Podcast PHP Indonesia – 19 November 2018

Podcast PHP Indonesia untuk tanggal 19 November 2018
– Rilis PHP versi 7.1, 7.2, dan 7.3
– Rilis Laravel 5.7
– Laracon AU 2018 video sudah bisa dilihat gan,
– Tutorial menambahkan MySQL 8 di Laravel Homestead
– Library Pilihan: Gutenberg for Drupal, Reef (form generator), dan LifterLMS (plugin WordPress)

dipersembahkan oleh SistemInformasi.biz (www.sisteminformasi.biz) dan Jalaniaga (www.jalania.ga)

versi Video via Youtube: 

5 Framework PHP Terbaik di Tahun 2018

Framework PHP adalah salah satu tool wajib yang saat ini harus dikuasai oleh para developer web/aplikasi web. Meskipun memiliki kemampuan dan pengetahuan untuk membuat  framework sendiri, namun tidak dapat dipungkiri tidak semua yang kita tulis sendiri itu efektif, kompatibel dan mudah dimengerti orang, apalagi jika soal dokumentasinya. Continue reading 5 Framework PHP Terbaik di Tahun 2018

Podcast PHP Indonesia – 5 Juni 2018

Selamat mendengarkan Podcast PHP Indonesia, untuk tanggal 5 Juni 2018 dengan pembahasan seperti berita-berita:

  • Github yang akhirnya dibeli Microsoft seharga 7.5 juta dollar,
  • Rilis PHP 7.1.18 dan 7.2.6
  • Rilis Symfony Framework 4.1.0
  • Sejumlah tutorial Laravel ciamik dan top
  • Serta Class/Repository/Library Pilihan minggu ini

Plus, apakah Node.JS akan mengalahkan PHP dibeberapa tahun mendatang? Jangan lupa SUBSCRIBE dan LIKE video ini.

************** Baca tulisan/blog saya di http://emka.web.id Ajak kerja saya di http://sisteminformasi.biz atau Beli produk saya di Tokopedia/Bukalapak (search) Jalaniaga

Versi Video (Youtube):

versi Audio (Soundcloud):

 

Cara Mengatasi Error Composer Does Not Allow Connection to Packagist

Singkat saja gan, cara mengatasi error composer yang tidak mau terkoneksi ke packagist.org, atau lebih tepatnya karena settingan composer yang sudah menggunakan koneksi secure SSL, tapi packagist masih ndeprok pake HTTP biasa.

Contoh error seperti ini:


Continue reading Cara Mengatasi Error Composer Does Not Allow Connection to Packagist

Mencoba Iris, Web Framework dengan Golang

Sudah beberapa bulan ini saya kembali mempelajari Golang. Jenuh juga setiap hari menggunakan PHP untuk setiap pekerjaan yang bisa dilakukan. Butuh suasana dan tantangan baru. Hari ini saya mencoba mengutak-atik framework web yang ditulis dengan bahasa Go (Golang, udah ah, tak sebut golang wae…)

Iris, adalah web framework yang dikembangkan oleh om Kataras (Gerasimos Maropoulos) dari Macedonia. Seorang ulet yang membuat banyak sekali package Golang termasuk web framework Iris. Menurut laman repositorinya, Iris saat ini memasuki versi stable 10.5.0 yang baru saja dirilis dua minggu lalu, 24 Maret 2018.

Kenapa Iris?

Continue reading Mencoba Iris, Web Framework dengan Golang

Setup Development 2018, Bagi Saya Gak Zaman Lagi pake XAMPP/Filezilla!

Sudah sejak tahun 2017, saya mulai meninggalkan XAMPP secara total. Mulanya saya beralih menggunakan Vagrant dari Hashicorp, ya semacam wrapper untuk membuat virtual machine di laptop development kita. Kemudian, karena tidak begitu praktis dan bisa boros memori dan storage, akhirnya saya pun pindah ke Docker. Nah, tahun 2018 ini saya murni menggunakan kombinasi keduanya.

IDE

Untuk setup tahun 2018 ini, IDE yang saya pakai adalah Visual Studi Code. Kenapa? karena sudah paket komplet. Sudah ada GUI untuk melakukan pengelolaan repositori berbasis GIT. Sudah ada Terminal bawaan dan banyak Extension yang menarik. Sudah sangat lama saya meninggalkan Komodo IDE, JetBrains atau bahkan Coda.

Semua sudah tergantikan dengan IDE dari Microsoft ini, Visual Studio Code. Extension wajib yang saya install antara lain Autocomplete dan SFTP. Dengan extension SFTP dari Lixinomo, saya bisa Upload langsung file yang saya kerjakan dari local setup saya ke server production dengan sekali klik. (Bye bye Filezilla !!!) Continue reading Setup Development 2018, Bagi Saya Gak Zaman Lagi pake XAMPP/Filezilla!

4 Class PHP untuk Konversi HTML ke DOCX

Salah satu fitur dari berbagai Sistem Informasi yang saya kembangkan adalah output dokumen baik berupa file PDF, Excel maupun Word. Dari sekian lama pencarian Class-class PHP terbaik yang membantu proses export dokumen seperti diatas, khususnya untuk file Word (DOCX), setidaknya ada 4 Class PHP yang layak sampeyan Coba.

PHPWord

PHPWord adalah bagian dari suite PHPOffice, sebuah kumpulan Class PHP yang mampu mengolah dan membaca file-file Microsoft Office. Khusus untuk PHPWord sendiri, sampai versi terbaru (saat tulisan ini terbit) sudah mampu membaca dan menulis berbagai format dokumen Office seperti:

  • Microsoft Office OpenXML (OOXML/OpenXML) seperti *.doc dan *.docx
  • OASIS Open Document Format (ODF)
  • Rich Text Format (RTF)
  • HTML, dan
  • PDF

PHPWord sendiri tidak terlalu tinggi standar kebutuhannya, cukup dengan PHP 5.3.3 ke atas, dan beberapa extension PHP seperti XML Parser, PHP Zip, PHP GD dan XML Writer.

Silakan pantau pengembangan dan dokumentasi dari PHPWord disini: https://github.com/PHPOffice/PHPWord

DOMDocument + XSLTProcessor + ZipArchive

DOMDocument kemudian XSLTProcessor dan ZipArchive adalah kumpulan pustaka bawaan PHP yang bisa digunakan untuk membuat file Word dari template yang ada, tanpa kebutuhan class PHP yang muluk-muluk. Bisa dibilang native solution.

DOMDocument seperti kita tahu adalah class native PHP yang membantu mengelola file HTML. Kemudian XSLTProcessor digunakan untuk mengonversi HTML ke OpenXML dan ZipArchive digunakan untuk kompresi file tersebut kedalam file *.docx.

Untuk mempelajari lebih lanjut, silakan baca dari PHP.net

  • http://php.net/manual/en/class.domdocument.php
  • http://php.net/manual/en/class.xsltprocessor.php
  • http://php.net/manual/en/class.ziparchive.php

PHPDocx

PHPDocx adalah class PHP pengolah file Word dan PDF dengan model delivery sebagai API dan produk komersial. Harga layanannya bervariasi, mulai dari 149 USD (basic) sampai dengan 499 USD.

Membuat dokumen docx, pun semudah dengan mengonversi HTML + CSS ke Word, dan memformat file Word dengan tag-tag selektor HTML/CSS. Solusi yang sangat susah ditemui di class PHP lain.

Banyak solusi-solusi kelas enterprise yang ditawarkan oleh PHPDocx, seperti Merging banyak file docx, search dan replace text, highlight text, delete content, watermarking dan indexer.

Silakan cek http://www.phpdocx.com

dan yang terakhir adalah

VS PHP Word HTML

salah satu class yang memperoleh rating terbaik di PHPClassess.org yang membantu pembuatan file DOCX. Meskipun sangat sederhana, VS PHP sudah sangat cukup untuk membuat file Word dengan mudah. Bahkan dengan editor WYSIWYG HTML seperti TinyMCE dan menyimpannya sebagai file DOCX loh.

Silakan cek di PHP Classes, https://www.phpclasses.org/package/8991-PHP-Create-DOCX-Word-document-dynamically-from-HTML.html

Selamat berpuasa, :p

Definisi ‘Selesai’ nya Sebuah Project

Agile Development sudah jadi salah satu cara hidup dan bekerja sejumlah software house dan developer pada umumnya. Entah menggunakan tool SCRUM, Kanban, Trello dll semuanya tentu menginginkan project ‘selesai’ tepat waktu dan sesuai rencana.

Definisi sebuah project atau sub project itu ‘selesai’ juga harus jelas. Meskipun terkadang tidak jelas, entah karena terpaksa atau karena malas saja. Menurut om Paul M. Jones, salah satu developer dan tokoh kunci beberapa fitur di Zend Framework, mengatakan setidaknya ada 14 kriteria sebuah project dinyatakan ‘Selesai’: Continue reading Definisi ‘Selesai’ nya Sebuah Project

Menuju 500 Juta Download Symfony Framework! (+ Lomba Berhadiah)

Sejak dirilis tanggal 28 Juli 2011, Symfony 2.0 menjadi satu langkah besar pasca dirilis Symfony 1.x dengan perubahan arsitektur framework besar-besaran. Lima tahun kemudian, Symfony menuju ke capaian besar yaitu 500 juta download.

500millionsymfony

Sebuah tulisan resmi di blog Symfony menyampaikan pencapaian itu secara apik dan optimis. Saat tulisan ini diterbitkan, countdown download yang ditampilkan di blog Symfony masih menunjukkan 489 juta download. Hebatnya, 489 juta download ini hanya dihitung berdasarkan countdown instalasi dari Composer.

Continue reading Menuju 500 Juta Download Symfony Framework! (+ Lomba Berhadiah)

Perbedaan tanda Caret (^) dan Tilde (~) di Composer

Ada perbedaan mendasar sebenarnya antara tanda caret (^) dan tanda (~) pada Composer.json? Mungkin agan-agan pernah bertanya begiut.

Salah penggunaan, bisa berakibat salah versi dependensi.

Apa akibat dari salah dependensi versi tersebut? Paling parah adalah apps yang kita buat tidak berjalan lagi.

Tanda ~ (tilde) mempunyai hasil query di Composer sebagai berikut: Continue reading Perbedaan tanda Caret (^) dan Tilde (~) di Composer