Jakarta – Serangan hacker terhadap Sony Pictures dispekulasikan terkait rencana perusahaan film tersebut untuk merilis film The Interview. Meski akhirnya spekulasi itu tertepis, Sony akhirnya tetap memutuskan untuk tak merilisnya.

The Interview adalah sebuah film yang menceritakan soal polemik di Korea Utara. Atas dasar ini, dugaan awal peretasan terhadap Sony Pictures sempat dikaitkan dengan Korea Utara yang disebut-sebut ada jadi biang keladi dari pemboboan sistem Sony

Namun siapa pun pelakunya, seperti dikutip dari Gizmodo, Kamis (18/12/2014), Sony telah memutuskan tak akan merilis film The Interview ke pasaran. Bisa jadi perusahaan film ini tak ingin mengambil risiko setelah kebobolan besar yang dialaminya.

Selain kelompok hacker Guardian of Peace (GoP) yang mengaku sebagai pelaku pembobolan, sejatinya kasus yang dialami Sony Pictures belum terungkap sepenuhya. Laporan terakhir menyebut pihak Amerika menuduh Korea Utara berada di balik penyerangan itu, meski juga terang-terangan ditepis oleh seorang diplomat Korea Utara.

“Negara kami secara terbuka menghormati norma internasional tentang pelarangan hacking dan pembajakan,” ujar pejabat Korea Utara kepada Voice of Amerika.

Sumber: detikINET