normal (kiri) dan lensa wide pada kamera LG G5. Lensa wide tampak menghasilkan barrel distortion yang cukup besar sehingga tampilan gambar terlihat mirip dengan lensa fisheye.

Aplikasi kamera pada G5 menyediakan dua icon khusus untuk berpindah dari lensa normal ke lensa wide.

Alternatifnya, pengguna bisa melakukan zoom in atau zoom out untuk switching dari lensa wide ke normal atau sebaliknya.

Virtual reality

Sesuai dengan salah satu tema besar dalam gelaran MWC 2016, LG G5 turut dibekali dengan kemampuan virtual reality (VR). Ada dua jenis aksesoris pendamping G5 yang khusus dibuat untuk keperluan ini, yakni kamera 360 derajat dan kacamata VR.

Oik Yusuf/ Aksesoris kacamata VR pendamping LG G5

Kamera 360 derajat LG mampu menangkap pemandangan ke segala arah yang akan “dijahit” secara otomatis oleh G5 menjadi satu kesatuan, untuk kemudian ditampilkan melalui kacamata VR.

Kacamata VR LG G5 terlihat lebih kecil dan ringkas dibanding milik produsen lain karena alat ini tidak bergantung pada smartphone yang berfungsi sebagai “layar” untuk memproyeksikan gambar ke mata pengguna.

Unit kacamata VR tersambung ke G5 melalui kabel USB-Type C. Dengan kata lain, kacamata VR hanya berfungsi sebagai penampil konten virtual reality yang diproses oleh smartphone.

Oik Yusuf/ Kamera 360 derajat besutan LG berukuran kecil dan muat di kantung celana

Alhasil, LG berhasil membuat kacamata VR miliknya lebih ringan dan tidak terlalu “ribet”untuk dikenakan layaknya perangkat serupa besutan pabrikan lain yang biasanya berukuran lebih besar dan mesti dipakai dengan headrest khusus.

Oik Yusuf/ Pengunjung mencoba kacamata VR LG G5 di arena MWC 2016

Kamampuan VR LG G5 berasal dari prosesor Snapdragon 820 besutan Qualcomm yang tertanam di dalamnya.

Dengan GPU Adreno 530, chip teranyar ini memang disebut-sebut memiliki cukup tenaga untuk mewujudkan pengalaman virtual reality yang ideal di platform mobile.

Spesifikasi lain dari G5 mencakup RAM 4 GB, media internal 32 GB dengan dukungan slot micro-SD, serta kamera sekunder 8 megapiksel di bagian muka.

LG G5 rencananya akan mulai memasuki pasaran pada April mendatang, tapi informasi harganya masih belum diumumkan.

Sumber: KOMPAS Tekno

Telkom Klarifikasi Kenaikan Harga IndiHome

                            JAKARTA,  PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) membantah telah menaikkan harga berlangganan internet IndiHome untuk penagihan di bulan Maret mendatang. Menurut pihak Telkom, kebijakan yang sebenarnya adalah penyesuaian harga bagi pelanggan paket promo.Jemy V. Cofindo, Vice President Consumer Marketing and Sales Telkom, berkata bahwa Telkom sebelumnya memang sengaja menyiapkan paket IndiHome dengan harga khusus di beberapa wilayah. 

Masa promosi dengan harga khusus itu sendiri, dikatakan Jemy, sudah berakhir pada 31 Desember 2016 yang lalu. Oleh karena itu, Telkom mengambil kebijakan untuk menyesuaikannya ke harga normal. Besarnya kenaikkan sekitar Rp 50.000.  

“Karena ini dari harga promo, maka ia disesuaikan menjadi harga normal,” ungkap Jemy.

Harga baru itu pun hanya berlaku bagi yang mengikuti paket promo IndiHome. Sementara, bagi yang sedari awal sudah berlangganan dengan harga normal, tidak akan mengalami kenaikan harga sedikit pun.

Jemy menambahkan bahwa penyesuaian harga tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak Januari 2016 lalu.

“Penyesuaian harga sudah terjadi di bulan Januari dan ditagihkan di bulan Februari. Layanan kami kan pasca bayar, tagihan bulan Februari itu untuk menagih bulan Januari,” tutur Jemy kepada KompasTekno melalui sambungan telepon, Senin (29/2/2016).

Para pelanggan sendiri dikatakan pasti mendapatkan informasi, jika mereka ada dalam paket promosi. Informasi perihal harga yang akan disesuaikan apabila masa promosi berakhir juga sudah diutarakan oleh petugas.

Telkom juga mengaku sudah memberikan peringatan (reminder) ketika masa promosi berakhir.

“Kami juga sudah memberikan reminder kepada pelanggan melalui SMS dan e-mail pada Januari 2016 kalau masa promo akan berakhir,” kata Jemy.

Set-top Box disubsidi

Selain penyesuaian harga IndiHome, Telkom juga sempat menyinggung masalah meningkatnya biaya sewa perangkat Set-top Box (STB).

Jemy mengungkapkan bahwa semua pelanggan telah mendapatkan informasi harga sewa STB bakal berubah suatu saat.

“Sudah disampaikan pada awal berlangganan, baik melalui material promo maupun kontrak berlangganan, sewa STB tersebut hanya berlaku hingga 31 Desember 2015, sebesar Rp 30.000 per bulan,” imbuh Jemy.

Setelah 1 Januari 2016, harga tersebut bakal berubah menjadi Rp 60.000 per bulannya. Namun, Telkom pun akhirnya membuat keputusan lain dengan kembali memberikan diskon.  

“Karena kami menyadari pelanggan masih memerlukan pemahaman, maka kami juga membuat yang harusnya menjadi Rp 60.000 per bulan, menjadi hanya Rp 50.000 per bulan,” lanjut Jemy.

Potongan harga sebesar Rp 10.000 itu pun dikatakan merupakan subsidi langsung dari Telkom. Anggaran tersebut dipotong langsung untuk dibayarkan kepada penyedia STB tersebut.

Harga diskon ini dikatakan akan terus berlaku hingga 1 tahun ke depan.

Sumber: KOMPAS Tekno

Snapdragon 820 Kembalikan Pamor Qualcomm

                            BARCELONA,  Registrasi untuk acara peluncuran smartphone andalan baru Xiaomi, Mi5, pada 24 Februari minggu di Barcelona, Spanyol, dimulai tepat pukul 8.20. Pemilihan jam yang agak janggal itu ternyata ada maskudnya.

“Kami sengaja mengatur waktunya untuk menunjukkan chipset Snapdragon 820 yang tertanam di Xiaomi Mi5,” ujar Vice President Global Xiaomi Hugo Barra, sebelum memulai acara.

Dari puluhan slide yang ditampikan Barra di panggung, sebagian membahas keunggulan prosesor Snapdragon 820. Di sela-sela presentasinya, Barra juga memberikan kesempatan kepada Presiden Qualcomm Derek K. Aberle untuk berbicara kepada hadirin.

Xiaomi bukan satu-satunya vendor gadget yang produknya ikut “dibintangi” oleh Qualcomm. Pabrikan chip asal AS tersebut juga ikut nimbrung dalam acara peluncuran ponsel flagship dari LG, G5.

Selain itu, seri smartphone Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge dari Samsung akan turut mengusung Snapdragon 820 di sebagian wilayah pasar, yakni AS, Jepang, dan China.

Lalu ada pula sederet ponsel dari aneka brand terkenal lain yang juga mengedepankan chipset Snapdragon di kelas masing-masing, temasuk trio ponsel dari Sony dan HTC, serta HP.

Boleh dibilang nama “Snapdragon” menempel di mana-mana dalam ajang MWC 2016 yang berlangsung dari tanggal 22-25 Februari itu.

Qualcomm agaknya sukses menggaet kembali para rekanan produsen gadget agar menggunakan chipset buatannya, dalam hal ini Snapdragon 820.

Chipset yang satu itu memiliki tenaga yang luar biasa. Bersenjatakan empat core CPU Kryo dan GPU Adreno 530, Snapdragon 820 mampu mengolah aneka macam kebutuhan komputasi mobile dengan kecepatan tinggi, mulai dari olah grafis, foto, koneksi LTE, hingga virtual reality.

Semuanya dilakukan dengan menggunakan daya hanya setengah dari prosesor flagship terdahulu, Snapdragon 810, yang boleh dibilang kurang berhasil menarik minat para pabrikan.

Kesalahan Snapdragon 810

Snapdragon 810 memang meninggalkan kesan buruk buat Qualcomm, sampai-sampai Samsung dan LG menghindari Snapdragon 810 di produk andalannya.

Sementara pabrikan lain yang tetap memakai chipset itu -seperti Sony- terpaksa berjibaku dengan persoalan panas berlebih yang kerap muncul.

“Dulu itu kami terpaksa memakai core desain ARM, bukan rancangan sendiri, demi mengejar permintaan chip 64-bit dari konsumen,” ujar Technical Marketing Manager Qualcomm, Cisco Cheng, mengakui kesalahan yang dilakukan oleh pihaknya.

Akibat tergesa-gesa “kejar tayang”, Snapdragon 810 pun tampil mengecewakan. Delapan core CPU yang tertanam di dalamnya tak mampu memberikan kinerja yang berimbang dengan konsumsi daya dan peningkatan temperatur.

“Saat menengok kembali ke belakang, mungkin seharusnya kami menghindari apa yang dilakukan pada Snapdragon 810,” keluh Cheng.

Tapi kenangan pahit itu kini telah terhapus seiring dengan kehadiran Snapdragon 820. Berbeda dari pendahulunya, chip ini  menggunakan core CPU 64-bit custom designed pertama dari Qualcomm.

Hasilnya bisa dilihat dalam aneka presentasi peluncuran gadget di MWC 2016, yang melulu didominasi banjir pujian untuk Snapdragon 820.

Apa boleh buat, chip tersebut memang kencang. Hugo Barra tak tahan memamerkan hasil benchmark AnTuTu Xiaomi Mi5 yang mencapai kisaran 140 ribu, termasuk paling tinggi saat ini.

Senior Vice President Global Marketing Qualcomm Tim McDonough pun sumringah ketika KompasTekno menyinggung soal jumlah rekanan Qualcomm yang bakal menyematkan Snapdragon 820 di produknya.

“Sudah ada lebih dari 100 desain produk yang menggunakan Snapdragon 820. Sejauh ini 6 di antaranya telah resmi meluncur, berarti masih ada lebih dari 90 lagi yang akan datang,” ujarnya.

Sumber: KOMPAS Tekno

Pemerintah Resmikan Palapa Ring Paket Barat

                            JAKARTA,  Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara hari ini, Senin (29/2/2016) meresmikan proyek Palapa Ring. Peresmian tersebut dimulai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama Paket Barat yang bernilai Rp 1,28 triliun.Sementara, Paket Tengah dan Timur masih harus menunggu. Paket Tengah sedang dalam proses pengurusan administrasi, sedangkan Paket Timur menanti kesiapan teknis berupa pembangunan jalur Trans Papua.

Paket Barat tersebut akan ditangani oleh pemenang tender, yaitu konsorsium Moratel – Ketrosden Triasmita. Sedangkan Paket Tengah senilai Rp 1,4 triliun akan dikerjakan oleh konsorsium Pandawa yang terdiri dari PT LEN (51 persen), PT Teknologi Riset Global Investama (34 persen), PT Sufia Technologies (5 persen), PT Bina Nusantara Perkasa (5 persen), dan PT Multi Kontrol Nusantara (5 persen).

“Kita tandatangani Paket Barat duluan karena Paket Tengah masih dalam pengurusan administrasi,” ujar Rudiantara dalam acara penandatanganan perjanjian kerjasama proyek Palapa Ring, di Gedung Kementerian Keuangan.

“Kalau Paket Timur masih menunggu soal engineering, jadi saat Kementerian Pekerjaan Umum nanti bikin jalan Trans Papua otomatis sekalian bangun ducting. Ini berkaitan dengan jalur-jalur inland yang akan dilalui di Papua,” imbuhnya.

Palapa Ring adalah usaha pemerintah membangun infrastruktur kabel serat optik yang menjangkau berbagai daerah terpencil di Indonesia. Harapannya proyek ini bisa membantu mewujudkan cita-cita ekonomi digital.

Palapa Ring Paket Barat akan menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau hingga Pulau Natuna dengan kabel serat optik sepanjang 2.000 km. Sedangkan Paket Tengah menjangkau Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, sampai Kepulauan Sangihe-Talaud dengan kabel sepanjang 2.700 km.

Ring terpanjang adalah Paket Timur yang meliputi Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat dan Papua dengan total kabel serat optik sepanjang 6.300 km. Kendati paket ini masih dalam tahap pra kualifikasi, pemerintah menarget untuk mencapai penandatanganan kerjasama pada September 2016.

Langkah awal proyek tersebut akan dijalankan menggunakan dana masing-masing konsorsium dan akan diganti dengan dana Universal Service Obligation (USO) mulai 2019 mendatang, yaitu setelah Palapa Ring mulai beroperasi.

Selain penandatangan paket proyek, dalam acara tersebut juga ditandatangani perjanjian penjaminan proyek antara PT Palapa Ring Barat dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) sebagai penyedia penjaminan dari pemerintah. Kemudian perjanjian Regres antara PT PII dengan Kemenkominfo sebagai penanggung jawab kerjasama.

Sumber: KOMPAS Tekno

Samsung Dibebaskan dari Tiga Tuntutan Apple

                             Pengadilan Banding Amerika Serikat (AS) memutuskan bahwa Samsung tidak melanggar salah satu paten Apple yang dituduhkan sejak 2 tahun lalu. Dalam sidang lanjutan perkara hak paten Apple melawan Samsung pada Jumat (26/2/2016) lalu, terbukti bahwa Samsung tidak melanggar hak paten terkait "quick link".

Sementara dua paten lain yaitu teknologi slide-to-unlcok dan auto-correct disebut pengadilan tidak valid.

“Keputusan ini merupakan kemenangan bagi konsumen, dan membuat kompetisi kembali sebagaimana seharusnya, yaitu di pasar, bukan di ruang sidang” ujar juru bicara Samsung seperti dikutip KompasTekno dari Reuters, Senin (29/2/2016).

Sementara itu, juru bicara Apple menolak untuk memberi pernyataan.

Apple dan Samsung telah berseteru soal hak paten ketiga teknologi di atas yang dipakai di masing-masing ponsel buatannya.

Pada Mei 2014 lalu, Apple menuduh Samsung melanggar hak paten fitur “quick link”, teknologi yang mengubah nomor telepon yang ditampilkan di teks yang apabila diklik akan memunculkan detil informasi kontak.

Selain itu, terdapat juga paten slide-to-unlcok untuk membuka layar kunci smartphone, dan fitur auto-correct di smartphone.

Apple menuntut ganti rugi sebesar 119,6 juta dollar AS karena Samsung telah menggunakan teknologi di atas tanpa seizin Apple.

Samsung bahkan sempat dilarang menjual beberapa ponsel buatannya di AS karena dianggap melanggar ketiga paten di atas dalam persidangan sebelumnya.

Sumber: KOMPAS Tekno

Peluncuran iPhone SE dan iPad Air 3 Tertunda?

                             Apple disinyalir bakal mengumumkan deretan produk barunya dalam sebuah acara pada 15 Maret nanti, termasuk iPhone dan iPad baru. Namun kabar terbaru menyebut tanggal peluncuran itu dimundurkan.

Dikutip KompasTekno dari Recode, Senin (29/2/2016), acara tersebut diduga hanya mundur beberapa hari. Alih-alih di tengah bulan, Apple akan meluncurkan iPhone dan iPad baru pada 21 Maret.

“Tidak jelas apakah tanggal peluncurannya diundur atau memang tanggal sebenarnya dari Apple adalah tanggal 21,” tulis jurnalis Recode Kara Swisher.

Apple akan menggelar acara peluncuran tersebut di Apple Town Hall di Cupertino, California, AS.

Menu utama dari acara tersebut adalah peluncuran iPhone 4 inci yang sudah lama ditunggu-tunggu. Perangkat itu baru-baru ini disebut akan mengusung nama iPhone SE.

iPhone SE sebelumnya dirumorkan sebagai penerus iPhone 5s, namun laporan terbaru mengatakan ponsel tersebut sebenarnya adalah iPhone 6s dengan layar lebih kecil.

Selain itu, Apple turut dikabarkan akan merilis tablet iPad baru ukuran 9,7 inci, kemungkinan iPad Air 3 atau iPad Pro model anyar. Tablet tersebut dikatakan akan memiliki fitur Apple Pencil dan dukungan smart keyboard.

Terakhir, Apple juga bakal memperkenalkan brand baru untuk peranti jam tangan pintarnya, Apple Watch.

Sumber: KOMPAS Tekno

LG Tak Mau Buat Ponsel Nexus Lagi

                             LG tidak akan lagi membuat perangkat Android garapan Google, yaitu Nexus. Juru bicara LG mengonfirmasi hal tersebut kepada Cnet, Kamis (25/2/2016).Dikutip KompasTekno, juru bicara tersebut mengatakan, "Tidak ada rencana untuk membuat suksesor Google Nexus 5 atau Nexus 5X."

“LG perlu fokus kepada brand sendiri,” imbuh juru bicara tersebut di ajang Mobile World Congress (MWC) 2016 di Barcelona minggu lalu.

Keputusan itu diambil setelah LG merilis ponsel flagship Android terbarunya, G5. Semua usaha LG saat ini dicurahkan utnuk mempromosikan ponsel tersebut.

LG mengatakan senang bekerja sama dengan Google dalam mengembangkan Nexus, namun proyek tersebut menyita banyak sumber daya yang akan lebih baik jika dicurahkan utnuk ponsel LG sendiri.

Google belum memberikan komentar atas keputusan LG ini.

Seperti diketahui, Nexus 5 sangat digemari fans Android. Namun bekerja sama dengan Google juga berarti perusahaan itu turut campur dalam menentukan banyak hal detil di dalamnya.

Sementara Nexus 5X belum diketahui seperti apa performanya dibandingkan dengan Nexus 6P yang dirakit oleh pabrikan lain, Huawei.

Namun demikian, kerja sama antara LG dan Google tetap berlanjut di ranah wearable device, yaitu dengan mengembangkan jam tangan pintar LG Watch Urbane LTE 2nd Edition yang rencananya akan dirilis pada semester kedua 2016 ini.

Sumber: KOMPAS Tekno

iPhone 4 Inci Bakal Dinamai “Special Edition”?

                             Rumor soal iPhone 4 inci terbaru Apple kembali mencuat. Kali ini, beredar kabar mengenai nama resmi yang akan digunakan perangkat tersebut saat diluncurkan nanti. Menurut seorang sumber, sebagaimana KompasTekno rangkum dari 9to5mac, Sabtu (27/2/2016), kemungkinan iPhone "mini" ini bakal dinamakan iPhone SE. Singkatan SE banyak disebut-sebut sebagai kependekan dari "Special Edition".

Jika rumor tersebut benar, iPhone SE bakal menjadi smartphone pertama Apple yang tidak memiliki nomor model setelah melepas iPhone pertama pada tahun 2007 lalu.

Sebelumnya, perangkat baru tersebut dirumorkan bakal memiliki julukan iPhone 5se.

Apa alasan di balik penghapusan angka 5 tersebut? Apple dikatakan tidak ingin membuat para konsumen bingung dengan angka “5” yang terkesan mundur. Pasalnya, saat ini Apple sudah melepas iPhone 6 dan iPhone 6S ke pasaran.

iPhone SE sendiri dikabarkan bakal menjadi pengganti iPhone 5S di pasar dengan harga jual yang sama. Produk baru ini pun akan memiliki bentuk fisik yang tidak jauh berbeda dari iPhone 5S. Hanya saja, iPhone SE memiliki tepian yang lebih melengkung.

Jika benar akan hadir, maka iPhone SE bakal menandai kembalinya Apple ke ranah ponsel dengan bentang layar 4 inci setelah beralih ke ukuran yang lebih besar lewat iPhone 6 dan iPhone 6 Plus.

Di balik layar “kecil” iPhone SE agaknya bakal tersimpan jeroan bertenaga yang dimotori chipset A9 dan co-processor M9 untuk menangani fungsi-fungsi terkait fitness. Ada pula fitur “Hey Siri” yang selalu sigap menanggapi kebutuhan pengguna.

Perkiraan spesifikasi lain mencakup kamera utama 8 megapiksel, chip NFC untuk keperluan fitur Apple Pay, WiFi terbaru Apple, dan juga Bluetooth.

iPhone SE kemungkinan hadir dengan media penyimpanan berkapasitas 16 GB dan 64 GB saat diperkenalkan secara resmi pada 15 Maret mendatang. Itu kalau ia memang sungguh ada.

Sumber: KOMPAS Tekno

8 Sajian Menarik di Mobile World Congress 2016

                            BARCELONA,  Mobile World Congress (MWC) 2016 yang berlangsung di Barcelona, Spanyol, pada 22 Februari hingga 25 Februari telah resmi berakhir. Untuk pertama kalinya sejak pertama digelar 29 tahun lalu, jumlah pengunjung tercatat melebihi 100.000 orang.

Sebanyak 2.200 perusahaan ikut serta dalam ajang eksebisi akbar yang mempersatukan para pelaku industri mobile di ruang-ruang pameran seluas lebih dari 33.000 meter persegi. Dengan skala sebesar itu, tentu ada banyak hal menarik yang bisa ditemukan.

Apa saja? Berikut ini delapan di antaranya yang ditemukan oleh KompasTekno saat menelusuri arena MWC 2016.

5G

Sama seperti tahun sebelumnya, sejumlah pemain utama di industri telekomunikasi berlomba memamerkan perkembangan terbaru di ranah teknologi seluler generasi ke-5 atau 5G, termasuk Qualcomm, Nokia, Ericsson, ZTE, dan SK Telecom.

Oik Yusuf/ Salah satu booth milik operator telekomunikasi di MWC 2016 yang mengedepankan teknologi jaringan 5G

Aneka macam teknologi wireless terbaru dipakai demi menghadirkan kecepatan transfer luar biasa di jaringan 5G, seperti massive MIMO dan Millimeter Wave.

Dengan kecepatan transfer mencapai puluhan gigabit per detik dan latency sangat rendah, jaringan seluler generasi ke-5 ini nantinya tak hanya memungkinkan konsumsi konten berukuran besar seperti virtual reality mobile, namun juga membuka peluang untuk pengembangan skenario penggunaan lain seperti smart city dan smart home yang serba terkoneksi.

Meski sudah ramai dibicarakan di arena MWC, teknologi 5G sendiri sebenarnya belum distandardisasi. Masih perlu waktu beberapa tahun sebelum konsumen bisa menikmati aneka janji 5G.

Badan standardisasi mobile global GSMA selaku inisiator MWC memperkirakan jaringan 5G baru akan mulai digelar pada 2020 mendatang. Untuk sekarang, para pelaku industri mobile masih sibuk bereksperimen dengan teknologi masing-masing.

Virtual reality

Sejumlah pabrikan gadget mengangkat virtual reality (VR) sebagai salah satu tema utama. Teknologi ini diterapkan dalam bentuk headset, kamera, serta konten khusus yang memungkinkan pandangan 360 derajat ke segala arah layaknya di dunia nyata.

Oik Yusuf/ Pengunjung menikmati virtual reality lewat headset dan kursi khusus di booth milik LG

Vendor gadget seperti LG dan Samsung masing-masing memperkenalkan kamera 360 derajat yang bisa dipakai untuk mengambil foto dari segala penjuru. Foto ini kemudian akan “dijahit” secara otomatis oleh gadget berkecepatan tinggi (dalam hal ini smartphone Galaxy S7 dan LG G5) untuk kemudian dinikmati melalui kacamata VR.

Soal kacamata VR, para vendor tak ketinggalan menyediakan fasilitas untuk menjajal teknologi VR buatannya. Supaya lebih terkesan real, headset dipadukan dengan platform “4D” berupa kursi yang akan bergoyang sesuai tampilan VR pada headset.

Samsung dan LG menyajikan VR bertema roller coaster yang ramai diantre oleh pengunjung MWC 2016 yang penasaran. Ada pula SK Telecom yang membawa tema lain dalam bentuk “kapal selam” mini yang mengajak penggunanya menyelam di kedalaman laut.

Oik Yusuf/ Selain headset VR, kamera 360 derajat juga ramai dipertunjukkan di arena MWC 2016, seperti salah satunya dari LG dalam foto ini

VR mobile yang menggunakan smartphone atau gadget lain sebagai perantara utama ramai didengung-dengungkan sebagai tren masa depan oleh para pelaku industri mobile.

CEO Facebook Mark Zuckerberg meramal bahwa VR bakal menjadi evolusi berikutnya di internet setelah teks, foto, dan video. Sementara, Qualcomm mengatakan bahwa chipset high-end buatannya yang tertanam di flagship masa kini memiliki tenaga yang cukup untuk menjalankan VR dengan mulus.

Robot dan drone

Teknologi terkait robot dan drone sebenarnya tak terlalu banyak ditampilkan di arena MWC 2016, tapi tetap saja terdapat beberapa yang menarik.

LG misalnya, menampilkan Rolling Bot, sebuah robot lucu berbentuk bundar yang bisa dikendalikan dari jauh dan dilengkapi kamera untuk keperluan home surveillance.

Oik Yusuf/ Bobot LG Rolling Bot yang berbentuk bundar serta bisa berperan sebagai teman main hewan peliharaan dan home surveillance sekaligus

Rolling Bot juga disebut bisa menjadi “teman ideal” untuk kucing peliharaan karena perangkat unik ini juga dilengkapi dengan laser pointer yang bisa menarik perhaitan hewan berbulu itu.

Pabrikan chip seperti Qualcomm dan Intel turut menampilkan teknologi masing-masing terkait perkembangan drone. Qualcomm mengusung platform Snapdragon Flight yang diklaim bisa mengurangi berat dan ukuran drone dengan menyatukan aneka fungsi ke dalam satu board berbasis Snapdragon 801.

Oik Yusuf/ Salah satu drone dari Intel yang dipamerkan dalam MWC 2016

Sementara, Intel memiliki visi menghubungkan drone dengan jaringan 5G, dipadu pula dengan teknologi Real Sense milik pabrikan ini yang mampu menghindari tabrakan.

Jutaan drone nantinya akan bisa dikendalikan lewat jaringan seluler dan dipakai untuk melakukan banyak hal dalam skenario smart city, seperti mengantar barang, pengawasan, dan lain sebagainya.

Internet of Things

Tak ketinggalan berbagai inovasi terkait Internet of Things (IoT) yang menampilkan berbagai jenis perangkat ikut terhubung ke jaringan internet, mulai dari meteran listrik, kulkas, hingga mobil sport. Beberapa konsep tampak sedikit absurd.

Samsung, misalnya, menampilkan sepatu pintar yang bisa menganalisa gerak langkah kaki pengguna. Ada pula Oral-B yang memiliki sikat gigi pintar dengan sensor lokasi.

Salah satu perkembangan yang banyak mendapat sorotan di bidang ini adalah Narrowband Intenet of Things (NB-IoT) yang hanya membutuhkan daya sangat rendah untuk beroperasi karena hanya mengirim data sesekali saat diperlukan

Oik Yusuf/ Huawei menggarisbawahi implementasi IoT pada konsep Smart City

NB-IoT diproyeksikan bisa dipakai di skenario smart city seperti pengendalian lampu kota, pencarian lokasi parkir untuk para pengemudi kendaraan, serta pemantauan listrik dan air di rumah-rumah pintar.

Kunci dari pengembangan IoT di masa depan adalah ketersediaan jaringan 5G yang bakal menyediakan cakupan lebih menyeluruh dan reliability lebih tinggi dibandingkan teknologi 4G yang ada saat ini.

Zuckerberg dan Hamilton

Dua tokoh terkenal dari bidang berbeda turut meramaikan MWC 2016, yakni pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg serta pembalap F1 dari tim Mercedes, Lewis Hamilton.

Hadir dalam acara peluncuran Galaxy S7 dan sebuah sesi keynote, Zuckerberg membahas berbagai macam hal terkait industri telekomunikasi yang menjadi perhatiannya, mulai dari internet 5G dengan drone dan laser, regulasi OTT, hingga virtual reality.

Oik Yusuf/ Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg berbicara di hadapan pengunjung dalam sesi keynote MWC 2016

Menurut Zuckerberg, jaringan 5G nantinya bakal membuka peluang untuk penggunaan virtual reality di kehidupan sehari-hari para pengguna media sosial.

Teknologi ini memungkinkan pengalaman yang lebih menyeluruh dibanding foto atau video biasa sehingga berbagi momen terasa seolah benar-benar hadir di lokasi.

Oik Yusuf/ Pembalap F1 Lewis Hamilton menengok mobil dari tim Mercedes yang ikut diboyong ke panggung MWC 2016

Di samping itu, Zuckerberg turut menghimbau para pelaku industri telekomunikasi agar tak cuma memajukan internet cepat bagi sebagian orang di negara kaya, melainkan juga mendorong pemerataan internet di bagian-bagian dunia yang belum terhubung ke jaringan global itu.

Adapun Hamilton datang ke lokasi dengan “ditemani” salah satu mobil FI yang dipakainya menjuarai Gran Prix di AS tahun lalu. Dia berbicara soal kemajuan teknologi wireless yang banyak membantu tim Mercedes menangani data dari aneka sensor yang terpasang di mobil.

Peluncuran aneka gadget baru

Selain berfungsi sebagai ajang pamer teknologi terbaru, MWC 2016 juga ramai dimanfaatkan para vendor gadget untuk memperkenalkan produk andalan berikutnya dari dapur masing-masing.

Oik Yusuf/ LG G5, salah satu gadget yang diluncurkan pada MWC 2016

Bahkan sebelum MWC 2016 resmi dimulai, Samsung sudah lebih dulu memperkenalkan duo flagship terbarunya, Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge. Tak mau ketinggalan, LG ikut meluncurkan smartphone G5 berikut aneka gadget pendampingnya seperti kamera 360 derajat dan headset VR.

Sony dan HTC masing-masing memperkenalkan sejumlah handset mid-range, yakni Xperia X dan Xperia A serta Desire 530, Desire 630, dan Desire 825. Ada pula Huawei yang tak meluncurkan smartphone, melainkan tablet baru bernama MateBook yang dilengkapi keyboard lipat dan stylus.

Oik Yusuf/ Vice President Global Xiaomi Hugo Barra memperkenalkan produk andalan baru pabrikan asal China itu, Mi5

Menjelang akhir gelaran MWC 2016, pabrikan gadget asal China, Xiaomi, turut memperkenalkan smartphone high-end terbarunya, Mi5.

Sebagian model smartphone yang diperkenalkan, termasuk LG G5, Samsung Galaxy S7, dan Xiaomi Mi5 mengandalkan chip Snapdragon 820 sebagai dapur pacunya. Prosesor ini dikenal memiliki kinerja tinggi sekaligus konektivitas mumpuni dengan model LTE cat. 12 terintegrasi.

“Taman” Android

MWC 2016 turut menyediakan sejumah area outdoor berisi aneka kafe dan restoran untuk para pengunjung yang ingin melepas penat. Seperti tahun sebelumnya, Google membuka “taman” Android yang menyajikan berbagai hal menarik untuk dicoba.

Oik Yusuf/ Taman Android yang berada di area outdoor antara hall 2 dan hall 3 MWC 2016 ditandai maskot robot hijau

Selain kedai yang menawarkan smoothie gratis, ada area “Androidify Yourself” tempat pengunjung bisa menciptakan karakter Android bikinan sendiri. Karakter Android ini nantinya dicetak menjadi badge holder dan termos air minum yang bisa dibawa pulang.

Oik Yusuf/ Pengunjung meracik karakter Android bikinan sendiri di Taman Android

Oik Yusuf/ Karakter Android ciptaan sendiri di Taman Android bisa dicetak ke tumbler yang dapat dibawa pulang oleh pengunjung

Di samping itu, area booth dari setiap perusahaan yang menjalankan OS Android di produknya memiliki “maskot” Android. Di sini, pengunjung bisa mengambil sebuah pin  Adroid yang unik untuk setiap perusahaan.

Startup Indonesia

Di antara ribuan perusahaan peserta MWC 2016, ternyata ada satu yang berasal dari Indonesia, yakni startup Clean Messaging besutan Anton Nasser dan R. Ari Sudrajat.

Oik Yusuf/ Clean Messaging menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang hadir di MWC 2016

Startup dua pengembang ini merupakan satu-satunya yang berasal dari Indonesia. Clean Messaging adalah aplikasi filter SMS spam yang secara otomatis akan menyaring SMS berbau promosi, iklan, penipuan, atau phising dari ponsel tempatnya terpasang.

Dengan hadir di MWC 2016, Clean Messaging berharap bisa menjalin kerjasama dengan operator-operator telekomunikasi dan vendor gadget yang banyak hadir di acara tersebut.

Sumber: KOMPAS Tekno