Jakarta – Selain melakukan PHK terhadap 18 ribu karyawannya, Microsoft juga membuat pengumuman lain yang cukup mengejutkan. Perusahaan yang dipimpin CEO Satya Nadella ini memutuskan mengakhiri proyek Android Nokia.

Artinya, model Nokia X dan variannya akan menjadi ponsel terakhir Nokia yang berbasis Android. Sedangkan Nokia X2 yang belum lama ini diumumkan belum jelas nasibnya, apakah tetap akan dijual atau tidak.

Model Nokia X kemudian akan jadi bagian dari Lumia dan akan menjalankan sistem operasi Windows Phone. Sedangkan model Nokia X berbasis Android yang sudah beredar saat ini dan digunakan konsumen, dijanjikan tetap akan mendapat dukungan penuh.

“Kami berencana membuat perangkat Lumia harga rendah dengan menggeser desain Nokia X masa depan menjadi perangkat Windows Phone. Kami berharap bisa melakukan hal ini secepatnya sambil tetap menjual dan mendukung produk Nokia X yang sudah eksis,” kata Stephen Elop, kepala divisi mobile Microsoft.

Pengembangan ponsel Android Nokia memang dilakukan sebelum proses akuisisi Microsoft selesai. Kini, Microsoft sudah memastikan tidak akan lagi membuat ponsel berbasis Android dan fokus sepenuhnya ke Windows Phone.

Nokia X sendiri diumumkan pada perhelatan Mobile World Congress (MWC) yang berlangsung di Barcelona Februari 2014 lalu. Baru seumur jagung, Microsoft kini memastikan tidak akan melanjutkannya.

Hentikan Nokia Asha Juga

Microsoft sepertinya akan benar-benar melucuti divisi ponsel Nokia yang diakuisisinya senilai USD 7 miliar. Setelah mengungkapkan rencana untuk ‘membunuh’ Nokia X yang berbasis Android dan memberhentikan 12.500 angkatan kerjanya, kini giliran Nokia Asha yang dikabarkan tak akan dilanjutkan.

Dalam memo internal yang didapat media teknologi The Verge, Jo Harlow selaku Head of Microsoft Smart Devices menyebut bahwa model Asha, feature phone berbasis S40, dan Nokia X akan dialihkan menjadi maintenance mode, dan layanan support untuk perangkat yang ada saat ini akan dimatikan dalam 18 bulan ke depan.

“Artinya tidak akan ada lagi update dan layanan baru untuk platform mobile tersebut sebagai akibat dari rencana ini,” tulis Harlow, seperti dikutip dari The Verge, Jumat (18/7/2014). Ada indikasi pula bahwa karyawan Nokia yang bekerja di divisi Asha termasuk yang kena PHK.

Meski belum ada pengumuman resmi soal berakhirnya model Nokia Asha, Microsoft memang terindikasi akan fokus sepenuhnya pada ponsel Windows Phone. Ini pula yang menjadi alasan dimatikannya Nokia X yang berbasis Android.

Harga Windows Phone akan semakin ditekan untuk menyaingi Android yang merajai pasar smartphone kelas bawah. Sedangkan ponsel Windows Phone kelas atas juga akan digalakkan.

“Untuk memicu sukses dalam jangka pendek, kami berencana untuk memfokuskan strategi di pasar high end pada Lumia 930, Lumia 1520 dan produk high end lainnya yang akan segera diumumkan,” kata Harlow.

Sumber: detikINET