Profil Eko Putro Sanjoyo

Eko Putro Sanjoyo saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur PT Sierad Produce Tbk sejak 23 September 2009. Eko, sapaan akrabnya juga sekaligus Bendahara Umum DPP PKB dibawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar.

Pada tahun 2014, dia menjadi salah satu anggota Tim Transisi Jokowi-JK sebelum Kabinet Kerja dibentuk/dilantik, bidang Peningkatan Perdagangan Domestik, Peningkatan Ekspor, Ekonomi Kreatif, dan Percepatan Pembangunan di Papua.

Riwayat Pendidikan

  • Bachelor of Electrical Engineering dari University of Kentucky, 1991
  • MBA, dari IPMI Jakarta 1993

Bahas Akreditasi, 50 Pimpinan Perguruan Tinggi NU se-Indonesia Kumpul di Universitas Trunojoyo

Sekitar 50 Rektor/Pimpinan Perguruan Tinggi NU menggelar halal bihalal di Aula lantai 10 Gedung Rektorat Universitas Trunojoyo Madura, Senin 25 Juli 2016.
Acara ini dalam rangka mempererat tali silaturahim antar PTNU Jawa Timur sekaligus sosialisasi Peraturan Menristek Dikti No. 32 Tahun 2016 tentang Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi yang baru,”  terang Wakil Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi NU Jawa Timur Dr dr Siti Nur Asiyah. Hadir dalam acara ini Direktur Penjaminan Mutu Kemristek Dikti Prof Drh Aris Junaidi, PhD, Komisioner BAN PT Prof Ir Mansur Maksum PhD, Rektor Unijoyo Dr H Moh. Syarif dan Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Prof Dr H Ali Mas’ud, MAg.
Menurut Aris Junaidi sistem pemeringkatan akreditasi PT sudah tidak lagi terakreditasi A, B, C. “Yang  sering dikeluhkan lulusan PT, saat program studinya masih terakreditasi C, beberapa instansi tidak mau menerimanya. Oleh karena itu konsep yang baru adalah terakreditasi Baik, Baik Sekali, dan Unggul. Harapannya pengguna lulusan bisa menerima lulusan perguruan tinggi,”paparnya.
Hal senada juga diamini Mansur Maksum, dalam sistem yang baru nanti dimungkinkan adanya deferensiasi instrumen akreditasi apakah PT tersebut PTS, PTN, PTN Badan Layanan Umum (BLU) ataupun BHMN. Secara umum akreditasi perguruan tinggi secara teknis akan dilakukan oleh BAN PT untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) untuk Akreditasi Program Studi.

Continue reading Bahas Akreditasi, 50 Pimpinan Perguruan Tinggi NU se-Indonesia Kumpul di Universitas Trunojoyo

Website Santri Menara Diluncurkan!

Dalam acara Silaturahmi Nasional (silatnas) TBS di Kawasan Menara Kudus kemarin, website santrimenara.com resmi diluncurkan. Website yang menjadi wadah tulisan apik para santri-santri pondok pesantren di kawasan menara Kudus, khususnya TBS, ini hadir dengan konten-konten khas pesantren yang menarik.

santrimenara.com
santrimenara.com

Praktisi media, Qomarul Adib, memberikan apresiasi positif terhadap kehadiran media online SantriMenara.Com yang dilahirkan dan digawangi oleh para alumni Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyyah (TBS).

Ketawadluan Sesungguhnya! Kyai Besar yang masih mau menata sandal Putra Kyainya Dulu

Di pesantren, setiap santri dilengkapi dengan ajaran adab serta tradisi tawadlu’nya. Mulai dahulu hingga sekarang kebiasaan menghormati siapa saja menjadi ciri khas santri Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyyah. Hal penting ini diajarkan hingga melekat menjadi karakter mereka sampai terbawa saat mereka pulang. Kelekatan karakter ini juga bisa dibuktikan pada  pemandangan yang tampak pada perhelatan Silaturrahim Nasional (Silatnas) Madrasah Taswiquth Thullab (TBS), Kudus yang digelar pada Sabtu (23/07).

Pada acara itu, Kiai Ahmad Arwan, seorang guru sepuh TBS sudah naik ke panggung terlebih dahulu. Ia diminta panitia untuk membuka acara. Di atas panggung, tampak beberapa kiai lain yang turut mendampingi, di antaranya KH Arifin Fanani, KH Munfaat Abdul Jalil, KH Hasan Fauzi Maschan dan beberapa kiai lain. Di tengah kegiatan berlangsung, KH Ulil Albab Arwani datang. Semua hadirin beranjak berdiri dari tempat duduknya hingga pengasuh Pesantren Yanbu’ul Qur’an ini duduk di atas panggung.

Continue reading Ketawadluan Sesungguhnya! Kyai Besar yang masih mau menata sandal Putra Kyainya Dulu

Mencari Pokemon di Pengungsian Suriah

Kamu sedang nyari Pokemon? dan kebetulan mampir disini? Coba kamu cari Pokemon dengan aplikasi Pokemon Go-mu di pengungsian Suriah…

Screen Shot 2016-07-25 at 9.15.28 AM Screen Shot 2016-07-25 at 9.15.36 AM Screen Shot 2016-07-25 at 9.15.46 AM Screen Shot 2016-07-25 at 9.15.11 AM

Sudah ketemu?

Kalau belum, cobalah cari di relung hati dan telaga jernih pikiranmu. Apa jadinya negaramu jika masalah SARA terus-menerus digoreng dan diadu setiap hari. Jangan sampai kita ‘di-suriah-kan’, di-libya-kan atau di-turki-kan, sekalipun oleh orang-orang (yang mengaku) alim atau (yang mengaku) mujahidin!

Jangan Sebut Santoso Dkk itu Mujahidin! Haram!

Pemberantasan radikalisme dan terorisme di bumi Nusantara agaknya masih tetap berat dilakukan. Meskipun satu per satu gerakan radikal bersenjata yang menimbulkan teror itu ditumpas, ternyata akar dan ranting-ranting pendukungnya masih bertebaran di mana-mana. Lihat saja, prosesi pemakaman para tersangka terorisme di berbagai belahan kota di Indonesia, ramai didatangi para ‘ikhwan’ seperjuangan si fulan.

Pun demikian dengan peristiwa terbaru seperti pemakaman Santoso, alias Abu Wardah yang tewas ditembak di area Pegunungan Poso Pesisir Utara minggu lalu. Internet nusantara disesaki dengan berbagai macam berita dan kabar hoax dan miris jika dikaitkan dengan upaya deradikalisasi.

40b4df8c-439d-4a08-996f-2dfc4e161516_169

Continue reading Jangan Sebut Santoso Dkk itu Mujahidin! Haram!

KH Ma’ruf Amin, Rais Aam PBNU di Rawat RS Pusat Otak Nasional (Mohon Doanya)

KH Ma’ruf Amin dari Banten, yang sekarang menjadi Rais Aam PBNU dan sekaligus tokoh kunci di Majelis Ulama Indonesia saat ini sedang dirawat di RS Pusat Otak Nasional, Jakarta.

Screen Shot 2016-07-20 at 9.02.18 PM

Continue reading KH Ma’ruf Amin, Rais Aam PBNU di Rawat RS Pusat Otak Nasional (Mohon Doanya)

Inilah Hukum Memakai Cadar dalam 4 Madzhab

Persoalan memakai cadar (niqab) bagi perempuan sebenarnya adalah masalah yang masih diperselisihkan oleh para pakar hukum Islam. Karena keterbatasan ruang dan waktu kami tidak akan menjelaskan secara detail mengenai perbedaan tersebut. Kami hanya akan menyuguhkan secara global sebagaimana yang didokumentasikan dalam kitab Al-Mawsu’atul Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah.

Menurut madzhab Hanafi, di zaman sekarang perempuan yang masih muda (al-mar`ah asy-syabbah) dilarang membuka wajahnya di antara laki-laki. Bukan karena wajah itu termasuk aurat, tetapi lebih untuk menghindari fitnah. Continue reading Inilah Hukum Memakai Cadar dalam 4 Madzhab

Hadiri Pameran Turats Ulama Nusantara di Qudsiyah Kudus

Assalamu’alaikum. Hadiri dan kunjungi pameran ratusan harta karun ulama Nusantara bertajuk “PAMERAN TURATS ULAMA NUSANTARA”, dalam rangka 1 Abad Qudsiyyah Kudus. Pameran ini diantaranya bertujuan agar masyarakat Nusantara semakin tahu dan cinta atas karya-karya ulama Nusantara. Insya Allah akan diselenggarakan pada:

Continue reading Hadiri Pameran Turats Ulama Nusantara di Qudsiyah Kudus

Ini Pendapat KH Sya’roni Ahmadi tentang Penggunaan kata Sayyidina

Seiring dengan bertumbuhkembangnya beberapa paham di Indonesia, terdapat sebagian kelompok yang gemar menyalahkan amaliyah nahdliyah yang telah berjalan mengakar di tengah masyarakat. Tak sedikit dari mereka saling beradu argumen dengan masing-masing pihak tanpa memahami duduk permasalahan secara utuh.

Seperti perdebatan penggunaan kata “sayyidina” dalam shalawat Nabi. Mustasyar PBNU KH Sya’roni Ahmadi mengatakan bahwa hal tersebut hukumnya boleh berdasarkan nash Al-Qur’an secara sharih (jelas). Adapun orang yang tak setuju itu semata dikarenakan mereka tak paham.

Lafadh as-sayyid merupakan lafadh kulli musytarak, yaitu satu lafadh yang mempunyai makna lebih dari satu arti. Demikian penjelasan Kiai Sya’roni pada salah satu pertemuan pengajian Tafsir Al Jalalain rutin setiap Jumat pagi di Masjid Al Aqsha, Menara Kudus. Continue reading Ini Pendapat KH Sya’roni Ahmadi tentang Penggunaan kata Sayyidina

Inilah Waktu dan Lafal Niat Puasa Syawal

Niat merupakan salah satu rukun puasa dan ibadah lain pada umumnya. Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa segala sesuatu itu bergantung pada niat. Saat niat di dalam hati seseorang menyatakan maksudnya, dalam hal ini berpuasa (qashad).

Di samping  qashad, seseorang juga menyebutkan hukum wajib atau sunah perihal ibadah yang akan dilakukan. Hal ini disebut ta’arrudh. Sedangkan hal lain yang mesti diingat saat niat adalah penyebutan nama ibadahnya (ta’yin).

Dalam konteks puasa sunah Syawwal, ulama berbeda pendapat perihal ta‘yin. Sebagian ulama menyatakan bahwa seseorang harus mengingat ‘puasa sunah Syawwal’ saat niat di dalam batinnya. Sedangkan sebagian ulama lain menyatakan bahwa tidak wajib ta’yin. Hal ini dijelaskan oleh Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami sebagai berikut.

(وْلُهُ نَعَمْ بَحَثَ إلَخْ ) عِبَارَةُ الْمُغْنِي وَالنِّهَايَةِ وَالْأَسْنَى فَإِنْ قِيلَ قَالَ فِي الْمَجْمُوعِ هَكَذَا أَطْلَقَهُ الْأَصْحَابُ وَيَنْبَغِي اشْتِرَاطُ التَّعْيِينِ فِي الصَّوْمِ الرَّاتِبِ كَعَرَفَةَ وَعَاشُورَاءَ وَأَيَّامِ الْبِيضِ وَسِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ كَرَوَاتِبِ الصَّلَاةِ أُجِيبُ بِأَنَّ الصَّوْمَ فِي الْأَيَّامِ الْمَذْكُورَةِ مُنْصَرِفٌ إلَيْهَا بَلْ لَوْ نَوَى بِهِ غَيْرَهَا حَصَلَ أَيْضًا كَتَحِيَّةِ الْمَسْجِدِ ؛ لِأَنَّ الْمَقْصُودَ وُجُودُ صَوْمٍ فِيهَا ا هـ زَادَ شَيْخُنَا وَبِهَذَا فَارَقَتْ رَوَاتِبَ الصَّلَوَاتِ ا ه

Artinya, “Perkataan ‘Tetapi mencari…’ merupakan ungkapan yang digunakan di Mughni, Nihayah, dan Asna. Bila ditanya, Imam An-Nawawi berkata di Al-Majmu‘, ‘Ini yang disebutkan secara mutlak oleh ulama Syafi’iyyah. Semestinya disyaratkan ta’yin (penyebutan nama puasa di niat) dalam puasa rawatib seperti puasa ‘Arafah, puasa Asyura, puasa bidh (13,14, 15 setiap bulan Hijriyah), dan puasa enam hari Syawwal seperti ta’yin dalam shalat rawatib’. Jawabnya, puasa pada hari-hari tersebut sudah diatur berdasarkan waktunya.

Tetapi kalau seseorang berniat puasa lain di waktu-waktu tersebut, maka ia telah mendapat keutamaan sunah puasa rawatib tersebut. Hal ini serupa dengan sembahyang tahiyyatul masjid. Karena tujuan dari perintah puasa rawatib itu adalah pelaksanaan puasanya itu sendiri terlepas apapun niat puasanya. Guru kami menambahkan, di sinilah bedanya puasa rawatib dan sembahyang rawatib,” (Lihat Syekh Ibnu Hajar Al-Haitami, Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj)

Untuk memantapkan hati, ulama menganjurkan seseorang untuk melafalkan niatnya. Berikut ini lafal niat puasa Syawwal.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ. Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.”

Adapun orang yang mendadak di pagi hari ingin mengamalkan sunah puasa Syawwal, diperbolehkan baginya berniat sejak ia berkehendak puasa sunah. Karena kewajiban niat di malam hari hanya berlaku untuk puasa wajib. Untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan di siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Ia juga dianjurkan untuk melafalkan niat puasa Syawwal di siang hari. Berikut ini lafalnya.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ. Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawwal hari ini karena Allah SWT.”

via NU Online

Bom Masjid Nabawi, 3 Orang Tewas

Kabar duka kembali datang dari Saudi Arabia, setelah 2 ledakan bom bunuh diri mengguncang dua kota penting di Saudi Arabia, kini Masjid Nabawi, salah satu dari dua masjid suci umat Islam menjadi sasaran Bom Bunuh diri.

Bom Bunuh diri di kawasan parkir area Masjid Nabawi terjadi saat waktu berbuka puasa. Sasaran yang dilukai adalah Askar Saudi Arabia yang sedang menjaga kawasan Masjid Nabawi. Continue reading Bom Masjid Nabawi, 3 Orang Tewas

PBNU Instruksikan Tahlilan & Shalat Ghaib untuk Siti Fatmah Mustofa, Istri Gus Mus

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Nyai Hajjah Siti Fatma, istri Mustasyar PBNU KH A Mustofa Bisri  (Gus Mus), Kamis (30/6), pukul 14.30 WIB, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang, Jawa Tengah.

“Semoga Allah mengampuni seluruh kekhilafannya dan menerima amal-amal baiknya yang luar biasa,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Kamis (30/6) malam, di Jakarta. Continue reading PBNU Instruksikan Tahlilan & Shalat Ghaib untuk Siti Fatmah Mustofa, Istri Gus Mus

Siti Fatmah Mustofa Bisri, Istri Gus Mus Wafat

WhatsApp-Image-20160630Kabar duka datang dari ndalem Pondok Pesantren Roudlotut Thalibin Leteh Rembang, asuhan KH Musthofa Bisri (Gus Mus). Istri Gus Mus, nyai hajjah Siti Fatmah menghembuskan nafas terakhir 30 Juni 2016 pukul 14.30 WIB di RSUD Rembang. Continue reading Siti Fatmah Mustofa Bisri, Istri Gus Mus Wafat

Smule Santri – Ya Badrotim

Download:
Silakan buka laman www.clipconverter.cc, masukkan: https://youtu.be/npQN9H79fHE dan klik download

Hukum Lupa Niat Puasa Ramadhan/Niat Puasa di Siang Hari

Niat menempati posisi penting dalam Islam. Hal ini bisa dilihat dari hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa sesungguhnya nilai segala amal itu tergantung pada niat yang bersangkutan. Teristimewa ibadah baik wajib maupun sunah. Ibadah mesti diawali dengan niat.

Dari hadits itu ulama memasukkan niat di awal rangkaian ibadah sebagai rukun dari ibadah itu sendiri. Tetapi khusus untuk ibadah puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa nadzar, dan puasa qadha, niat harus dikerjakan di malam hari.
Continue reading Hukum Lupa Niat Puasa Ramadhan/Niat Puasa di Siang Hari