Tutorial Windows: Akses Partisi Ext4 dan Ext3 Linux

Bagi pengguna linux yang masih melakukan metode dual-boot Windows-Linux, tentunya metode sharing file antara linux-windows menjadi sangat berguna.

Bagi saya misalnya, partisi khusus data telah saya pisah dari partisi sistem baik untuk sistem windows dan sistem linux, sehingga keduanya bisa menggunakan data sumber yang sama. Berbagai distro modern dewasa ini sudah mendukung akses file FAT32 dan NTFS milik Windows, namun beda halnya bagi Windows, secara native akses ke file sistem milik Linux masih belum (tidak akan) didukung. Continue reading Tutorial Windows: Akses Partisi Ext4 dan Ext3 Linux

Tutorial PHP: Membuat Web Pemutar Video dengan FlowPlayer

Sekilas tentang FlowPlayer

FlowPlayer adalah sebuah video player berbasis web. Teknologi yang digunakan adalah player berbasis Shockwave Flash (milik Adobe) dan sebuah JavaScript. FlowPlayer digunakan untuk melakukan streaming video pada suatu halaman web. FlowPlayer dilepas dengan lisensi GPL 3+ dan tersedia dalam dua versi, versi OpenSource yang gratis dan versi Commercial yang dapat dikustomasi dan dibranding ulang.

Download FlowPlayer

Silakan download FlowPlayer terbaru di situs resminya: http://www.flowplayer.org/ atau via link berikut: Klik Disini

Membuat Web Video Player dengan FlowPlayer

Tujuan praktik kita kali ini adalah membuat sebuah halaman web mampu melakukan streaming video dengan bantuan FlowPlayer. Video yang akan digunakan berupa video flash (FLV). Untuk itu, download dulu FlowPlayer dari tautan diatas, ekstrak dengan WinZIP/WinRAR dsb. Continue reading Tutorial PHP: Membuat Web Pemutar Video dengan FlowPlayer

Tutorial CSS: Membuat Paragraf Rata Kanan-Kiri

Untuk membuat sebuah teks tampil rata kanan-kiri (justify) silakan gunakan property text-align, contoh:

div { text-align: justify; text-justify: newspaper }
<div style=”text-align: justify; text-justify: newspaper”>This is “Newspaper” justified content</div>

Contoh mode justify yang lain: Continue reading Tutorial CSS: Membuat Paragraf Rata Kanan-Kiri

Tutorial WordPress: Menampilkan Daftar Tags

Sampai saat ini belum ada fungsi wp_list_tags, yang saya perkirakan telah ada untuk mendapatkan daftar atau list tags yang pernah dibuat pada blog berbasis WordPress. Kalau belum ada, kita buat.. 😀

Berikut solusi menampilkan daftar tags yang saya tawarkan:

<?php
$tags = get_tags( array('orderby' => 'count', 'order' => 'DESC','number'=>'25') );
echo '<ul>';
foreach ( (array) $tags as $tag ) {
echo '<li><a href="' . get_tag_link ($tag->term_id) . '" rel="tag">' . $tag->name . ' (' . $tag->count . ') </a></li>';
}
echo '</ul>';
?>

Continue reading Tutorial WordPress: Menampilkan Daftar Tags

Tutorial PHP: Pembuatan Situs Short URL (Pemendek URL)

URL Shortening atau layanan pemendek URL (link) adalah layanan yang memberikan sebuah link pendek dari suatu halaman web atau aplikasi web. Pertama kali dipopulerkan pada tahun 2001, dan mulai tersedia ke publik luas pertama kali oleh TinyURL pada tahun 2002. Sekarang telah lebih dari 100 macam penyedia terekspos ke publik, dan kepopulerannya kembali terangkat dengan hadirnya bit.ly pada tahun 2009 dan segera menjadi pemain utama.

Layanan pemendek URL ini sangat populer digunakan sebagai penghemat jumlah karakter pada layanan SMS atau social networking yang membatasi jumlah karakter seperti Twitter.

Belajar Membuat URL Shortening dengan PHP

Untuk membuat URL Shortening, kita dapat memanfaatkan class PHP berikut: Continue reading Tutorial PHP: Pembuatan Situs Short URL (Pemendek URL)

Tutorial PHP: Adopsi Fitur Shortcode WordPress

WordPress sebagai sebuah platform blogging sudah sangat teruji kehandalannya dalam menangani lebih dari 19 juta blog di wordpress.com dan jutaan blog lainnya yang berbasis WordPress. Sebagai sebuah framework pemrograman, WordPress telah menjadi inspirasi beberapa program lainnya seperti BuddyPress, bbPress, Gravatar, dll. WordPress sendiri sebelum jauh berkembang seperti ini memang diilhami besar oleh sourcecode b2evolution yang kemudian diperas dan dirombak ulang menjadi framework dasar BackPress (http://backpress.org/).

Salah satu fitur unggulan dari platform blogging WordPress adalah kemampuan perluasan yang luar biasa dengan Plugin dan kemampuan handling dengan shortcode, filter, dll. Akan kita bahas tentang API Shortcode WordPress kali ini.

Source code API WordPress bisa anda dapatkan di masing-masing source code blog anda di folder /wp-includes/shortcodes.php. Untuk dapat digunakan diluar platform WordPress, tuju ke baris terakhir file shortcodes.php dan buang source add_filter('the_content', 'do_shortcode', 11); // AFTER wpautop().

Untuk menambahkan shortcode baru dari sebuah fungsi, gunakan pola:
add_shortcode($tag_shortcode,$namafungsi_shortcode);

Fungsi yang diwakili shortcode harus ada (exists).

Selanjutnya siapkan satu buah file PHP, misalnya index.php dan coba serangkaian snippet berikut: Continue reading Tutorial PHP: Adopsi Fitur Shortcode WordPress

Tutorial PHP: Teknik Kompresi File CSS

CSS adalah salah satu komponen wajib yang sekarang dipakai dibanyak website bertampilan modern bukan sekadar tulisan sederhana. CSS sebuah halaman web itu bisa dibenamkan langsung pada file PHP/html ataupun diload sebagai sebuah dokumen lain.

Sebagai lanjutan teknik mempercepat loading website kemarin, kini anda bisa melakukan kompresi pula pada file CSS. ada dua metode, 1) dengan CSS compressor, dan 2) mengubah CSS sebagai PHP dan kompresi ob_gzhandler. Continue reading Tutorial PHP: Teknik Kompresi File CSS

Tutorial PHP: Percepat Loading Web dengan Kompresi File PHP

Keunggulan penggunakan PHP adalah Anda dapat mengkompres file PHP Anda, sehingga dapat membuat waktu untuk menampilkan website menjadi lebih cepat karena kapasitas file yang diunduh menjadi lebih kecil. Ada beberapa cara untuk melakukan ini, antara lain dengan metode kompresi ob_gzhandler.

Cara menggunakannya adalah dengan menyisipkan kode berikut pada bagian atas setiap halaman : Continue reading Tutorial PHP: Percepat Loading Web dengan Kompresi File PHP

Tutorial PHP: Parsing Data Kunjungan Situs dari AWStats Log

Menurut WikiPedia:

A unique visitor is a statistic describing a unit of traffic to a website, counting each visitor only once in the time frame of the report. This statistic is relevant to site publishers and advertisers as a measure of a site’s true audience size, equivalent to the term “Reach” used in other media.

artinya, Unique Visitor atau pengunjung khas adalah statistik yang menunjukkan trafik kunjungan sebuah website, dimana penghitungan dilakukan untuk tiap pengunjung pada satu kerangka waktu. Sedangkan AWStats sendiri merupakan salah satu software pencatat aktivitas situs / logging yang popular digunakan diberbagai mesin hosting web dewasa ini. Yang akan dibahas disini adalah bagaimana caranya mendapatkan statisktik pengunjung dari AWStats dengan PHP.

Source code

Pada dasarnya apa yang akan kita lakukan sangatlah sederhana. Skrip akan membuka url log awstats sebuah situs dengan username dan password tertentu. Halaman log tersebut akan dibuffer dan di pecah-pecah (parsing) kemudian ditampilkan ulang. Sourcecode berikut akan menampilkan jumlah unique visitors per bulan pada tahun ini dengan username, password dan URL yang sudah ditentukan terlebih dulu. Berikut sourcecodenya: Continue reading Tutorial PHP: Parsing Data Kunjungan Situs dari AWStats Log

Tutorial PHP: Membuat Client Twitter dengan Dabr

Pendahuluan

Twitter sebagai salah satu jejaring sosial raksasa didunia, memberikan akses yang luas kepada para penggunanya. Salah satu kunci suksesnya twitter adalah banyaknya jenis twitter client yang tersedia. Dari twitter client yang bawaan asli (www.twitter.com) sampai buatan para vendor handphone, tablet, PC, dan web-based. Dengan banyaknya varian client itulah, pengguna lebih mudah bercuap-cuap dan berinteraksi via twitter.

Untuk memudahkan pengembang aplikasi client untuk twitter, pihak pengembang Twitter menyediakan sejumlah API yang dapat digunakan cuma-cuma dengan lisensi dan peraturan tersendiri. API Twitter ini selanjutnya oleh para pengembang aplikasi dapat dibenamkan pada aplikasi buatannya, entah itu berbasis bahasa pemrograman apapun atau pada platform perangkat keras apapun.

Pada artikel kali ini, saya akan membahas bagaimana cara pembuatan client Twitter berbasis web. Kenapa berbasis web? karena dengan basis ini, kita bisa menciptakan layanan kreatif bertwitter tanpa terjebak pada fitur-fitur web twitter yang ada, misalnya fitur retweet penuh, retweet murni, pencarian hastagh, penelusuran lokasi dll. Dengan basis web, kita juga diuntungkan karena aplikasi buatan kita akan dapat dinikmati dengan mudah oleh berbagai macam pengguna, mulai dari yang berbasis browser WAP bawaan handphone, Opera Mini, Bolt, UCWeb, Blackberry, iPhone, iPad dll. Basis web juga memungkinkan kita memiliki kekuasaan penuh mengenai pengelolaan fitur dan server, karena yang memegang dan mengembangkan adalah kita sendiri. Continue reading Tutorial PHP: Membuat Client Twitter dengan Dabr

Tutorial PHP: Pembuatan Captcha dengan Font & Sudut Tertentu

CAPTCHA atau Captcha adalah suatu bentuk uji tantangan-tanggapan (challange-response test) yang digunakan dalam perkomputeran untuk memastikan bahwa jawaban tidak dihasilkan oleh suatu komputer. Proses ini biasanya melibatkan suatu komputer (server) yang meminta seorang pengguna untuk menyelesaikan suatu uji sederhana yang dapat dihasilkan dan dinilai oleh komputer tersebut. Karena komputer lain tidak dapat memecahkan CAPTCHA, pengguna manapun yang dapat memberikan jawaban yang benar akan dianggap sebagai manusia. Oleh sebab itu, uji ini kadang disebut sebagai uji Turing balik, karena dikelola oleh mesin dan ditujukan untuk manusia, kebalikan dari uji Turing standar yang biasanya dikelola oleh manusia dan ditujukan untuk suatu mesin. CAPTCHA umumnya menggunakan huruf dan angka dari citra terdistorsi yang muncul di layar.

Kali ini kita akan belajar membuat captcha dengan class SimpleCaptcha yang dibuat oleh Ver Pangonilo. Source code dari simplecaptcha ini sbb: Continue reading Tutorial PHP: Pembuatan Captcha dengan Font & Sudut Tertentu

Tutorial PHP: Format SMS Panjang Pada Gammu

Dua minggu terakhir ini saya intens belajar lagi tentang Gammu, mempersiapkan project *gelap* untuk dunia pendidikan Indonesia (mengusir penat dan pendulum kerja yang tak tentu masa depannya). Pada artikel tentang PHP ini, kita akan mencoba menginjeksikan format SMS panjang ke Inbox Gammu, kemudian biarkan Gammu yang melanjutkan.

Class PHP untuk melakukan hal ini sudah diposting oleh om Ikhsan dari FTIK USM di PHPClasses. Berikut sourcecode class-nya: Continue reading Tutorial PHP: Format SMS Panjang Pada Gammu

Tutorial PHP: Pembuatan Modul Pencatat Aktivitas User

Pencatatan aktivitas sistem bagi script/software kita sangat diperlukan untuk mengetahui apapun informasi dari tiap eksekusi skrip PHP yang telah dibuat. Pencatatan atau Logging ini terutama sangat perlu untuk aplikasi Sistem Informasi. Beberapa sistem informasi yang pernah saya kerjakan misalnya melakukan pencatatan tiap aksi yang dilakukan oleh pengguna sehingga mudah dilacak apa saja yang mereka lakukan dan mereka dapatkan.

Ada beberapa teknik yang bisa digunakan, antara lain: pencatatan aksi ke database, dan pencatatan aksi ke file log. Sudah tentu pencatatan aksi ke database adalah teknik yang paling mudah dilakukan dan dikelola. Untuk menambah catatan, tinggal melakukan query insert ke SQL, dan untuk membacanya tinggal gunakan query select. Dari pengalaman saya, teknik ini punya kekurangan besar yaitu pemborosan trafik akses database dan storage database (bisa jutaan baris per bulan). Untuk sebuah sistem informasi akademik misalnya, pada hari-hari sibuk, ratusan aksi bisa dicatat pada database dan sibuknya bisa memaksa engine database bekerja keras. Continue reading Tutorial PHP: Pembuatan Modul Pencatat Aktivitas User

Tutorial PHP: Cara Menyimpan Data sebagai Object

Sebagai pengguna WordPress, saya tahu bahwa hampir semua data yang diolah oleh script-script WordPress diproses sebagai sebuah Object daripada sebuah Array. Kecepatan adalah salah satu hal yang dipertimbangkan dalam penggunaan metode ini. (Mengenai apa perbedaan, keuntungan-kelemahan Object dan Array silakan pelajari kembali konsep OOP). Pada WordPress, khususnya data yang berasal dari database diolah menggunakan class WP-DB yang dikembangkan dari ezSQL.

Tak perlu mencontek habis gaya WordPress, kita juga bisa menggunakan Object untuk menyimpan data dengan class yang sudah native didukung di PHP yaitu stdClass. Contohnya: Continue reading Tutorial PHP: Cara Menyimpan Data sebagai Object

Tutorial Linux: Searching File dari Shell/Terminal

Mencari file di Linux merupakan pekerjaan yang gampang jika anda menggunakan tool-tool yang sudah ada dan berbasis GUI, hampir semua File Manager (contoh: Nautilus, Dolphin, Thunar, PCManFM dll) sudah mempunyai fitur pencarian berkas. Namun bagaimana halnya jika anda bekerja di server dg tanpa GUI dan cukup dengan akses SSH Shell?

Ada beberapa command bawaan yang bisa kita gunakan diarea Terminal/Konsole untuk mencari berkas:

whereis

whereis khusus digunakan untuk mencari file binary, source dan manual page. penggunaanya cukup dengan perintah whereis namaprogram Continue reading Tutorial Linux: Searching File dari Shell/Terminal

Tutorial Linux: Mencari Command Yang Paling Sering Dipakai

Saya termasuk pengguna linux yang cukup sering memakai shell baik via Terminal maupun Konsole. Apakah anda juga? Nah, berikut adalah perintah-perintah (command) yang paling sering saya gunakan di shell Linux:

57 clear
49 sudo
32 cd
25 ls
13 youtube-dl
10 VBoxManage
7 ./winetricks

Tutorial Shell Script: Penggunaan dos2unix di Cygwin

Kenapa shell script yang kita tulis bisa tidak berjalan dengan baik di Cygwin? Hal itu akan membuat pusing berat jika ternyata bila dijalankan di lingkungan Linux/*Nix bisa berjalan dengan baik. Ada baiknya selain mengecek ulang syntaks shell script kita, juga harus diperhatikan perbedaan lingkungan antara *Nix dan Windows pada umumnya. Perbedaan yang saya maksud adalah Line Terminator yang berbeda antara *Nix dan Windows. Jika windows membuat terminator dengan CF dan LF, maka *Nix hanya butuh CF saja. Continue reading Tutorial Shell Script: Penggunaan dos2unix di Cygwin

Tutorial PHP: Memecah Array

Memecah array menjadi beberapa bagian di PHP memang agak merepotkan, karena belum didukung secara native oleh PHP. Solusi yang biasa saya gunakan adalah melakukan pemecahan dengan fungsi berikut:

function array_split($array, $pieces=2) 
{   
    if ($pieces < 2) 
        return array($array); 
    $newCount = ceil(count($array)/$pieces); 
    $a = array_slice($array, 0, $newCount); 
    $b = array_split(array_slice($array, $newCount), $pieces-1); 
    return array_merge(array($a),$b); 
}

Dan untuk menggunakannya, sebagaimana contoh berikut: Continue reading Tutorial PHP: Memecah Array