Legenda Formula One (F1) Mika Hakkinen mengaku salah menilai pembalap paling muda di Formula One (F1) Max Verstappen. Mantan pembalap asal Finlandia ini tak bisa membayangkan pembalap berusia 17 tahun bisa turun di lintasan balap jet darat.

“Entah saya sebagai manajer atau seorang ayah, Saya tidak akan pernah membiarkan pembalap semuda itu balapan di F1,” ujar mantan pembalap McLaren pada Agustus 2014.

Empat balapan telah dilalui Verstappen sebagai pembalap Toro Rosso. Sebagai debutan, pembalap asal Belanda itu mampu menduduki posisi 11 klasemen sementara pembalap. Kini Hakkinen mencabut keraguannya dan menganggap bakal ada Ayrton Senna baru di F1.

“Teknologi F1 sekarang sangat kuat dan membuat pembalap untuk mendapatkan informasi jauh lebih tinggi – menakjubkan – yang dapat Anda belajar untuk menjadi pembalap yang lebih baik,” jelasnya kepada F1Today, Kamis (7/5/2015).

“Semuanya lebih terorganisir, Anda dapat menguji di simulator sepanjang hari dan dalam kondisi apa pun. Saya tidak mengatakan lebih mudah sekarang, tetapi lebih mungkin untuk datang dan mencapai tingkat tinggi,” tegas juara dunia F1 dua kali ini.

Sumber: Okezone