Seorang pria berusia 31 tahun dari Korea Selatan telah didakwa secara ilegal mendapatkan 160 Juta Won atau sekitar 148 ribu dollar amerika karena menghack jutaan pengguna search engine Naver, salah satu search engine terpopuler di Korea Selatan.

Menurut berita yang kami kutip dari The Korea Herald, tersangka bernama Seo ini sudah ditahan oleh pihak kepolisian. Dia telah mengaku mendapatkan data dari 25 juta lebih pengguna Korea-China dari situs Naver sejak Agustus 2013 yang lalu. Data yang didapati tidak hanya sekedar nama dan username, tapi juga password dan nomor identitas mereka.

naver

Selain Seo, kepolisian juga menangkap seorang bernama Hong. Hong diduga telah melakukan upaya pengembangan software hacking, termasuk salah satu tool yang digunakan untuk melakukan serangan brute-force ke situs Naver. Dialah yang diduga memberikan kemampuan kepada Seo untuk mendapatkan jutaan akun dari Naver tersebut.

Perwakilan dari Naver sendiri mengatakan bahwa mereka tidak mampu mencegah hacker mengakses data pelanggan mereka dengan informasi yang didapatkan dari sumber-sumber selain Naver. Naver secara resmi menyarankan seluruh penggunanya untuk mengganti passwordnya secara berkala.