Jakarta – Federal Bureau Investigation (FBI) berencana untuk melakukan pembersihan virus pada 8 Maret 2012 nanti. Lalu mengapa tidak detik ini juga? Terlebih, pelaku si pembuat virus tersebut sudah diciduk beberapa bulan lalu.

Ya, FBI memang telah berhasil menangkap 7 orang yang diduga kuat sebagai otak di balik penyebaran virus ganas DNSChanger pada November 2011 lalu.

Tak cuma itu, konon FBI juga sudah menguasai server-server yang mengendalikan DNS palsu tersebut. Jadi harusnya tidak masalah untuk segera memberantas DNSCharger secepat mungkin.

“FBI habis menangkap 7 orang tersebut, FBI tetap maintain server-server DNS yang palsu ini yang sudah mereka kuasai supaya tetap aktif,” menurut Alfons Tanujaya, pakar Antivirus dari Vaksincom.

Selain untuk menjaga lalu lintas internet di jutaan komputer yang terinfeksi, menurut Alfons, FBI juga membutuhkan server tersebut untuk melakukan perbaikan.

“Ketika sudah tahu servernya kan tinggal dioprek lalu disamakan database-nya dengan database DNS yang benar. Tapi pengadilan Amerika memberi batas waktu sampai 8 Maret,” jelas Alfons kepada detikINET, Selasa (6/3/2012).

Seperti diberitakan sebelumnya. Pada 8 Maret 2012 mendatang FBI akan melakukan razia terhadap jutaan komputer yang terjangkit DNSChanger, virus ganas pengubah DNS. Akibatnya komputer yang terinfeksi tidak bisa mengakses internet sementara.

Sumber: detikINET