Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk kembali berada di jajaran perusahaan terkemuka dunia dalam daftar Forbes Global 2000. Dengan nilai kapitalisasi pasar 21,4 miliar dollar AS atau, Telkom berada di peringkat ke-685 dunia dan menjadi perusahaan telekomunikasi Indonesia satu-satunya yang tercantum dalam Forbes Global 2000. Telkom berhak menerima penghargaan ini karena berhasil tercatat dalam daftar Forbes Global 2000 berkat kinerjanya yang cemerlang.

Direktur Konsumer Telkom, Sukardi Silalahi, Kamis (3/10), mengatakan, surveiForbes Globaltersebut mencerminkan usaha dan kinerja Telkom selama ini. “Kami menyambut baik daftar terbaru yang dikeluarkan majalahForbesini,” kata Sukardi. Sebelumnya pada 2012 lalu, Telkom berada di urutan ke-726.
Forbes Global 2000 adalah daftar peringkat tahunan atas 2.000 perusahaan publik di dunia yang mencakup 62 negara dan dikeluarkan oleh majalahForbessejak tahun 2003. Pemeringkatan tersebut disusun berdasarkan kombinasi empat kriteria, yakni penjualan, laba, aset, dan kapitalisasi pasar.

Telkom merupakan satu-satunya perusahaan telekomunikasi Indonesia yang masuk daftar Forbes Global 2000. Perusahaan lainnya sebagian besar bergerak di sektor jasa perbankan, komoditas, konstruksi, dan perusahaan energi (gas).

Dicantumkannya kembali Telkom dalam daftar Forbes Global 2000 ini, lanjut Sukardi, menunjukkan bahwa di tengah-tengah persaingan industri telekomunikasi yang cenderung semakin keras, Telkom masih bisa menunjukkan kinerja yang baik.

Laporan keuangan Semester I/2013 yang diumumkan Juli lalu menunjukkan kinerja Telkom cukup meyakinkan. Di tengah ketatnya persaingan di sektor telekomunikasi, Telkom mencatat kinerja yang luar biasa. Laba periode berjalan sebesar Rp 7,12 triliun atau naik 10,84 persen dibanding periode yang sama semester I 2012 sebesar Rp 6,42 triliun.

Sementara untuk mempertahankan kinerja perseroan agar tetap tumbuh dan memimpin baik di pasar domestik maupun mancanegara, Telkom telah mencanangkan program ekspansi internasional.

Sukardi menjelaskan bahwa kebijakan untuk melakukan ekspansi internasional sejalan dengan visi Telkom, yakni “To Become a Leading TIMES Player in The Region”. Visi tersebut kemudian dituangkan ke dalam program yang dinamakan International Expansion (Inex), yang merupakan instruksi langsung dari Kementerian BUMN.

“Tanpa program International Expansion, Telkom tidak akan sulit meraih pertumbuhan double digit ujarnya,” ujarnya. Hingga saat ini, Telkom telah melakukan ekspansi bisnis dan beroperasi di 6 negara, yaitu Singapura, Hong Kong, Timor Leste, Australia, Myanmar dan Malaysia. Sepanjang 2013, Telkom siap memperluas bisnis di 10 negara melalui anak usahanya Telkom Indonesia International, Pte. Ltd (Telin). Sumber: detik.com