Happy 18th Birthday GNOME!

Sangat sulit dipercaya, tidak dinyana, Project GNOME sudah berusia 18 tahun sekarang. Sejak dari pertama kali saya mengenal dan menggunakannya, tahun 2003 yang lalu.

Dulu, Project GNOME didirikan oleh Miguel de Icaza dan Federico Mena tahun 1997, dan bergulir sampai sekarang. Faktanya, sekarang GNOME menjadi salah satu project besar yang dikelola secara open source dan satu dari pilihan desktop environment yang terbaik saat ini. Tentunya sudah sangat banyak perkembangan yang ada dibanding 18 tahun yang lalu. Continue reading Happy 18th Birthday GNOME!

GNOME Luncurkan Aplikasi ISO MultiWriter

Project GNOME terus menawarkan beberapa aplikasi yang menarik khalayak umum. Kali ini GNOME baru saja meluncurkan aplikasi ISO Multiwriter, sebuah aplikasi yang mampu melakukan burning ISO ke banyak USB Flashdisk sekaligus.

ISO Multiwriter mirip seperti tool pembuat LiveUSB yang lain, dimana ada mekanisme untuk menentukan file ISO dan target USB Disk yang akan digunakan. Namun, Multiwriter menambahkan opsi untuk menggunakan banyak USB Disk sekaligus.

gnome-multiwriter

Instalasi:

Untuk instalasi bagi anda yang menggunakan Ubuntu, silakan pasang dependensi dari software ini:

apt-get install gnome-common yelp-tools libudisks2-dev gobject-introspection libcanberra-gtk3-dev

Kemudian download sourcecode dari software ini disini. Dan compile:

./autogen.sh
make
sudo make install

Cara Install Theme Trevilla 5 di Ubuntu/Linux Mint

Linux tidak ketinggalan untuk mengikuti tren penggunaan tema Flat/datar seperti halnya Windows 8. Salah satu Flat Theme terbaik yang tersedia bagi platform Gnome, yaitu Trevilla.

Trevilla sendiri saat ini masih aktif dikembangkan untuk bisa berjalan dengan mulus di Ubuntu 14.04 LTS, meskipun versi finalnya masih belum dirilis. Trevilla sendiri tidak hanya menawarkan satu skema warna saja, namun 4 warna, yaitu Putih, Abu-abu, Hitam dan Chrome.

Trevilla
Bagi anda yang ingin menggunakan theme ini di Ubuntu/Linux Mint anda, silakan pasang via PPA yang dibuat oleh Noobslab.com berikut (silakan buka terminal dan jalankan perintah ini): Continue reading Cara Install Theme Trevilla 5 di Ubuntu/Linux Mint

Since Version 3.11.5, PackageKit is renamed to Package Updater

The GNOME Project has announced a new development release of the upcoming GNOME PackageKit 3.12 application with several improvements, fixes, and updated translations.

GNOME PackageKit 3.11.5 fixes compilation issues with the –disable-systemd option, renames the “Software Install” action to “Package Install,” consistently uses the name “Packages,” and changes its name from “Add/Remove Software” to “Package Updater” in order to avoid confusion with the GNOME Software app. Continue reading Since Version 3.11.5, PackageKit is renamed to Package Updater

Gentoo Linux 11.2 LiveDVD Includes Linux Kernel 3.0, KDE SC 4.7.0, GNOME 3.0

The Gentoo Linux 11.2 LiveDVD has been released. The latest update to the venerable Linux distro comes with plenty of updated packages with some of the latest and greatest releases included, such as Linux 3.0, KDE SC 4.7.0, GNOME 3 and so on

Read the rest here: 
Gentoo Linux 11.2 LiveDVD Includes Linux Kernel 3.0, KDE SC 4.7.0, GNOME 3.0

Softpedia Linux Weekly, Issue 161

Welcome to the 161st issue of Softpedia Linux Weekly! The following Linux-based operating systems have been announced last week: Linux Mint 11 LXDE, GNOME 3 Live, Linux Mint Debian 201108 RC, Puppy Linux 5.2.8 and BackTrack 5 R1. In other news: Mozilla released the highly anticipated Thunderbird 6.0 mail client for Linux operating systems; Mark Sh..

Read the original post:
Softpedia Linux Weekly, Issue 161

New Gnome2 Fork Available: The Mate Desktop

A lot of people hate Canonical’s Unity desktop, but a lot of people also hate the current state of the GNOME 3.0 Shell too. For those that are still fond of the GNOME 2.x environment, there is a fork of GNOME2 that’s been little talked about up to this point. This fork is called the Mate Desktop Environment.

The Mate Desktop Environment fork of GNOME2 was started by an Arch Linux user back in June, but it hasn’t yet gained too much traction and is mostly just talked about on various forums around the web. It also hasn’t been picked up by any distribution repositories at this point, but there is an AUR repository available for Arch Linux users.  Continue reading New Gnome2 Fork Available: The Mate Desktop

Developer KDE – GNOME Berdebat Soal Penamaan System Settings

Dalam pengembangan Gnome 3.0, beberapa perombakan besar dilakukan. Termasuk penggantian nama (pemberian nama) pusat kendali (Control Panel) Gnome yang diberi nama System Settings. Penamaan ini menimbulkan reaksi keras dari maintainer System Settings KDE. Menurut Ben Cooksley selaku maintainer, menuntut pengembang Gnome yang bertanggungjawab untuk segera mengubah nama tersebut. Nama System Settings sudah dipakai oleh KDE sudah lama, dan jika dipaksakan dipakai pada desktop Gnome, akan berimplikasi besar baik pada para pengguna kedua Desktop ini. Sistem pemaketan tidak akan mau menerima dua aplikasi yang namanya sama. Begitu kilahnya.

Berikut adalah posting Ben Cooksley selaku maintainer System Settings KDE pada milist KDE: Continue reading Developer KDE – GNOME Berdebat Soal Penamaan System Settings

Membuang List Disk Mounted di Desktop Gnome

Salah satu hal yang menggangu saya sewaktu memakai Gnome sebagai desktop window adalah adanya icon-icon drive atau disk yang telah dimounting ke sistem pada desktop. Icon-icon itu serasa menyesaki tampilan desktop yang sesuai selera saya harus bersih.

Untuk menghilangkan icon-icon ini, kita harus mengubah parameter dekstop milik Nautilus dengan menggunakan gconf-editor. Continue reading Membuang List Disk Mounted di Desktop Gnome

GNOME: Fitur Autohide Top Bar

Autohide Top Bar adalah fitur baru GNOME Shell extension yang dibuat oleh om fpmurphy yang bisa digunakan untuk menyembunyikan GNOME Shell Top Bar atau panel secara otomatis dan menyembunyikan Top Bar untuk tampil atau sembunyi (toogle) on-off.

Untuk menginstall ekstensi ini, silakan unduh file installernya, dan ekstrak ke ~/.local/share/gnome-shell/extensions/ kemudian tekan tombol ALT + F2 + enter + R untuk mereload GNOME Shell.

Lihat video demo penggunaan fitur Autohide: Continue reading GNOME: Fitur Autohide Top Bar

Gnome Tweak Tool

If you’ve been following the Gnome Shell development, you probably know that it doesn’t provide a GUI tool to tweak some basic settings like changing the GTK, Gnome Shell theme or icon theme, re-enable the minimize and maximize buttons, and so on.

For this reason, John Stowers has created “Gnome Tweak Tool”, a ‘power user’ application you can use to tweak Gnome 3. But I think this tool will become very popular for any Gnome 3 user and not just power users considering how useful it already is. Read on! Continue reading Gnome Tweak Tool

Elegant Gnome Theme Pack 0.7: Kini dengan Theme Firefox Otomatis

Elegant Gnome Theme Pack, adalah salah satu dari beberapa themes gelap untuk Gnome yang saya suka. Baru-baru ini, EGT menyediakan update terbaru dan kabarnya sudah menyediakan themes untuk firefox secara otomatis.

Secara rinci, berikut adalah fitur baru yang ada sampai ke Elegant Gnome Pack 0.7:

  • Versi theme GTK+ yang baru,
  • Theme Google Chrome dan Extension scrollbar Google Chrome agar cocok dengan GTK+ theme,
  • Icon-icon yang baru dan lebih menarik untuk Dropbox,
  • AwOken icon yang diupdate ke versi 1.1

Disamping fitur baru diatas, beberapa bug juga berhasil diselesaikan dan dimasukkan pada edisi ini, seperti bug terkait GDM2, aplikasi Emesene dan aplikasi infobar yang berjalan dilatar. Continue reading Elegant Gnome Theme Pack 0.7: Kini dengan Theme Firefox Otomatis