Membuat Aplikasi CLI/Console dengan PHP

Bagi yang pernah tahu Laravel, Symphony, Yii atau framework besar lain yang memiliki fitur interaksi di console (terminal/command line), mungkin pernah bertanya, bisakah kita memiliki fitur tersebut tanpa memakai framework-framework diatas?

Bisa dong. Salah satu library PHP yang bisa kita gunakan untuk membuat aplikasi CLI (command line interface) yaitu Garden-CLI dari om Vanilla https://github.com/vanilla/garden-cli

Cara Instalasi

Instalasi dengan mudah ke aplikasi existing kita, dengan Composer:

composer require vanilla/garden-cli

Contoh Penggunaan

Contoh penggunaan Garden-CLI antara lain: Continue reading Membuat Aplikasi CLI/Console dengan PHP

Cepat Membuat Dashboard Reporting dengan KoolReport

Bingung harus menentukan framework dan stack teknologi yang tepat untuk membuat Dashboard Reporting ataupun rekap-rekap data yang berasal dari banyak data (multiple-source data)? Silakan pakai KoolReport.

Apa itu KoolReport?

KoolReport ini boleh dibilang sebagai framework khusus untuk Reporting Data dan Reporting Delivery. Tidak hanya menyediakan tool untuk mengatur proses data secara umum, KoolReport juga menyediakan tool untuk melakukan visualisasi data dengan apik dan mudah. Continue reading Cepat Membuat Dashboard Reporting dengan KoolReport

Tutorial PHP7: Membuat Dashboard Admin (Part 1)

Tutorial kali ini kita akan membuat dashboard admin yang ditujukan untuk PHP versi 7 ke atas, dan didesain dari awal sebagai aplikasi Modular yang siap untuk menggunakan teknologi-teknologi kekinian, seperti Docker Container, Microservices dll.

Pada tutorial kali ini, kita akan menggunakan framework PHP independen buatan anak Indonesia, yaitu Panada Framework 2.0.

Membuat Project

Untuk membuat project, pastikan sudah mempunyai composer di sistem.

composer create-project panada/app --prefer-dist --stability=dev namaproject

akan tercipta folder dan file-file pada folder namaproject:

untuk menjalankan server, kita gunakan internal server PHP 7 dengan sintaks:

php -S localhost:8000 -t namaproject/public

dan silakan buka URL http://localhost:8000 di browser kamu, akan tampil

Selamat berjumpa di part selanjutnya.

Cara Install PHP 7.3 di Ubuntu 18.04/18.10

PHP 7.3, versi stable terbaru dari PHP baru saja dirilis minggu kemarin (6 Desember 2018) gan, dan sambutannya sangat positif. Banyak yang mereviu dan melakukan benchmark yang hasilnya sangat positif, bahkan diklaim kecepatan eksekusi framework dan aplikasi PHP mereka berkali-kali lipat dibanding sebelumnya.

Kita gunakan repo PPA yang dibuat oleh om Ondrej Surry. Tersedia untuk edisi Ubuntu 14.04, 16.04, 18.04, dan 18.10 Dengan cara install yang mudah

sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php
sudo apt update

kemudian install dengan perintah:

sudo apt install php7.3

atau sesuai kebutuhan seperti

sudo apt install php7.3-cli php7.3-fpm php7.3-bcmath php7.3-curl php7.3-gd php7.3-intl php7.3-json php7.3-mbstring php7.3-mysql php7.3-opcache php7.3-sqlite3 php7.3-xml php7.3-zip

Mengenal PSALM, Tool Analisis Error Script PHP yang Keren!

Sebagai developer PHP, kadang perkara sekecil mengetahui error warning atau error notice di script PHP yang kita bikin, itu bisa terlewat begitu saja. Sehingga biasanya meninggalkan bom waktu untuk jauh-jauh hari di masa depan, ketemu dengan bug yang aneh dan terlupakan ūüėÄ

Makanya, sebelum merilis script PHP kita ke tahapan berikutnya, sebaiknya dianalisis dulu. Baik itu menggunakan Unit Testing dengan PHPUnit, ataupun menganalisis kecil-kecilan dengan tool analisis statis. Dalam tutorial ini, kita akan menggunakan tool bikinan Vimeo, yaitu PSALM.

PSALM adalah tool analisis statis untuk PHP. PSALM mampu menjelajah jauh dan mengetahui error remeh-temeh para developer PHP seperti null reference maupun variable yang typo (salah tulis).

Instalasi

Untuk instalasi dari PSALM sendiri sudah mendukung composer gan. Silakan install dengan perintah:

composer require --dev vimeo/psalm

Kemudian langkah keduanya melakukan konfigurasi dengan perintah:

./vendor/bin/psalm --init [folder_source_code_yg_akan_dianalisis] [level]

dimana perintah tersebut akan melakukan analisis ke folder folder_source_code_yg_akan_dianalisis dengan level analisis dari 1-8 (tergantung settingan)

lebih jelasnya silakan simak video berikut gan:

Cara Menambahkan Watermark di File Gambar/PDF dengan PHP Watermark





Pada tutorial kali ini kita akan menambahkan watermark berupa teks atau gambar pada file Gambar ataupun file PDF yang kita miliki di server dengan PHP. Untuk library yang kita gunakan kali ini adalah library dari AjaxRay, yaitu PHP Watermark.

Implementasinya sih seperti watermark nama/nomor induk di foto pegawai/mahasiswa/siswa, atau menambahkan watermark ‘LUNAS’ pada PDF kuitansi pembayaran. Continue reading Cara Menambahkan Watermark di File Gambar/PDF dengan PHP Watermark



Cara Membuat Visitor Counter di Laravel dengan Laravel Visits





Pada tutorial kali ini kita akan membuat counter pengunjung website yang menggunakan Laravel sebagai framework CMS-nya. Library yang kita gunakan adalah Laravel Visits yang dibuat oleh awssat, di Github. Laravel Visits menyimpan statistik yang diolah dan direkamnya pada database Redis. Jadi wajib server sampeyan sudah terpasang Redis.

Untuk fitur dari Laravel Visits ini antara lain:

  • model item yang bisa disesuaikan dengan kunjungan yang direkam menggunakan tag-tag khusus
  • tidak terbatas pada satu model counter,
  • rekam per visitor dan tidak melulu menggunakan deteksi ip address

Instalasi

Untuk instalasinya sendiri, sudah mendukung penggunaan Composer. Jadi tinggal ketik saja perintah

composer require awssat/laravel-visits

Konfigurasi Database Redis

Bagi yang sudah biasa konfigurasi Redis, silakan dilewati saja gan. Sampeyan terusin baca yang lain saja.

Buka file config/database.php. Disana ada satu bagian khusus untuk konfigurasi Redis. Nah, otak-atik disitu saja, sesuaikan dengan konfigurasi masing-masing.

'redis' => [

    'client' => 'predis',

    'default' => [
        'host' => env('REDIS_HOST', 'localhost'),
        'password' => env('REDIS_PASSWORD', null),
        'port' => env('REDIS_PORT', 6379),
        'database' => 0,
    ],

],

tambahkan koneksi Redis baru:

'laravel-visits' => [
            'host' => env('REDIS_HOST', '127.0.0.1'),
            'password' => env('REDIS_PASSWORD', null),
            'port' => env('REDIS_PORT', 6379),
            'database' => 3, // anything from 1 to 15, except 0 (or what is set in default)
        ],

Simpan.

Buka file config/visits.php. Dan sesuaikan koneksinya:

'connection' => 'default'

Penggunaan

Untuk penggunaanya, Laravel Visits sudah menyediakan helper function yang bisa kita panggil di View maupun di Controller.

Contohnya:

visits($model)->{method}()

dimana $model adalah model menggunakan Eloquent dalam project sampeyan, dan
{method} adalah method yang didukung oleh Library ini. Misalnya Increment, Decrement, tambah lebih satu (dll).

Contohnya:

visits($post)->increment(); // tambah visit counter 1 kali
#
visits($post)->increment(10); // tambah visit counter 10 kali
#
visits($post)->decrement(); // kurangi visit counter 1 kali
#
visits($post)->decrement(4); // kurangi visit counter 4 kali
#
visits($post)->seconds(30)->increment() // tambah visit counter 1 kali tiap 30 detik

Referensi lebih lanjut, silakan sampeyan baca-baca disini: https://github.com/awssat/laravel-visits



Cara Install Ekstensi PHP Oracle di XAMPP Windows





Tidak dapat dipungkiri, Oracle DB sampai saat ini masih menjadi salah satu solusi database enterprise. Untuk developer pemula, khususnya yang masih menggunakan XAMPP dan Windows, tutorial berikut mungkin berguna bagi kamu sekalian yang ingin menginstall Ekstensi Oracle DB untuk PHP.

Untuk memastikan tidak salah download ekstensi PHP yang cocok, silakan jalankan XAMPP dulu. Dan buka halaman dashboard XAMPP/Versi PHP. Perhatikan item dalam kotak merah berikut:

Jadi, arsitektur komputer yang saya contohkan adalah X86 dengan Thread Safety. Maka, cari dan download ekstensi PHP juga yang x86 dan enabled TS (Thread Safety).

Download ekstensi Oracle DB untuk PHP x86 dari PECL https://pecl.php.net/package/oci8. Pilih yang sesuai dengan konfigurasi komputer dan versi PHP yang dipakai.

Kemudian ekstrak file DLL hasil download dari link diatas ke folder ekstensi PHP, misalnya D:\xampp\php\ext. Kita akan menggunakan file php_oci8_12c.dll yang baru dari folder ekstensi tersebut. Jadi edit dulu file php.ini yang digunakan XAMPP. Biasanya letaknya di D:\xampp\php\php.ini. Edit saja dengan notepad

Kemudian tulis:

extension=oci8_12c

sehingga ekstensi PHP oci8_12c dipakai oleh XAMPP.

Langkah Kedua

Untuk memastikan PHP bisa berkomunikasi dengan database Oracle, silakan install Basic Client Package Oracle yang bisa didownload dari sini: http://www.oracle.com/technetwork/database/database-technologies/instant-client/downloads/index.html

Ekstrak file dari hasil download tersebut, misalnya hasilnya jadi folder di D:\oracle\instantclient_12_2.

Setelah itu tambah entri PATH di sistem windows, caranya klik kanan My Computer di Explorer. Pilih System -> Advanced System Settings -> Advanced -> Environment Variables -> System Variables. Pilih PATH. Tambahkan path ke folder instant_client diatas.

Sampai dilangkah ini, restart XAMPP dan buka kembali versi PHP. Harusnya Oracle DB sudah ada di salah satu entri phpinfo.

Fahimtum?



Bermain-main dengan GD Library di PHP Menggunakan Imageutil





Apa sih GD Library? atau GD Graphics Library adalah pustaka aplikasi grafis buatan om Thomas Boutell dkk untuk memanipulasi gambar/images. Dibuat pertama kali pada tahun 1994, haha, 24 tahun yang lalu!

Dalam artikel ini kita akan mengoptimalkan penggunaan pustaka GD ini menggunakan bahasa PHP, lewat class ImageUtil by JG. Wajib hukumnya sudah terpasang ekstensi php-gd di sistem. Dan.

Memasang ImageUtil

Class ImageUtil bisa didapat di laman Github, https://github.com/byjg/imageutil dan bisa dipasang (lebih mudah) dengan bantuan composer (silakan baca-baca artikel disini, jika kurang jelas tentang composer).

composer require "byjg/imageutil=1.*"

Penggunaan

Untuk menggunakan Imageutil cukup mudah, inisialisasi saja. Lalu panggil method yang diinginkan.

Membuat Image dari file PNG

$img = new ImageUtil('/path/ke/file/gambar.png');

Membuat Image dari URL

$img = new ImageUtil('http://url.kegambar.com/gambar.jpg');

Membalik (flip) Gambar

contoh:

$img = new ImageUtil('gambar-gedung.png');

$img->flip(Flip::Vertical)->resize(140,null)->save('gambar-gedung.jpg');

Memutar Gambar

Contoh:

$img = new ImageUtil('bintang.png');

$img->rotate(45); //45 derajat

Menambahkan Watermark Gambar

$img = new ImageUtil('gambar-gedung.png');

$watermark = new ImageUtil('http://situs.com/logo.png');

$img->stampImage($watermark, StampPosition::BottomRight);

Menambahkan Watermark Teks

$img = new ImageUtil('gambar-gedung.png');

$img->writeText('Watermark dengan Teks', 0, 70, 45, 'Arial');

Selamat mencoba!



Berbagi Tools, PHP Code Fixer: Periksa yang Deprecated, Error dll di PHP 7





Pada seri tulisan kali ini saya akan berbagi tools yang saya gunakan untuk memeriksa aplikasi-aplikasi berbasis PHP yang saya kembangkan, apakah kompatibel dengan PHP 7 atau tidak. Tentunya jika dilakukan secara manual, akan menguras tenaga sangat banyak.

Kita harus mengerti apa saja fitur yang deprecated, yang tidak didukung, dihapus dll di PHP 7 sekaligus memeriksa baris demi baris di aplikasi berbasis PHP yang kita kembangkan.

Tool yang saya gunakan adalah PHP Code Fixer dari om Wap Morgan dari Russia. Bisa diliat-liat disini: https://github.com/wapmorgan/PhpCodeFixer. Hebatnya, tidak hanya PHP 7 yang didukung oleh Class ini, tapi juga PHP 5.x. Continue reading Berbagi Tools, PHP Code Fixer: Periksa yang Deprecated, Error dll di PHP 7



Tutorial Membuat Sistem e-Commerce dengan Slim Framework: Part 1





Pada seri tutorial kali ini, kita akan membuat platform e-commerce kecil-kecilan, seperti display product, add to cart, penghitungan cart, dan pembayaran dengan menggunakan tool-tool modern namun sederhana dan mudah dipelajari.

Kali ini kita akan menggunakan framework Slim dan komponen Database dari Illuminate (sama seperti milik Laravel).

Untuk memulai mengikuti tutorial ini, setidaknya panjenengan semua sudah sedikit tahu tentang OOP Framework, PSR Autoloading, Composer dkk.

Tahap 1 Instalasi Vendor

Seperti dijelaskan diatas, kita akan menggunakan Slim dan beberapa komponen kecil lain untuk membangun project ini. Semuanya akan dikumpulkan dan diinstall oleh Composer sebagai vendor.

Silakan install dulu¬†Slim Framework¬† dengan perintah¬†composer require slim/slim “^3.0” dimana kita akan menginstall Slim Framework versi 3.

1__emka_134____documents_sisteminformasi_biz_cart__zsh_

kemudian untuk rendering view dan template kita akan pakai Twig. Jadi install saja dengan perintah composer require slim/twig-view

1__emka_134____documents_sisteminformasi_biz_cart__zsh_-2

Kemudian keperluan routing dan controller, kita butuh Dependency Injection yang mudah diimplementasikan. Jadi pakai saja dari PHP-DI. Install dengan perintah composer require php-di/slim-brigde

1__emka_134____documents_sisteminformasi_biz_cart__zsh_-3

dan untuk ORM dan manipulasi database, kita akan pakai Illuminate Database. Install dengan perintah composer require illuminate/database.

1__emka_134____documents_sisteminformasi_biz_cart__zsh_-4

Tahap ke 2 Autoloading Everything

Untuk lebih smooth memanfaatkan semua vendor diatas, kita butuh autoload PSR berjalan di project ini, jadi edit saja file composer.json dan tambahkan baris autoload.

composer_json_-_cart

Kemudian update autoload methodnya dengan composer: composer dump-autoload -o

Sehingga kita punya namespace Cart\ nanti. Dan silakan bikin folder app karena disanalah nanti seluruh script dari project ini akan kita buat.



Ignore PHP Curl SSL Verification





Maybe one of your SSL Certificate is somehow not verify well by Curl. One of my API domain get strange error this morning.

--2016-11-30 06:34:52--  https://xxxx.api/
Resolving xxxx.api (xxxx.api)... 13.23.10.58
Connecting to xxxx.api (xxxx.api)|13.23.10.58|:443... connected.
ERROR: The certificate of `xxxx.api' is not trusted.
ERROR: The certificate of `xxxx.api' hasn't got a known issuer.

And I don’t know exactly, maybe lib-curl is broken, php-curl is broken or something else broken. But passing some parameter to CURL to ignore those buggy invalid verification is good enough to solve this silly problem.

According to documentation: to verify host or peer certificate you need to specify alternate certificates with the CURLOPT_CAINFO option or a certificate directory can be specified with the CURLOPT_CAPATH option.

Also look at CURLOPT_SSL_VERIFYHOST: 1 to check the existence of a common name in the SSL peer certificate. 2 to check the existence of a common name and also verify that it matches the hostname provided.

$ch = curl_init();
curl_setopt($ch, CURLOPT_SSL_VERIFYHOST, 0);
curl_setopt($ch, CURLOPT_SSL_VERIFYPEER, 0);




Tutorial PHP: Cara Menggabungkan Dua Object





Pernah mendapati situasi dimana harus ada dua query SQL yang harus digabung/merge namun tidak bisa secara native di MySQL/PostgreSQL karena tidak dapat menggunakan IF dalam Join?

Cara paling mudah untuk menggabungkan hasil dari query SQL dalam bentuk Object (misal di CodeIgniter) adalah dengan snippet berikut:

$obj_merged = (object) array_merge((array) $object1, (array) $object2);

Selamat mencoba!

Sumber: StackOverflow



Tutorial MySQL: How to Group By Two or More Column in MySQL!





So you trying to group data by multiple column here and you’re using MySQL? There is no native way to do that, you have to combine ‘Group By’ syntax with other else.

Regular Group by would be like this:

select client_id, name, max(cash + stocks)
from client join portfolio using (client_id)
group by client_id

+-----------+----------+--------------------+
| client_id | name     | max(cash + stocks) |
+-----------+----------+--------------------+
|         1 | John Doe |              33.33 | 
|         2 | Jane Doe |              90.90 | 
+-----------+----------+--------------------+

Continue reading Tutorial MySQL: How to Group By Two or More Column in MySQL!



Tutorial PHP: Membuat Push Notification Realtime dengan OneSignal API





Pada tutorial tingkat menengah kali ini kita akan membuat notifikasi realtime ke user dengan API dari OneSignal.com. Apa itu OneSignal.com? Sesuai tagline-nya: “High volume, cross platform
push notification delivery”. Dia adalah penyedia jasa push notification untuk berbagai platform, dari mulai webbrowser, android app, iOS, dan banyak lagi.

Kelebihan utama dari Onesignal.com adalah harganya yang GRATIS dan UNLIMITED. Ini screenshot dari websitenya soal pricingnya yang Gila:

Onesignal Pricing

Persiapan

Untuk mengikuti tutorial ini, pastikan kamu sudah punya satu website/sistem informasi yang sudah online. Kali ini kita akan batasi saja Push Notification paling simple dengan Webbrowser. Entah itu Browser Desktop (Firefox, Chrome, Safari, Opera dll) ataupun versi mobile (android, iOS) akan berlaku seragam dan sama-sama realtime.

Ada beberapa langkah singkat sebagai gambaran:
1. Signup akun di onesignal.com
2. Signup akun dan buat satu App di Google Services
3. Enable fasilitas Google Cloud Messaging
4. Instalasi SDK Onesignal.com
5. Tes notifikasi

Untuk signup akun di onesignal.com, silakan gunakan saja fasilitas oAuth dengan Facebook/Gmail atau Github.

Google Services dan Google Cloud Messaging

Pertama, silakan buka link Google Service Wizard: https://developers.google.com/mobile/add?platform=android&cntapi=gcm

Kemudian tulis nama sistem informasi/web sebagai identifikasi nama layanan.

Meskipun sistem informasi/web itu bukan nama aplikasi android, silakan gunakan penamaan unik seperti di android seperti: com.google.web, misal com.luthfiemka.test dll.

Klik tombol Choose and Configure Services

Kemudian klik Enable Google Cloud Messaging

Dan terakhir, copy dan simpan Sender ID dan API Key dari Google Cloud Messaging tersebut

Instalasi SDK Onesignal

Silakan login terlebih dulu di onesignal.com (signup akun baru jika belum punya).

Buat app baru dengan klik tombol Add New App

Add New App Onesignal

Klik tombol Create.

Pilih Website Push

Onesignal

Klik tombol Next dan pada halaman wizard selanjutnya pilih Google Chrome & Mozilla Firefox atau pilih Apple Safari jika sistem informasi/web mu banyak diakses dari Safari.

Kemudian pada wizard lanjutnya, tuliskan URL sistem informasi/web dan URL icon notifikasi defaultnya (dalam format PNG, transparent).

Pada bagian Choose Subdomain, silakan sesuaikan dengan kebutuhan. Ingat, URL ini adalah subdomain dari onesignal, jadi jangan main-main… akan tampil di notifikasi push yang dikirim.

Klik Next.

Kemudian sekali lagi pilih Google Chrome & Mozilla Firefox. Klik tombol Done. Pastikan kemudian kamu dapat App ID dari Onesignal.

Onesignal App ID

Instalasi SDK di Sistem Informasi/Website

Untuk langkah ini, tergantung dari kebutuhan dan target push notification yang kamu bikin. Apakah ditujukan untuk semua orang (yang baca web), atau hanya user saja (yang bisa login di web/sistem).

Silakan taruh di tempat yang semestinya, misal di bagian header atau footer template website/dashboardmu.

<script src="https://cdn.onesignal.com/sdks/OneSignalSDK.js" async='async'></script>
  <script>
    var OneSignal = window.OneSignal || [];
    OneSignal.push(["init", {
      appId: "YOUR_APP_ID",
      autoRegister: false, /* Set to true to automatically prompt visitors */
      subdomainName: 'SUBDOMAIN_NAME',   
      notifyButton: {
          enable: true /* Set to false to hide */
      }
    }]);
  </script>

Jangan lupa ganti YOUR_APP_ID dengan ID App yang didapat dari Onesignal serta SUBDOMAIN_NAME dengan nama subdomain onesignal kita (ingat di langkah kedua).

Simpan script tersebut dan lihat di browser, seharusnya dibagian kanan bawah ada icon seperti ini:

tombol onesignal

Kemudian uji coba dengan klik icon tersebut, harusnya muncul dialog dari Onesignal seperti berikut:

Screen Shot 2016-08-26 at 8.17.27 PM

dan seketika itupun seharusnya ada notifikasi push yang kita dapat berisi ucapan terimakasih karena telah subscribe push notification.

Screen Shot 2016-08-26 at 8.19.01 PM

Test Notifikasi Baru

Oke, jika langkah sebelumnya sudah berhasil. Saatnya kita mencoba mengirim push notification dari dashboard Onesignal. Silakan login ke Onesignal. PIlih nama App yang kita akan gunakan.

Kemudian klik Link New push notification.

Pada halaman new push tersebut, tuliskan judul notifikasi, dan konten notifikasinya.

Screen Shot 2016-08-26 at 8.23.12 PM

Klik tombol Preview.

Kemudian klik Send untuk mengirim push notification tersebut. INGAT, dilihat dulu konten yang anda kirim. Notifikasi setidaknya bisa diterima subscriber 1-5 detik, sekali salah konten, sudah tidak bisa di perbaiki!

Screen Shot 2016-08-26 at 8.24.50 PM

Selamat mencoba!



Gampang! Inilah Cara Membuat Format Uang pada MySQL





Pernah melakukan query SQL untuk mendapatkan jumlah nilai uang yang ada pada suatu tabel SQL? Mungkin ini solusi yang bisa kamu pakai.

Misalkan kita punya tabel data dengan kolom: nomor pembayaran, jumlah uang yang dibayarkan, bank tujuan. Tabel yang dikehendaki, jumlah pembayar tiap bank dan jumlah uang yang terbayar pada tiap bank.

Untuk query pertama, jumlah pembayar tiap bank contohnya:


select nama_bank, count(nomor_pembayaran) as jumlah_pembayar from datatagihan where status_bayar = 'lunas'

untuk query kedua, jumlah uang yang terbayar pada tiap bank, contohnya:


select nama_bank, count(nomor_pembayaran) as jumlah_pembayar, sum(nilai_tagihan) as jumlah_uang from datatagihan where status_bayar = 'lunas'

untuk format uang dalam sql bisa pakai syntaks: format( nama_kolom, jumlah_0_dibelakangkoma) contohnya: format( jumlah_uang, 2).


select nama_bank, count(nomor_pembayaran) as jumlah_pembayar, format( sum(nilai_tagihan), 0) as jumlah_uang from datatagihan where status_bayar = 'lunas'

Hasilnya, 1,200,000. Jika dibutuhkan tanda ‘Rp’ didepan angka tersebut, silakan tambah ‘Rp’ dengan concat:


select nama_bank, count(nomor_pembayaran) as jumlah_pembayar, concat('Rp ', format( sum(nilai_tagihan), 0)) as jumlah_uang from datatagihan where status_bayar = 'lunas'

Selamat mencoba!



Belajar PHP: Membuat File JPG dari Data BLOB MySQL





Pada belajar PHP kali ini, kita akan membuat file gambar JPG dari data BLOB yang tersimpan di tabel MySQL. Yang dibutuhkan adalah tabel yang berisi konten BLOB. Apa itu BLOB? Silakan lihat disini.

Sintaks yang bisa kita gunakan: Continue reading Belajar PHP: Membuat File JPG dari Data BLOB MySQL