Opera 24 Released, Improving H.264 Code, HiDPI Display and More

The Opera developers have released a new version of their Internet browser, bringing some very interesting changes and various improvements.

After the release of Opera for Linux a few weeks ago, the developers have made a quite a few changes to the client and most of the improvements are actually quite important.

“Today, we move the Developer stream to 24.0.1558.3. This time we haven’t added any new features, but we applied a few fixes to those which were presented last time. As the title suggests, we improved H.264 playback, HiDPI-display support and our new method of previewing tabs, among many more fixes,” reads the official changelog.

According to the changelog, a number of OpenSSL errors on non Debian-based distros have been fixed, MP3 and H.264 support has been added, the save button is now disabled for 750ms, support for the 250p scale factor has been added, a crash that occurred in the tab peek when dragging tabs between windows has been fixed, and checkboxes are no longer way too big when using alternative high DPI.

via Softpedia

Perang Browser Kian Sengit Tahun Ini

California – Perang dari para browser kini kian memanas, seraya makin kerasnya persaingan di antara mereka. Seperti apa?

Seperti dikutip dari SFGate, Chrome mengambil posisi puncak browser pada Mei 2012. Kini Chrome menguasai 37% dari pasar browser global, menurut pada firma StatCounter.

Baru-baru ini ketika industri lebih berfokus pada pada aplikasi yang membuat pengalaman di dekstop sama seperti di mobile. Ke arah itulah browser coba mengarah. Continue reading Perang Browser Kian Sengit Tahun Ini

Prefetching Link dengan HTML5

Salah satu ambisi seorang pengembang browser dan pengembang web adalah penjelajahan situs web yang lebih cepat. Beberapa teknik telah diimplementasikan sehari-hari seperti teknik optimasi CSS dan Image, teknik caching lebih lama dengan htaccess, kompresi file javascript, penggunaan CDN dll. Dalam tulisan ini, saya coba memperkenalkan teknik optimasi yang diperkenalkan oleh Firefox terbaru yaitu Link Prefetching.

Apa itu Link Prefetching

Link prefetching is a browser mechanism, which utilizes browser idle time to download or prefetch documents that the user might visit in the near future. A web page provides a set of prefetching hints to the browser, and after the browser is finished loading the page, it begins silently prefetching specified documents and stores them in its cache. When the user visits one of the prefetched documents, it can be served up quickly out of the browser’s cache. — MDC

Singkat kata, Link Prefetching adalah mekanisme browser yang memberdayakan kesiagaan browser untuk mengunduh atau memuat dokumen yang kemungkinan besar akan digunakan/diakses kemudian hari oleh pengguna. Teknik Prefetching Link ini baru tersedia pada HTML5.

Contoh

Contohnya:

<!-- full page -->
<link rel="prefetch" href="http://emka.web.id/articles" />

<!-- just an image -->
<link rel="prefetch" href="http://emka.web.id/images/download.png" />

Prefetching dilakukan dengan tag LINK dan mencantumkan “prefetch” sebagai nilai dari variabel rel dan kemudian URL/Path ke tujuan. Disamping sintaks tersebut, Mozilla juga memperkenalkan attribut rel yang lain yaitu alternate, stylesheet, dan next. Prefetching juga bisa berlaku untuk protokol HTTPS.

Catatan

– prefetching berlaku untuk kasus antar-domain termasuk mengambil cookie dari situs tersebut,
– prefeching cukup merugikan web yang dituju karena relatif tak mempengaruhi statistik pengunjung,
– hanya Firefox yang mendukung teknologi ini.

Mozilla dan Opera menantang Google terkait Open-codec HTML5

Satu minggu setelah Google mengopensourcekan video codec VP8 senilai US$ 124.6 Miliar itu, Mozilla dan Opera dikabarkan telah menghubungi pihak Google untuk dimasukkan dalam spesifikasi rerancang dari HTML5.

Saat ini, HTML5 tidak secara spesifik menyebutkan video codec. Para pengembang Browser sangat bebas untuk memakai codec apapun yang mereka suka. Banyak diantara mereka terpecah antara yang lebih suka codec berpaten seperti H.264 dan codec opensource seperi Ogg Theora. Continue reading Mozilla dan Opera menantang Google terkait Open-codec HTML5

Mozilla Firefox Terbaru di Google Play

Jakarta – Mozilla mengumumkan kehadiran versi baru dari Firefox untuk Android yang kini sudah bisa diunduh di Google Play. Firefox for Android versi anyar ini pun membawa sejumlah peningkatan fitur serta membuatnya lebih cepat dalam mengantarkan user berselancar.

“Kami mendesain ulang Firefox for Android untuk membuat peningkatan luar biasa cepat dan disesuaikan dengan kebutuhan personal dalam penjelajahan mobile,” ujar Mozilla, Rabu (27/6/2012).

User diklaim bakal merasakan adanya improvisasi performa yang membuat Firefox pada ponsel Android menjadi sangat cepat dari waktu memulai, memuat halaman sampai panning dan zooming. Continue reading Mozilla Firefox Terbaru di Google Play

Midori 0.3.0 dirilis + tambah search engine

Versi terbaru dari browser ringan berbasis webkit, Midori 0.3.0 baru saja dirilis. Pada rilis mayor kali ini, Midori menambahkan search engine baru sebagai pilihan, yaitu duckduckgo.com.

Apa itu duckduckgo? duckduckgo pada dasarnya adalah sebuah search engine khusus untuk situs-situs tertentu seperti Wikipedia dengan hasil pencarian dan relevansi yang mumpuni. Yang berbeda dari duckduckgo adalah filosofinya yang menghargai privasi user, dimana jejak pencarian anda tak akan dicatat.

Untuk menginstall Midori di turunan Ubuntu, silakan tambah repo PPA-nya dengan perintah: Continue reading Midori 0.3.0 dirilis + tambah search engine

Update Firefox 3.6 sebelum versi 4.0 datang!

Saat ini mungkin tiap enthusiast dari Firefox sedang berharap secepat mungkin bisa mencicipi versi terbaru dari Firefox, Firefox 4.0 yang memang masih dalam posisi pengembangan. Walaupun sangat intens mengembangkan versi barunya, komunitas dan tim dari Mozilla tak lupa juga untuk melakukan update dan patch ke versi-versi Firefox yang ada. Contohnya, rilis versi patch terbaru dari Firefox 3.6, yaitu Firefox 3.6.7. Continue reading Update Firefox 3.6 sebelum versi 4.0 datang!

Market Share Webbrowser Dunia, April 2010

Sebuah berita baik dari rilis riset tentang market share web browser seluruh dunia sampai April 2010. Terjadi perluasan pasar yang luar biasa untuk beberapa browser. Keseimbangan sempurna yang sebelumnya, IE, Firefox, Chrome dan lainnya masih ditunjukkan di market share bulan lalu itu. Kita lihat saja, apakah Firefox akan mulai tergerus oleh Chrome yang begitu cepat perkembangannya?

Courtesy: Arstechnica.com

10 Peringkat Browser Terkini

Berikut adalah hasil capture data peringkat 10 browser terkini yang mengakses emka.web.id. Dari data berikut dapat disimpulkan peta pasar dari browser di Indonesia (setidaknya dengan sample di emka.web.id), bahwa Firefox, Chrome, Internet Explorer dan Opera.

Tabel Peringkat Browser pengakses emka.web.id

Continue reading 10 Peringkat Browser Terkini

Mozilla Boot2Gecko Siap Jadi Sistem Operasi Smartphone

JAKARTA–Kreator browser Web Firefox menjelaskan mengenai rencananya untuk merilis sebuah OS berbasis-Web murni untuk perangkat mobile, seperti ponsel.

Proyek Mozilla Foundation yang dinamai Boot to Gecko (B2G) akan menyediakan jalan bagaimana aplikasi-aplikasi Web mengakses perangkat keras, tulis Technology Review dalam catatan editornya. Continue reading Mozilla Boot2Gecko Siap Jadi Sistem Operasi Smartphone

Addon Firefox terburuk!

Kita semua tahu, ciri khas dari Mozilla Firefox sebagai sebuah browser adalah kemampuan ekstensibilitasnya yang luar biasa berkat banyaknya addon yang tersedia. Tapi, tak semua addon berpengaruh positif terhadap pengguna firefox selain fungsi dasar yang dibawanya. Banyak pula yang justru merasa dengan adanya addon, firefox yang digunakan semakin lambat dan haus memori.

Berikut adalah daftar addon firefox yang memperlambat kinerja firefox sendiri: Continue reading Addon Firefox terburuk!

Bagaimana Menginstall Safari di Linux?

Edisi web browser Safari untuk Linux sampai saat ini (dan selamanya, mungkin) tidak akan disediakan oleh Apple. Satu-satunya trik yang bisa digunakan untuk menginstall Safari di Linux kali ini cuma lewat emulasi Wine. Penasaran? berikut caranya:

Bagaimana Menginstall web browser Safari di Linux?

  1. Download dan install Wine Emulator di sistem linux anda. Gunakan terminal dan install dengan perintah sudo apt-get install wine.
  2. Dengan winetricks, installah komponen corefonts dan flash cukup dengan perintah di terminal winetricks corefonts flash
  3. Download versi terbaru dari Safari di http://www.apple.com/safari/download/. Ingat, download hanya Safari, bukan Safari dengan QuickTime.
  4. Klik kanan file hasil unduhan tersebut, dan pilih Open With Wine Windows Program Loader
  5. Jika program installer Safari telah berjalan, pastikan klik Next dan unclik (hilangkan tanda cek) dari pilihan Install Bonjour for Windows dan Automatically update Safari and other Apple Software.
  6. Setelah program installer selesai, jalankan program Safari. Kebanyakan akan mengalami error pada pertama kali dijalankan, namun untuk kedua kali dan seterusnya tidak. Continue reading Bagaimana Menginstall Safari di Linux?