Satu lagi kasus hacking dengan mengeksploitasi kode SWIFT bank. Kini menimpa kembali salah satu bank di Ukraina yang terpaksa harus merugi 10 Juta Dolar karena dibobol hacker. Metode mengeksploitasi SWIFT sudah sukses meraup puluhan juta dolar dari salah satu bank di Bangladesh.

Laporan tentang aksi pembobolan bank ini dilaporkan oleh Information Systems Audit and Control Association (ISACA). Metode penyerangan yang digunakan mirip dengan aksi para pembobol Bank Bangladesh yang mencuri 81 Juta Dolar.

“At the current moment, dozens of banks (mostly in Ukraine and Russia) have been compromised, from which has been stolen hundreds of millions of dollars,” ISACA reportedly said in a release.

Menurut ISACA, inilah langkah umum dari para penyerang itu membobol Bank bersangkutan:

  • Menggunakan trojan/virus untuk mengeksploitasi keamanan di komputer pegawai bank
  • Mendapatkan akses ke jaringan messaging international milik SWIFT
  • Mengirimkan pesan via SWIFT untuk mentransfer sejumlah dana dari akun di bank yang lebih besar

Sampai saat berita ini diturunkan, nama bank di Ukraina ini belum diumumkan secara publik.