Resmi, Foxconn Caplok Sharp Senilai Rp 83 Triliun

                             Perusahaan elektronik Jepang Sharp Corp. pada Kamis (25/2/2016) dikabarkan telah menyetujui tawaran yang diajukan oleh Foxconn untuk mengakuisisi perusahaannya. 

Nilai akuisisi Foxconn terhadap Sharp Corp. sebagaimana dilansir KompasTekno dari The Wall Street Journal mencapai 700 miliar Yen (sekitar Rp 83 triliun). Nilai tersebut lebih tinggi dari rumor yang beredar sebelumnya, yaitu Rp 74 triliun.

Foxconn berhasil mengalahkan perusahaan Jepang Innovation Network Corp. yang didukung oleh pemerintah. Akuisisi ini menjadi pengambilalihan perusahaan Jepang oleh asing dengan nilai terbesar selama ini.

Foxconn, atau di China dikenal dengan Hon Hai Precision Industry Co., disebut-sebut telah mengincar Sharp sejak empat tahun lalu, seiring dengan semakin lesunya permintaan panel LCD Sharp oleh Apple Inc.

Sharp juga dalam beberapa tahun terakhir mengalami krisi. Utang Sharp di bank mengharuskan perusahaan elektronik itu berkali-kali di-bailout oleh pemerintah Jepang.

Per Maret 2016 nanti, Sharp harus membayar total utang 510 miliar yen atau setara Rp 60 triliun, sebagaimana dilaporkan WSJ.

Walau sempat ditentang oleh pemerintah Jepang, namun Foxconn berupaya meyakinkan pemerintah Jepang untuk berbalik mendukung perusahaan Taiwan tersebut. Salah satu upayanya, Foxconn menjamin tak bakal mengganti jajaran petinggi Sharp.

Dengan begitu, pemerintah tak perlu khawatir Foxconn bakal serta-merta mencaplok Sharp menjadi perusahaan asing

Sumber: KOMPAS Tekno

Soal iPhone Teroris, Fans Apple Siap Demo

                             Apple tidak sendirian "melawan" FBI soal permintaan pembuatan backdoor di perangkat iPhone yang diduga milik teroris pelaku penembakan di San Bernardino. Perusahaan yang berpusat di Cupertino itu kini dibela oleh para penggemar beratnya.Bentuk dukungan dari para penggemar nantinya berupa demonstrasi secara serempak di puluhan kota besar Amerika Serikat. Nantinya, penggemar akan menyuarakan suaranya langsung di depan Apple Store.

Apa alasan di balik keputusan untuk “turun ke jalan” tersebut? Menurut seorang bernama Evan Greer, demonstrasi ini dilakukan demi privacy dan keamanan pengguna iPhone.

“Orang-orang berkumpul di depan Apple Store karena permintaan FBI kepada Apple bisa membuat kami semua (pengguna iPhone) kurang aman, tidak lagi aman,” kata Greer, sebagaimana KompasTekno rangkum dari The Register, Rabu (24/2/2016).

“Enkripsi dan teknologi keamanan itu yang mengamankan rumah sakit, bandara, dan fasilitas pengelolaan air kami. Jika kami mengizinkan pemerintah untuk mulai memaksa perusahaan swasta membuat ‘lubang’ di pertahanan kritis ini, tidak lagi menjadi pertanyaan apabila backdoors akan dimanfaatkan oleh mereka yang ingin membuat kerugian,” lanjutnya.

Demonstrasi itu sendiri bakal dijalankan di 40 kota sekaligus, termasuk New York, San Francisco, Chicago, Los Angeles, Boston, dan Palo Alto.

Aksi ini juga akan mampir di markas besar Apple di Cupertino dan kantor besar FBI di Washington DC.

Para demonstran pun sudah menyiapkan berbagai “senjata” untuk aksi ini. Salah satunya adalah dengan membawa banner berbentuk iPhone dengan ukuran jumbo bertuliskan, “Don’t break my phone”.

Sebelumnya, Hakim Federal telah secara resmi meminta Apple untuk membuat backdoor di iPhone yang diduga milik pelaku serangan teror. Namun, Apple menolak permintaan tersebut. Apple tetap teguh pada prinsip privasi pengguna.

Sumber: KOMPAS Tekno

Kilas Balik Geger “The Dress”, Jangan Sampai Tertipu Warna!

– Masih ingatkah Anda dengan perdebatan dan spekulasi warna gaun yang menggegerkan dunia maya satu tahun lalu dalam tagar #TheDress? Ya, fenomena itu menjadi viral setelah media online Buzzfeed meminta pendapat pembaca untuk menebak warna gaun yang diunggah pemilik akun “swiked” di Tumblr.Saat itu, dunia internasional geger karena pendapat terbelah dua soal warna gaun tersebjt, yaitu hitam-biru dan putih-emas. Setelah jajak pendapat, hasil akhir menunjukkan bahwa 72 persen responden melihat gaun itu berwarna putih dan emas. Responden selebihnya menyebut hitam dan biru.

Ternyata, pendapat mayoritas responden itu salah. Jawaban yang benar adalah biru dan hitam. Setelah ditelusuri banyak pengguna internet, gaun tersebut dijual di situs web Roman Originals. Lalu, apa yang membuat banyak mata salah mengenali warna gaun ini?

Tim analisis situs web Wired menjabarkan fakta ilmiah tentang kegegeran tersebut. Warna, seperti penjelasan dalam situs itu, berhubungan erat dengan mata dan otak manusia untuk mencernanya. Mereka juga memakai pendekatan biologi, yaitu proses manusia melihat benda untuk mendapatkan penjelasan ilmiah.

Tangkapan warna di retina

Dalam mekanisme penglihatan, mata manusia membutuhkan cahaya untuk menangkap warna yang diteruskan ke otak agar bisa mencernanya. Lalu, otak akan menerjemahkan warna berdasarkan panjang gelombang cahaya.

Namun, kemampuan individu untuk menangkap warna benda tak selalu sama. Terlebih lagi, gaun itu bukan dilihat secara fisik melainkan melalui media tayang?smartphone, personal computer (PC), atau televisi?yang berbeda-beda. Melalui medium perantara digital, warna tangkapan retina juga ditentukan oleh kemampuan media tayang mereproduksi warna.

Media digital pada umumnya menggunakan spektrum warna dasar digital merah, hijau, dan biru (RGB). Chart spektrum warna menunjukkan bahwa kurva biru memiliki gelombang warna lebih pendek dibanding hijau dan merah, sehingga kemampuan retina menangkap warna merah dan hijau lebih mudah dibanding melihat biru. Nah, inilah yang menjadi alasan mengapa banyak orang tak selalu bisa menangkap gelombang kurva warna biru.

Arsip kawankumagz.com Spektrum warna dasar digital

Untuk menampilkan warna sesuai aslinya, media tayang digital turut mengembangkan teknologi resolusi dan kekayaan warna  dalam perantinya. Televisi digital, misalnya, sejak awal diluncurkan sudah mengalami beberapa kali pengembangan.

Dulu, televisi digital hanya membenamkan tiga warna dasar RGB untuk mereproduksi warna. Lalu, sejalan dengan perkembangan teknologi, warna dasar digital di televisi juga berkembang hingga mampu mereproduksi jutaan warna.

Televisi Viera dari Panasonic, misalnya, bahkan punya teknologi hexa chroma drive memakai enam warna dasar—merah, hijau, biru, cyan, magenta, dan kuning—untuk meracik tampilan warna semendekati aslinya. Tampilan yang dihasilkan pun semakin alami.

Perbedaan media tayang bisa saja membuat warna baju presenter dalam tayangan berita pagi tadi terlihat berbeda dengan aslinya. Bahkan, bila Anda meminta pendapat pada orang lain, kasus #TheDress dapat terulang lagi. Karena itu, jangan salah memilih media tayang digital kalau tak mau tertipu warna.

Sumber: KOMPAS Tekno

Tombol Like Facebook Berubah, Bisa Tertawa Hingga Bersedih

                             Desas-desus soal niat Facebook mengubah tombol Like sebenarnya sudah lama, tapi baru sekarang semua itu terwujud. Ya, tombol Like itu kini bisa diubah menjadi berbagai reaksi emosi.Melalui fitur baru bernama Reactions, tombol Like bisa diganti menjadi Love, Haha, Wow, Sad atau Angry. Dengan demikian pengguna bisa lebih ekspresif menunjukkan reaksinya terhadap status update di akun temannya.

“Setiap hari orang datang ke Facebook untuk mengetahui keadaan seseorang, berbagi cerita, baik yang bermuatan canda, kesedihan, kebahagiaan atau suatu sikap kritis,” tulis Product Manager Facebook Sammi Krug seperti dilansir KompasTekno dari blog resminya, Kamis (25/2/2016).

“Kami telah mendengarkan masukan dari berbagai pihak dan paham bahwa mestinya ada cara yang lebih mudah serta cepat untuk mengekspresikan reaksi perasaan Anda saat melihat lini masa. Karena itu kami luncurkan Reactions,” imbuhnya.

 

Cara untuk memakainya pun mudah. Bila berada di aplikasi Facebook mobile, maka pengguna cukup menahan tombol Like hingga muncul berbagai pilihan reaksi.

Bila membuka Facebook dari peramban desktop, maka cukup letakkan kursos di atas tombol Like hingga muncul berbagai pilihan reaksi. Selanutnya pilih saja, maka reaksi tersebut akan melekat di tempat yang diharapkan.

Krug menceritakan bahwa fitur ini sebenarnya telah lama digodok. Tapi Facebook baru berani merilisnya setelah melakukan riset selama lebih dari satu tahun.

Mulai dari survei hingga diskusi kelompok, semua dilakukan demi menentukan jenis-jenis reaksi emosi yang layak disematkan di sisi tombol Like.

Kini Reactions telah dirilis ke seluruh dunia. Namun dengan catatan, tak semua negara bisa langsung merasakannya sekejap setelah pengumuman tersebut.

Pantauan KompasTekno, pada Kamis (25/2/2016), pukul 1.00 Waktu Indonesia Barat, pengguna di Indonesia belum bisa memakainya. Pengguna cukup menunggu saja dan bersabar karena raksasa jejaring sosial tersebut pelan-pelan sedang mewujudkannya.

Sumber: KOMPAS Tekno

Ini Dia, Spesifikasi Lengkap Xiaomi Mi5

                             Xiaomi resmi merilis smartphone flagship terbarunya, Mi5, dalam sebuah acara di Barcelona, Spanyol, Rabu (24/2/2016).Xiaomi Mi5 sendiri bakal hadir dalam tiga varian sekaligus. Dua varian pertama disebut sebagai Mi5 (standar). Sementara itu, varian paling terakhir dan yang paling mewah disebut sebagai Mi5 Pro.

Ketiga varian ini bakal hadir dalam desain fisik yang persis sama dengan bodi berbahan metal. Tepian perangkat ini sedikit melekuk, mirip dengan bodi milik Galaxy S7 Edge.

Hanya saja, punggung perangkat ini bakal sedikit berbeda. Mi5 Pro menggunakan material keramik yang diklaim tangguh dan anti gores. Sementara itu, punggung Mi5 standar menggunakan material kaca.

Dari segi spesifikasi, Xiaomi Mi5 dilengkapi dengan hardware yang sangat mumpuni. Sebagai contoh, ia hadir dengan menggunakan “otak” buatan Qualcomm, Snapdragon 820 yang dikombinasikan dengan RAM 3 GB atau 4 GB.

Yang menjadi spesial adalah kapasitas penyimpanan internal yang mencapai 128 GB.

Berikut spesifikasi lengkap dari seri Xiaomi Mi5 ini.

 

Xiaomi Mi5

Bentang layar
5,15 inci

Resolusi layar
1.920 x 1.080 piksel

Tingkat Kerapatan
428 ppi

Jenis layar
IPS LCD

SoC
Qualcomm MSM8996 Snapdragon 820

CPU
Dual-core 1,8 GHz & dual-core 1,6 GHz (Mi5 standar), Dual-core 2,15 GHz & dual-core 1,6 GHz (Mi5 Pro)

GPU
Adreno 530

RAM
4 GB (Mi5 Pro) / 3 GB (Mi5 Standar)

Internal storage
32/64 GB (Mi5 Standar) & 128 GB (Mi5 Pro)

Micro SD

Kamera utama
16 megapiksel, OIS, F2.0, video 4K

Kamera sekunder
4 megapiksel

Baterai
3.000 mAh

Sistem Operasi

Android 6.0 Marshmallow, MIUI 7

Dimensi
144,6 x 69,2 x 7,3 mm

Bobot
129 gram (Mi5 standar) & 139 gram (Mi5 Pro)

Sumber: KOMPAS Tekno

Xiaomi Mi5 Ternyata Ada 3 Varian, Ini Harganya

                            BARCELONA,  Menyusul rumor yang telah ramai beredar sejak beberapa bulan belakangan, hari Rabu (24/2/2016), Xiaomi akhirnya secara resmi memperkenalkan smartphone flagship terbarunya, Mi5, dalam sebuah acara di kota Barcelona, Spanyol.Jurnalis KompasTekno, Oik Yusuf Araya, hadir langsung di acara peluncuran tersebut.

“Saya telah menggunakan Mi5 selama sebulan terakhir, dan saya bisa bilang bahwa ponsel ini sangat cepat,” ujar Vice President Global Xiaomi Hugo Barra ketika berbicara di panggung acara yang sekaligus menandai debut perdana Xiaomi di negara barat itu.

Sebagai ponsel andalan, Mi5 dibekali aneka fitur tercanggih dari pembuatnya.

“Jeroan” perangkat ini mencakup prosesor Qualcomm Snapdragon 820, RAM LPDDR4 4 GB, kapasitas media internal US 2.0 hingga 128 GB, dukungan 4G+ dengan modem cat 12, baterai 3.000 mah, serta kamera dengan 4-axis image stabilizer.

Barra menyebut kombinasi hardware di atas mampu memberikan kecepatan yang luar biasa bagi Mi5. “Insanely fast, prosesornya saja 100 persen lebih cepat dari Snapdragon 810 tapi konsumsi dayanya 50 persen lebih hemat,” kata Barra.

Adapun layar Mi5 berukuran 5,15 inci dengan resolusi Full HD (1.920×1.080). Di permukaan tubuhnya yang terbuat dari logam turut tersemat sebuah pemindai sidik jari di tombol home yang hadir untuk pertama kalinya di ponsel Xiaomi.

Punggung perangkat ini dibalut material keramik yang diklaim tangguh dan anti gores. Sistem operasi yang dijalankan Mi5 adalah Android 6.0 (Marshmallow) yang dilapis antarmuka MIUI 7 ala Xiaomi.

Xiaomi Mi5 akan tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni hitam, putih, dan gold.

Harga Xiaomi Mi5

Lantas, dengan spesifikasi seperti itu, berapa harga dari Xiaomi Mi5? Perangkat ini nantinya akan dijual dalam tiga varian sekaligus dengan harga yang berbeda.

Varian tertinggi memiliki spesifikasi Snapdragon 820, RAM 4 GB, dan media penyimpanan berkapasitas 128 GB. Model yang disebut sebagai Mi5 Pro ini dijual dengan harga 2.699 yuan atau sekitar Rp 5,5 juta.

Sementara itu, varian dengan RAM 3 GB dan media penyimpanan 32 GB akan dijual dengan harga 1.999 yuan atau sekitar Rp 4,1 juta.

Varian lainnya memiliki kombinasi spesifikasi RAM 3 GB dan media penyimpanan 64 GB. Varian tersebut dijual dengan harga 2.299 yuan atau sekitar 4,7 juta.

Xiaomi Mi5 sudah akan dijual di pasar mulai 1 Maret mendatang di China. Jadwal peluncuran lain bakal segera menyusul.

Sumber: KOMPAS Tekno

Cerita Triawan Munaf Hampir Kena Jotos Jokowi di Kantor Facebook

                            JAKARTA,  — Di atas panggung Social Media Week 2016, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf menceritakan pengalamannya mengunjungi pusat teknologi AS Silicon Valley bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi)."Saya ada sedikit oleh-oleh dari Silicon Valley. Minggu lalu, saya berkunjung ke sana dengan Presiden Jokowi," ujarnya membuka cerita, Rabu (24/2/2016).

Kunjungan tersebut memang dilaksanakan pada pekan lalu, tepatnya pada 18 Februari 2016. Di sana, Jokowi bersama Triawan dan anggota rombongan mampir ke kantor perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka, yaitu Facebook, Google, dan Twitter.

Triawan mengatakan, salah satu hal paling berkesan dari kunjungan tersebut adalah ketika mereka berada di kantor Facebook. Di sana, Jokowi dan Triawan menjajal headset atau perangkat untuk kepala virtual reality (VR) Oculus Rift.

“Dengan Pak Jokowi, saya mencoba headset VR Oculus. Ternyata beliau suka sekali dengan ini,” kisah Triawan.

“Saat itu, Mark Zuckerberg (CEO Facebook) ada di satu ruangan, sedangkan saya, Pak Jokowi, dan Ibu Iriana ada di ruangan lain. Hampir saja saya kena pukul oleh Pak Jokowi karena dia lupa yang dilihatnya itu adalah virtual,” imbuhnya.

Presiden Joko Widodo bermain ping pong secara virtual dengan pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerbert, Kamis (19/2/2016) di Markas Facebook, Silicon Valley, AS

Sebelumnya, Zuckerberg juga sempat menceritakan soal kegiatannya bermain pingpong di dunia virtual bersama Jokowi. Mereka sama-sama mengenakan headset Oculus Rift, dan tangan menggenggam controller.

“Pertemuan kami menyenangkan, lalu kami bermain pingpong pada gravitasi nol di Oculus,” kata Zuckerberg lewat akun Facebook personalnya.

Mencari ilmu startup

Triawan bercerita bahwa kunjungan kedua ke Silicon Valley itu sebenarnya bertujuan mengenalkan Presiden dengan pemain-pemain teknologi kelas kakap di sana. Selain itu, pembicaraan juga menyentuh sejumlah hal strategis, salah satunya pertukaran ilmu membangun startup.

Menurut dia, ada dua perusahaan inkubator dan akselerator yang tertarik mendampingi program inkubasi usaha rintisan digital di Indonesia. Mereka adalah 500 Startups dan Plug and Play.

“Di kita kan akan dibangun banyak inkubator, mereka akan mendampingi. Banyak komitmen dari mereka untuk mendampingi, dan kita juga bisa kirim orang ke sana,” ujar Triawan.

“Waktu kami sebenarnya cukup singkat. Namun, kami sudah diskusi dengan Plug and Play, dan mereka juga membawa partner-partner mereka untuk bicara di depan Presiden,” imbuhnya.

Selain kedua perusahaan tersebut, Google juga sudah menyatakan komitmennya untuk membantu menciptakan pengembang aplikasi mobile berkualitas di Indonesia.

Sumber: KOMPAS Tekno

Xiaomi Resmikan Android “128 GB” Mi5 di Barcelona

                            BARCELONA,  Setelah serangkaian rumor, Xiaomi akhirnya resmi merilis smartphone flagship terbarunya, Mi 5. Pengenalan ponsel Android ini dilakukan di panggung Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol pada 24 Februari 2016."Saya telah menggunakan Mi 5 selama beberapa bulan terakhir ini. Saya bisa menceritakan bahwa perangkat ini sangat cepat," ujar Hugo Barra, Vice President Global Xiaomi, di Hotel Hesperia, Spanyol dalam acara pengenalan Xiaomi Mi 5, yang turut dihadiri jurnalis KompasTekno.

Yang spesial dari Mi 5 adalah media penyimpanannya. Xiaomi Mi 5 dibekali gudang penyimpanan data internal berkapasitas super besar, yakni 128 GB.

Untuk otak pemrosesannya, Xiaomi Mi 5 dipersenjatai dengan chipset terbaru buatan Qualcomm, yakni Snapdragon 820 MSM8996. Menurut Hugo, System on Chip itu memiliki kinerja jauh lebih kencang dari chipset sebelumnya, Snapdragon 810.

“Snapdragon 820 memiliki kecepatan 100 persen lebih baik dari Snapdragon 810,” kata Barra.

Xiaomi Bagian belakang Xiaomi Mi5

Selain itu, Xiaomi Mi 5 dibekali dengan GPU Adreno 530 dan juga RAM LPDDR4 4 GB. Xiaomi Mi 5 dilengkapi dengan layar berbentang 5,15 inci yang mendukung resolusi Full HD 1080 piksel.

Adapun Xiaomi Mi 5 dipersenjatai dengan sensor kamera 16 megapiksel buatan Sony, yakni IMX298. Kamera tersebut mendukung teknologi optical image stabilizer dan perekaman video beresolusi 4K.

Di bagian depannya sendiri, terdapat kamera 4 megapiksel untuk keperluan video chat dan foto selfie.

Ada juga dukungan terhadap jaringan 4G+, NFC, teknologi Quick Charging 3.0, dan sensor pengenal sidik jari berbentuk tombol Home yang diletakkan persis di bawah layar.

Xiaomi Mi5 bakal menjalankan sistem operasi Android 6.0 Marsmallow yang dipercantik dengan tampilan antarmuka MIUI 7.

Sumber: KOMPAS Tekno

Bekraf Luncurkan Aplikasi Informasi HAKI

                            JAKARTA,  Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) baru saja meluncurkan aplikasi "Bekraf IPR Information in Mobile Application" (BIIMA). Sesuai namanya, aplikasi ini berfungsi memberikan wawasan atau tanya-jawab seputar hak cipta, paten merek, dan kekayaan intelektual."Bekraf meluncurkan aplikasi BIIMA ini supaya orang mudah mengakses informasi mengenai hak kekayaan intelektual," terang Kepala Bekraf, Triawan Munaf dalam acara Social Media Week 2016, di Jakarta, Rabu (24/2/2016).

Aplikasi soal Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) ini sudah bisa diunduh oleh pengguna Android melalui Google Play Store. Namun pengguna iOS masih harus bersabar karena proses pembuatan aplikasinya dijadwalkan selesai Maret mendatang.

Triawan mengatakan aplikasi ini diharapkan bisa memudahkan pelaku industri kreatif yang ingin mengetahui soal HAKI. Di dalamnya dicantumkan berbagai kriteria agar suatu produk, baik itu berupa karya seni atau makanan, bisa dipatenkan.

Yoga Hastyadi Widiartanto/ Tampilan halaman pembukaan aplikasi BIIMA

BIIMA juga merinci biaya yang dibutuhkan untuk pendaftaran dan perpanjangan HAKI. Perpanjangan tersebut biasanya untuk jenis HAKI tertentu dan dilakukan setiap 10 tahun sekali.

Saat ini aplikasi BIIMA baru bersifat satu arah saja. Penggunanya cuma bisa memakainya untuk membaca dan menambah wawasan mengenai HAKI

Bila ingin mengajukan permohonan HAKI, pengguna masih harus melakukannya dengan langsung mengunjungi Direktorat Jenderal HAKI.

“Kami juga punya rencana untuk membuat pendaftaran HAKI bisa langsung dari aplikasi. Tapi ini tergantung dari kesiapan Dirjen HAKI juga, karena kan mereka yang menyiapkan server-nya,” imbuh Deputi Bidang Fasilitasi HAKI, Bekraf, Ari Juliano Gema di acara serupa.

Sumber: KOMPAS Tekno

Snapdragon Wear 2100 Bakal Perbanyak Smartwatch untuk Wanita

                            BARCELONA,  Dua minggu lalu, pabrikan chip mobile Qualcomm memperkenalkan prosesor baru yang khusus ditujukan untuk wearable device, Snapdragon Wear 2100. Sebelumnya pabrikan ini mengandalkan chip smartphone Snapdragon 400 dan 200 untuk dipakai di smartwatch.

Selain penghematan daya yang diklaim lebih irit hingga 25 persen dibanding Snapdragon 400, Snapdragon Wear 2100 juga memiliki ukuran fisik yang 30 persen lebih kecil.

Menurut Senior Director & Business Lead Smart Wearable Segment Qualcomm, Pankaj Kedia, hal tersebut bakal berujung pada dimensi perangkat yang lebih mungil pula.

“Kalau dulu di smartwatch generasi pertama lebih banyak jam tangan untuk pria karena berukuran besar, nantinya dengan Snapdragon Wear 2100 akan lebih banyak arloji wanita yang kecil ukurannya,” kata Kedia saat ditemui KompasTekno di arena pameran Mobile World Congress 2016, Barcelona, Spanyol, Selasa (23/2/2016),

Produk berbasis Snapdragon Wear 2100 sendiri saat ini masih belum tersedia. Baru ada sebuah unit prototipe dari Borqs yang ketika itu ditunjukkan oleh Kedia di hadapan sejumlah jurnalis yang hadir di booth Qualcomm.

Kedia memperkirakan smartwatch Snapdragon Wear 2100 akan mulai memasuki pasar pada paruh kedua tahun ini. “Sudah ada 25 pabrikan rekanan Qualcomm yang sudah memiliki rancangan wearable berbasis prosesor ini. Ke depannya nanti akan ada lebih banyak lagi,” katanya.

Selain ukuran fisik yang lebih kecil, gadget berbasis Snapdragon Wear 2100 bakal memiliki baterai yang lebih tahan lama karena soal konsumsi daya yang lebih rendah tadi.

Demi meningkatkan efisiensi daya, Qualcomm turut meniadakan fungsi-fungsi yang dipandang tidak penting untuk sebuah smartwatch, yakni dukungan jaringan LTE category 4 dan carrier agregation. Meski begitu, Snapdragon Wear 2100 turut menawarkan pilihan konektivitas yang lengkap, mencakup LTE, Wi-FI, dan Bluetooth.

Sumber: KOMPAS Tekno

Ini Hasil Jepretan Kamera Galaxy S7 Saat Minim Cahaya

                            BARCELONA,  — Kamera menjadi salah satu fitur andalan Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge. Meski kualitas sensornya menurun menjadi 12 megapiksel, hasil pembidikan kamera duet flagship tersebut diklaim lebih apik.

Hal itu dimungkinkan karena bukaan yang ditingkatkan dari f/1.9 ke f/1.7. Artinya, kemampuan pembidikan gambar pada kondisi minim cahaya (low-light) harusnya semakin mumpuni.
Untuk membuktikannya, jurnalis KompasTekno Fatimah Kartini diberi kesempatan mencoba kamera Galaxy S7, sehari setelah peluncuran resminya pada acara bertajuk “Samsung Galaxy Unpacked”, Minggu (21/2/2016) di Barcelona, Spanyol.
Sesuai tangkapan mata
Rupanya bukan bualan, kamera Galaxy S7 memang sudah bisa diandalkan untuk menjepret pada malam hari atau di tempat-tempat gelap. Hasilnya lebih kurang sama dengan tangkapan mata pengguna.Salah satu contohnya ketika KompasTekno membidik gambar suasana dalam bus pada tengah malam di sebuah sudut kota Barcelona. Saat mengambil ancang-ancang gambar, noise masih terlihat karena diafragma berusaha keras menghimpun cahaya dari luar yang sangat sedikit. 

Meski begitu, ketika dibidik, hasil gambar langsung otomatis fokus. Warna-warnanya juga keluar seperti tampilan asli.

Fatimah Kartini Bohang Hasil bidikan gambar di malam hari menggunakan kamera Samsung Galaxy S7Hal ini, selain berkat bukaan f/1.7, juga berkat teknologi dual pixel yang terdapat di kamera Galaxy S7. Teknologi tersebut punya dua fungsi utama.
Pertama, mempercepat pendeteksian fokus otomatis (autofocus) sehingga hasil jepretan tetap cantik, meski dalam keadaan tergesa-gesa. Diketahui, dalam keadaan low-light, pencarian fokus gambar cenderung lebih sulit. Dengan dual pixel, tantangan tersebut teratasi.
Kedua, memungkinkan kamera membidik gambar ke lebih dari satu fokus sekaligus. Jika diibaratkan mata, dual pixel memungkinkan mata kiri dan kanan manusia melihat dua hal berbeda dengan fokus yang sama.

KompasTekno kembali mencoba membidik gambar indoor di sebuah restoran pada malam hari. Cahaya di dalam restoran itu kekuningan, menggambarkan suasana remang-remang romantis.

Pada kebanyakan kamera smartphone, tangkapan pada kondisi cahaya demikian cenderung terlalu kuning dengan “hiasan” bintik-bintik noise yang merusak foto. Namun, tidak demikian kala kita menjepret dengan Galaxy S7. Hasil gambar tetap jernih. Perpaduan warnanya pun seimbang.

Fatimah Kartini Bohang Pembidikan gambar indoor pada malam hari dengan suasana cahaya remang-remang kekuninganPenggabungan dual pixel dengan bukaan f/1.7 menjadikan kemampuan kamera Galaxy S7 paling canggih di industri smartphone saat ini, apalagi ditambah dengan Optical Image Stabilization (OIS) yang menjamin gambar tetap stabil meski di tengah guncangan.
Selfie “cantik”
Sebagian orang menganggap kamera depan lebih penting dari kamera utama, khususnya bagi mereka yang doyan selfie. Samsung tahu betul cara memanjakan market tersebut.

Dengan fitur beautification yang sudah tertera pada lini Galaxy sebelumnya, jepretan wajah jadi lebih halus tanpa menjadikannya palsu bak plastik.
Kemampuan itu naik ke level lebih tinggi pada Galaxy S7. Selain berkat dukungan teknologi yang sebelumnya sudah dijelaskan, hal tersebut juga berkat “flash layar” untuk selfie low-light.
Flash layar akan mengeluarkan sinar putih dari layar kala pengguna hendak berswafoto. Kemampuan ini sama dengan yang dipatrikan pada media sosial Snapchat. Tujuannya pun beriringan: membuat yang gelap jadi terang.

Fatimah Kartini Bohang Membidik selfie di malam hari dengan Samsung galaxy S7 dengan bantuan flash layar

Fatimah Kartini Bohang Membidik selfie di malam hari dengan Samsung galaxy S7 tanpa bantuan flash layar

Tak berlebihan rasanya bila Galaxy S7 dan S7 Edge dikatakan sebagai kameranya pencinta foto, baik untuk foto landscape, maupun selfie. Prinsipnya, di mana pun dan kapan pun, kondisi terang ataupun low-light, kamera Galaxy S7 siap diajak memburu gambar.

Sumber: KOMPAS Tekno

Ini Alasan Gojek dan Tokopedia Dilirik Pencari Kerja di Indonesia

                             Jobplanet, situs penyedia informasi pekerjaan, membeberkan hasil penelitian terbarunya seputar dunia rintisan digital atau biasa dikenal dengan istilah startup.Menurut Jobplanet, saat ini masih ada pandangan bahwa startup merupakan perusahaan belum mapan. Meskipun begitu, para pencari kerja di Indonesia mulai banyak melirik lowongan di perusahaan startup, seperti di perusahaan Gojek, Tokopedia, Traveloka, dan Blibli.com.

Ada beberapa faktor internal yang memengaruhi kepuasan karyawan secara umum terhadap perusahaan tempat mereka bekerja. Di antaranya, faktor gaji dan tunjangan, jenjang karier, work-life balance, budaya perusahaan, dan manajemen.

“Dari kelima faktor tersebut, yang menjadi daya tarik startup di mata karyawan dan pencari kerja adalah faktor budaya perusahaan, serta gaji dan tunjangan. Faktor lain yang juga menarik perhatian adalah kesempatan meraih karier yang lebih terbuka,” ungkap Kemas Antonius, Chief Product Officer Jobplanet di Indonesia.

Berikut faktor-faktor yang menarik para pencari kerja di Indonesia melirik startup, sebagaimana KompasTekno rangkum dari keterangan pers Jobplanet, Rabu (24/2/2016).

Budaya perusahaan

Berdasarkan analisis, dari total 51 startup yang terdaftar di situs Jobplanet, rata-rata tingkat kepuasan karyawan terhadap budaya perusahaan mereka adalah sebesar 3,1 dari rating tertinggi 5,0. Rating 5 sendiri mewakili penilaian “sangat puas”.

Di antara sepuluh startup yang membuat penasaran para pencari kerja, Tokopedia,

Traveloka, dan Bukalapak.com mendapatkan rating budaya perusahaan yang tertinggi, yakni sama-sama meraih rating 4,3.

Menyusul di belakang mereka adalah Blibli.com (4,2), OLX Indonesia (4,0), Lazada (3,8), Gojek (3,7), Bhinneka.com (3,4), KMK Online (2,7), dan Zalora (2,3).

“Rating 4,0 mewakili penilaian ‘puas’. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa karyawan ataupun mantan karyawan Tokopedia, Traveloka, Bukalapak.com, Blibli.com, dan OLX Indonesia merasa puas dengan budaya perusahaan tempat mereka bekerja,” ujar Kemas.

Gaji dan tunjangan

Dari segi gaji dan tunjangan, Blibli.com dan Traveloka mendapatkan rating paling tinggi dari para karyawan dan mantan karyawannya. Kedua startup e-commerce tersebut sama-sama mendapatkan rating gaji dan tunjangan sebesar 4,3.

Menyusul di belakang mereka adalah OLX Indonesia (3,8), Tokopedia (3,7), Gojek (3,6), Bukalapak.com, Zalora, dan Lazada yang sama-sama mendapatkan rating 3,3; diikuti oleh KMK Online (2,6) dan Bhinneka.com (2,5).

Berdasarkan perhitungan Jobplanet, rata-rata tingkat kepuasan karyawan dari seluruh startup yang terdaftar di Jobplanet terhadap gaji mereka adalah sebesar 3,4.

Dengan demikian, tingkat kepuasan karyawan Blibli.com, Traveloka, OLX Indonesia, Tokopedia, dan Gojek berada di atas rata-rata.

Jenjang karier

Startup dipandang sebagai tempat yang tepat untuk menimba ilmu dan menempa karier, di mana kontribusi setiap individu dapat terlihat jelas dan terukur, serta kesempatan untuk meniti jenjang karier masih terbuka.

Berdasarkan penilaian karyawan dan mantan karyawan, kesempatan untuk meraih jenjang karier paling besar dimiliki oleh Blibli.com yang mendapatkan rating jenjang karier sebesar 3,8.

Di belakangnya menyusul Traveloka (3,7), Tokopedia (3,6), Lazada (3,4), Gojek, OLX Indonesia, dan Bukalapak.com yang sama-sama mendapatkan rating 3,3; KMK Online dan Zalora dengan rating masing-masing 2,6; serta Bhinneka.com (2,2).

Rata-rata rating jenjang karier di perusahaan startup secara keseluruhan adalah 3,3. Dengan demikian, Blibli.com, Traveloka, Tokopedia, dan Lazada diakui karyawan memberikan kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan karier mereka.

Work-life balance

Startup identik dengan tim kecil dan kerja keras. Hal tersebut tak bisa dipungkiri. Meski begitu, berdasarkan penilaian para karyawan dan mantan karyawan, beberapa dari sepuluh startup di atas memberikan work-life balance yang baik.

Rata-rata rating work-life balance dari seluruh startup yang ada di situs Jobplanet adalah sebesar 3,5.

Startup yang mendapatkan rating work-life balance tertinggi dan di atas rata-rata adalah Blibli.com dan Bukalapak.com, yakni sama-sama sebesar 4,3. Menyusul mereka ada Tokopedia (3,9), serta Gojek, OLX Indonesia, dan Traveloka yang sama-sama mendapatkan rating 3,8.

Sumber: KOMPAS Tekno

Selamat Tinggal Sony Xperia Z

                             Sony Mobile akan menghentikan seri ponsel Android Xperia Z, digantikan dengan seri Xperia X.Menurut halaman Facebook Sony Mobile Germany, X series yang baru pertama kali diluncurkan di Mobile World Congress (MWC) Barcelona minggu ini akan menggantikan Z series sebelumnya.

Dikutip KompasTekno, Rabu (24/2/2016), kabar tersebut sekaligus membantah rumor Xperia Z6 ayang akan diluncurkan dalam waktu dekat ini.

Dengan demikian, Xperia X Performance akan menjadi ponsel flagship Sony di tahun 2016 ini.

Sony memang merasa perlu membuka lembaran baru di pasar mobile, dan salah satunya adalah pengusungan nama baru pula untuk perangkat Android-nya.

Selain itu, Sony juga melakukan perubahan dari sisi desain. Xperia X Performance memang speintas memiliki bodi yang mirip dengan Xperia Z5, namun terdapat elemen baru yaitu sepuhan logam di bagian belakang, alih-alih materi kaca seperti Z5.

Xperia X Performance merupakan seri yang paling teratas dari keluarga X Series. Seri ini dibekali dengan SoC terbaru Qualcomm, Snapdragon 820 yang dikombinasikan dengan RAM 3 GB dan media penyimpanan berkapasitas 32 GB yang mendukung penggunaan kartu microSD.

Xperia X Performance juga dilengkapi dengan fitur high-end sensor pemindai sidik jari di tombol power yang terletak di sisi kanan perangkat.

Sumber: KOMPAS Tekno

Uber Luncurkan Layanan Ojek Motor

                             Uber memperluas layanannya dari taksi kendaraan bermotor roda empat menjadi kendaraan bermotor roda dua, atau dikenal dengan ojek. Layanan tersebut diberi nama UberMoto.UberMoto secara resmi diluncurkan di Thailand, Rabu (24/2/2016). Layanan tersebut untuk pertama kali akan beroperasi di kota Bangkok, kota dimana ojek motor sudah populer di sana. 

Menurut Uber, seperti dikutip KompasTekno dari Techcrunch, Rabu (24/2/2016), UberMoto dikembangkan untuk kota-kota di negara berkembang dimana angka kemacetannya tinggi.

Dengan demikian, apakah UberMoto juga akan diperluas ke sejumlah negara lain yang memiliki kriteria tersebut, termasuk Indonesia? Belum bisa dipastikan.

Pasalnya, Uber pada Desember lalu menghentikan layanan pemesanan bajaj di India yang telah beroperasi sejak April. Hal ini mengindikasikan layanan di suatu negara belum tentu akan dibawa ke negara lain.

Eksperimen Uber lain di Asia termasuk layanan logistik di Hong Kong, dan layanan shuttle bus Uber Hop di Manila, Filipina.

Ekspansi Uber di negara-negara berkembang nampaknya akan terus berlanjut dengan layanan-layanan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing negara. Di Indonesia, Uber sudah punya layanan sewa mobil, UberX dan UberBlack.

Layanan ojek motor dari Uber nampaknya demi mencegah ekspansi Grab yang juga telah meluncurkan layanan serupa yang di Bangkok, yaitu GrabBike. Moda transportasi motor dinilai bisa mengantar penumpang lebih cepat di negara itu.

Di Indonesia sendiri layanan ojek motor dipelopori oleh perusahaan Go-Jek yang didirikan Nadiem Makarim. Layanan ini cukup diminati pengguna terutama yang berdomilisi di kota Jakarta.

Kita tunggu saja apakah UberMoto akan merambah Indonesia dan bersaing dengan Go-Jek.

Sumber: KOMPAS Tekno

Maret, Bhinneka.com Akan Buka Kanal B2B

                            JAKARTA,  Tahun 2016 ini, situs e-commerce Bhinneka.com berencana untuk lebih agresif, terutama dalam mengembangkan segmen business to business. Mereka sendiri baru saja mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 300 miliar dari Ideosource. Rencananya mereka akan menambahkan fitur penjualan produk business to business pada Maret mendatang. 

“Maret ini kami ada program baru, ada kanal business to business. Sekarang masih disiapkan sistemnya,” ujar CEO Bhinneka Hendrik Tio saat ditemui di acara ulang tahun ke 23 Bhinneka, di Jakarta, Selasa (23/2/2016).

Namun Hendrik belum merinci apa kanal yang dimaksud karena saat ini masih dalam pengembangan. Bhinneka juga akan menambah jumlah kantor perwakilannya untuk mendukung ekspansi tersebut.

Saat ini mereka memiliki 17 kantor perwakilan yang mengurusi berbagai hal, termasuk penjualan produk business to business. “Tahun ini kami ingin menambah jadi 35 kantor perwakilan di Indonesia,” terang Hendrik.

“Kami ingin memudahkan perusahaan yang ingin membeli produk dari Bhinneka.com. Misalnya perusahaan minyak di Nusa Tenggara Timur yang mau pengadaan produk, gak usah beli di situs karena harganya akan berbeda, cukup datangi kantor perwakilan saja,” imbuhnya.

Chief Marketing Officer Bhinneka Andi S. Boediman mengaku optimis dengan ekspansi bisnis tersebut. Harapannya, pendapatan mereka di tahun 2016 ini akan naik.

“Tahun ini kita kan masuki model B2B, saya yakin bisa berikan dampak positif buat keuangan perusahaan,” pungkas Andi.

Selain kantor perwakilan, Bhinneka juga memiliki 7 toko offline dengan komposisi 6 toko di Jakarta, dan 1 toko di Surabaya.

Selama ini situs e-commerce tersebut fokus untuk menjual berbagai produk komputer, komunikasi, dan perangkat elektronik. Seiring dengan pengembangan bisnis, produk yang dijual juga akan merambah ke jenis lain.

Sumber: KOMPAS Tekno

Kalau Peralatan Sudah Bisa “Ngobrol”, Apa yang Harus Disiapkan?

– Penggunaan internet terus meluas dan beragam. Hari ini, orang tak hanya ngobrol dengan kerabat dan kolega memakai beragam fasilitas chatting lewat medium internet, tapi juga “percakapan” dengan sejumlah peralatan.
Sekarang dan pada masa mendatang, internet akan semakin menjadi medium komunikasi untuk menjalankan beragam peranti rumahan—mulai mobil, televisi, hingga mesin cuci—bahkan pengoperasian sistem transportasi dan logistik. Nah, terbayangkah, seberapa besar data yang berseliweran di dunia maya karenanya?

Semua perkembangan penggunaan internet tersebut kini dikenal dengan sebutan internet of things (IoT), yaitu kondisi ketika perangkat-perangkat keseharian bakal semakin terhubung melalui jejaring internet.

“Tren ini menjadi tantangan bagi kami untuk selalu berinovasi dalam dunia teknologi,” tutur Business Vice President Schneider Electric Indonesia, Astri R Dharmawan, Jumat (19/2/2016).

Berbicara dalam seminar “Peran Data Center di Tengah Tren Internet Of Things 2016”, Astri menjelaskan, IoT akan berhadapan dengan data berukuran besar yang tetap harus segera diproses dan dianalisis. Situasi tersebut memicu permintaan peningkatan kapasitas data center dari waktu ke waktu.

“Kemajuan teknologi saat ini (menjadikan) peran data center sangat penting. Seperti dalam perbankan dan penyedia layanan telekomunikasi,” tutur Astri.

Big data

Bisa jadi, IoT memang baru di tataran konsep. Situasi pada saat ini belum sepenuhnya mewujudkan itu. Namun, bukan berarti IoT tak akan terjadi.

Semua itu sudah bisa dibuktikan dalam keseharian. Sebutlah, sekarang kunci mobil dan kunci rumah saja sudah bisa digantikan aplikasi ponsel, merupakan gambaran bahwa IoT sangat bisa segera menjadi nyata.

Dus, ketika peranti-peranti keseharian hingga operasionalisasi bisnis besar telah terhubung lewat jaringan internet, jumlah datanya akan melonjak secara eksponensial, bukan pertambahan atau bahkan perkalian.

“Kita menuju era data datang menyerbu dari segala penjuru, dari peralatan rumah tangga, beragam mesin, jalur kereta, pengiriman barang, juga perusahaan energi,” tulis Howard Baldwin, pemerhati teknologi, di Forbes.

Baldwin mengatakan, sampai sekarang belum ada satu pun yang bisa memberikan solusi untuk mengeola data ketika IoT benar-benar mewujud. Namun, satu saja saran dia soal hal itu, “Mulai saja (menyiapkan infrastruktur pedukung) dari sekarang”.

Salah satu kebutuhan infrastruktur untuk menyambut era IoT dan big data adalah data center. Kehadiran teknologi awan (cloud), memberikan napas segar soal lokasi dan perangkat keras penyimpanan data center. Tantangan berikutnya adalah bagaimana mengantisipasi gangguan di lokasi pusat penyimpanann data, mulai dari terputusnya jaringan listrik hingga telekomunikasi dari data center itu.

Edge computing

Enterprise Sales Director Schneider Electric Indonesia, Yana Achmad Haikal, mengatakan, butuh infrastruktur terpadu dengan sistem monitoring terpadu—seperti data center infrastructure management (DCIM)—untuk memastikan kinerja data center terjaga. Namun, imbuh dia, kemungkinan terjadinya sejumlah gangguan bila data center sepenuhnya terpusat memunculkan pula platform baru untuk IoT, yaitu edge computing.

Mempermudah penggambaran untuk IoT, data center, dan edge computing ini, bisa dipakai sistem pasokan air bersih di sebuah kota. Data center ibarat kolam utama pemasok air bersih kota itu. Perpindahan data ibarat perputaran air, yang sama-sama melewati jaringan distribusi. Nah, edge computing ibarat tangki air di rumah-rumah warga.

“Data center untuk mendukung platform edge computing ada tiga bentuk, (yaitu) perangkat gateway, micro-data center, dan regional data center,” ujar Yana.

Menurut dia, dari ketiga bentuk tersebut, micro-data center (micro-DC) dianggap lebih baik. Selain lebih mudah beroperasi, kata Yana, micro-DC seperti SmartBunker IT Traditional, SmartBunker CX untuk perkantoran, SmartBunker FX, dan SmartShelter dari Schneider, juga mudah dikelola, aman, dan hemat biaya.

“Micro-DC cocok untuk beragam aplikasi yang membutuhkan latency—perpindahan data melalui jaringan internet—rendah dan bandwith—ukuran besaran data—yang besar,” paparnya.

Sumber: KOMPAS Tekno

Diluncurkan di Barcelona, Galaxy S7 Dirakit di Cikarang

                            BARCELONA,  Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge baru saja diluncurkan di Barcelona, Spanyol. Yang menarik kedua smartphone Android tersebut ternyata dirakit di Cikarang, Jawa Barat.Hal itu dikemukakan oleh Director Marketing Mobile Samsung Indonesia Vebbyna Kaunang.

“Iya benar, Galaxy S7 dirakit di pabrik kami di Cikarang,” kata Vebbyna kepada jurnalis KompasTekno, Fatimah Kartini, Rabu (24/2/2016) dini hari di Hamad International Airport, Doha.

Menurut Vebbyna, perakitan ponsel Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge yang dikerjakan di Cikarang itu sebagai bentuk kepatuhan Samsung terhadap aturan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah.

“Kita tidak pernah ada masalah dengan TKDN. Kami selalu ikuti pemerintah. Waktu ada aturan itu kami langsung bikin pabrik,” kata Vebbyna.

“Apa pun yang ditetapkan pemerintah kami ikut, mau 30 persen atau berapa persentasenya akan kami turuti,” lanjutnya.

Ditambahkannya, membuka pabrik perakitan di sebuah negara merupakan bentul imbal balik Samsung, bukan hanya di Indonesia saja namun juga di beberapa negara lain.

“Bikin pabrik kan juga berarti kami menambah lapangan pekerjaan,” pungkasnya.

Galaxy S7 dan S7 Edge resmi meluncur pada Minggu (21/2/2016) dalam sebuah acara sehari sebelum pelaksanaan acara tahunan Mobile World Congress 2016.

Galaxy S7 dan S7 Edge memiliki spesifikasi yang hampir mirip hanya berbeda soal ukuran dan bentuk layar. Galaxy S7 memiliki bentang layar 5,1 inci, sedangkan S7 Edge layar 5,5 inci yang melengkung

Kedua smartphone tersebut dibekali Samsung dengan spesifikasi canggih, seperti prosesor Snapdragon 820, RAM 4GB, dan kamera 12 megapiksel dengan teknologi Dual Pixel.

Yang menariknya Galaxy S7 dan S7 Edge adalah kembalinya slot ekspansi memori microSD dan fitur anti-air yang sempat dicabut dari Galaxy S6.

Sumber: KOMPAS Tekno

VMware Luncurkan Ruang Kerja Digital “Workspace One”

                            JAKARTA,  Penyedia layanan virtualisasi VMware merilis solusi baru bernama Workspace One di Indonesia. Solusi ini berguna untuk mengatur perangkat, aplikasi, dan keamanan data untuk perusahaan yang memiliki pekerja yang mobile.Senior Director dan Country Manager VMware Indonesia Adi Rusli mengatakan bahwa solusi tersebut dirilis seiring dengan maraknya tren kerja bring your own devices (BYOD).

“Di Indonesia, tercatat terdapat lebih dari 106 juta pengguna perangkat mobile. Indonesia merupakan pasar yang berkembang dengan pesat menuju terwujudnya ekonomi mobile yang kolaboratif,” kata Adi dalam peluncuran solusi Workspace One, di Jakarta, Selasa (23/2/2016).

BYOD berarti para pekerja dari berbagai bidang bekerja menggunakan gadget atau komputer pribadi dan mengakses data penting perusahaan dari peralatan tersebut.

Tren seperti ini bukan tanpa risiko. Fransiska, Team Leader Solutions Consultant VMware Indonesia mengatakan beberapa diantara risiko BYOD adalah kebocoran data perusahaan jika peralatan yang dipakai bekerja hilang dan repotnya manajemen TI.

“IT jadi lebih kompleks karena device yang dipakai berbeda-beda, orangnya beda, aplikasinya pun beda. Selain itu kalau device hilang, datanya juga ikut hilang,” terang Fransiska.

“Bayangkan kalau isinya data penting perusahaan. Misalnya data kompetitif yang berbahaya kalau bocor ke tangan orang tertentu,” imbuhnya.

Pada titik inilah solusi Workspace One dari VMware memainkan peran. Solusi ini bisa mewujudkan fleksibilitas pekerja mobile sambil tetap mengamankan serta memudahkan pengelolaan TI.

Menurut Fransiska, ruang kerja digital yang ditawarkan VMware ini mengonsolidasikan seluruh aplikasi ke dalam satu tempat. Pekerja yang ingin memakainya pun bisa mengaksesnya dari manapun, menggunakan perangkat apapun.

Tim TI perusahaan bisa memakai Workspace One untuk mengelola user, perangkat dan aplikasi yang digunakan oleh para pekerja. Kemudian bisa juga dipakai menyediakan toko aplikasi sehingga karyawannya dapat mengunduh software yang mereka perlukan secara mandiri.

Dengan demikian data tetap aman karena sejatinya berada di dalam lingkungan platform Workspace One dan bisa dikelola dari jarak jauh.

Solusi ini juga berisi berbagai aplikasi bercita rasa konsumer. Misalnya, e-mail, kalendar, kontak, konten dan chat. Workspace One bisa dipakai oleh beragam sistem operasi mobile, antara lain Windows 10, iOS, dan Android.

VMware akan mulai menyediakan solusi Workspace One pada kuartal ini dalam edisi standard, advance dan enterprise. Harga yang ditawarkan beragam mulai dari 8 dollar AS atau setara Rp 107.000 hingga 150 dollar AS atau setara Rp 2 juta per user.

Sumber: KOMPAS Tekno