Top Things After Installing OpenMandriva 2013

This is my top thing to do after installing OpenMandriva 2013:

1. Update your media/repository
To enable installing new software you must update and enabling the media/repository. You can do this by two way:
a. with OpenMandriva Control Center (Drakconf) -> Software Management -> Configure Media sources for install and update. Click Add button and wait for system to download all default source.

b. by Command with URPMI
Open Konsole/Terminal and login as root:

su
urpmi.addmedia --distrib --mirrorlist 'http://downloads.openmandriva.org/mirrors/openmandriva.2013.0.ARCH.list'
urpmi --auto-update

change the ARCH value with i586 or x86_64 that suites your gear.

2. Install Chromium Browser
To install Chromium Browser, just type this in terminal (as root):

urpmi chromium-browser

3. Install Flash Player
to install Flash Player, download first the Adobe Flash Player form Adobe website:

http://linuxdownload.adobe.com/adobe-release/adobe-release-ARCH-1.0-1.noarch.rpm

change the ARCH with i586 or x86_64 that suite your gear.

Install it with urpmi:

urpmi adobe-release-x86_64-1.0-1.noarch.rpm

4. Install dirty codecs
this is probably not suite with your opensource mind, but I’m usually do this:

urpmi gstreamer0.10-plugins-bad gstreamer0.10-rtmp gstreamer0.10-flac

5. Install Java

urpmi java-1.7.0-openjdk

this is openJDK spin, for official Oracle releases, please download from their site.

6. Install another window manager
probably you’re not one of KDE guys, but you still can use OpenMandriva with another WM. Install another WM with this command:

urpmi task-gnome or urpmi task-gnome-minimal
urpmi task-xfce or urpmi task-xfce-minimal
urpmi task-e17 or urpmi task-e17-minimal
urpmi task-lxde

7. Install another bittorrent client
you can choose the following client that available on OpenMandriva repo:

 urpmi transmission-qt4
 urpmi transmission-gtk (for gtk interfaces)
 

8. Installing another IM client
you can install another IM like Pidgin or Telepathy (beside Kopete) with URPMI:

urpmi pidgin
urpmi telepathy-kde-accounts-kcm​

Tutorial Linux: Update Fedora 18 ke Fedora 19 dengan FedUp

FedUp (Fedora Updater) adalah aplikasi bawaan dari project Fedora yang digunakan untuk mengupdate sistem secara gradual ke versi terbaru dari Fedora.

Berikut adalah tutorial update Fedora 18 ke Fedora 19 dengan FedUp.

1. Buka terminal
2. Login sebagai root: Continue reading Tutorial Linux: Update Fedora 18 ke Fedora 19 dengan FedUp

Tutorial Windows: Akses Partisi Ext4 dan Ext3 Linux

Bagi pengguna linux yang masih melakukan metode dual-boot Windows-Linux, tentunya metode sharing file antara linux-windows menjadi sangat berguna.

Bagi saya misalnya, partisi khusus data telah saya pisah dari partisi sistem baik untuk sistem windows dan sistem linux, sehingga keduanya bisa menggunakan data sumber yang sama. Berbagai distro modern dewasa ini sudah mendukung akses file FAT32 dan NTFS milik Windows, namun beda halnya bagi Windows, secara native akses ke file sistem milik Linux masih belum (tidak akan) didukung. Continue reading Tutorial Windows: Akses Partisi Ext4 dan Ext3 Linux

Tutorial Linux: Searching File dari Shell/Terminal

Mencari file di Linux merupakan pekerjaan yang gampang jika anda menggunakan tool-tool yang sudah ada dan berbasis GUI, hampir semua File Manager (contoh: Nautilus, Dolphin, Thunar, PCManFM dll) sudah mempunyai fitur pencarian berkas. Namun bagaimana halnya jika anda bekerja di server dg tanpa GUI dan cukup dengan akses SSH Shell?

Ada beberapa command bawaan yang bisa kita gunakan diarea Terminal/Konsole untuk mencari berkas:

whereis

whereis khusus digunakan untuk mencari file binary, source dan manual page. penggunaanya cukup dengan perintah whereis namaprogram Continue reading Tutorial Linux: Searching File dari Shell/Terminal

Tutorial Linux: Mencari Command Yang Paling Sering Dipakai

Saya termasuk pengguna linux yang cukup sering memakai shell baik via Terminal maupun Konsole. Apakah anda juga? Nah, berikut adalah perintah-perintah (command) yang paling sering saya gunakan di shell Linux:

57 clear
49 sudo
32 cd
25 ls
13 youtube-dl
10 VBoxManage
7 ./winetricks

Tutorial Linux: Remastering Mandriva dengan Tool Draklive

Sebagai orang yang pernah berada didalam project PriOS (http://prios.wordpress.com), naluri untuk menghidupkan kembali OS remastering PCLinuxOS itu memang cukup membara dibenak saya. Sibuk, dan juga ada masalah pada komunitas PCLinuxOS sendiri sehingga muncul saingannya, Unity Linux juga membuat saya tambah gamang.

Sementara OS yang sering dan saya gemari dalam pemakaiannya, Mandriva, terbilang cukup pelik diturunkan ke varian baru. Dari mulai memakai trik yang digunakan MCN Live atau menggunakan core Unity yang masih mandriva-based banget itu. Namun, totalitas belajar harus terus dilestarikan. Putuskan saat itu saya belajar tentang Draklive (sampe sekarang belum mudeng betul).

Sumber belajar tentang tool ini dapat anda temukan di http://wiki.mandriva.com/en/draklive. Walaupun terkesan terlalu ringkas dan tak up-to-date, tapi masih bisa diimplementasikan pada versi Cooker (2011.0) ataupun stable sekarang (2010.1 Spring).

Draklive adalah tool remastering atau mastering berbagai paket produk Mandriva yang resmi dipakai sejak era Mandriva Move berakhir. Tool ini menggantikan keberadaan Mandriva Move tool, mklivecd, linux-live dll.

Filosofi dari Draklive sendiri sederhana, mencoba memberikan sebuah distribusi live yang sangat mendekati produk yang dibuat resmi oleh mandriva. Semua hal yang diperlukan untuk membentuk sistem nyaris mendekati asli itu ditaruh pada bagian initrd script.

Fitur Draklive

  • membuat Live CD,
  • membuat live USB,
  • mudah dites via NFS/Jaringan,
  • menggunakan tool Mandriva Installer untuk menginstalasi ke PC,
  • full write/read ke sistem dengan unionfs,
  • deteksi hardware otomatis dengan harddrake,
  • dan kode struktur yang mudah di oprek.

Continue reading Tutorial Linux: Remastering Mandriva dengan Tool Draklive