Jakarta – Sebelumnya, Microsoft bekerja sama dengan salah satu perusahaan teknologi asal Israel untuk memperkuat Xbox 360. Berbeda dengan Xbox One.

Generasi pertama Kinect yang dibuat untuk Xbox One, memiliki lensa kamera rancangan PrimeSense, salah satu developer tersohor di Israel. Saking tenarnya bahkan Apple sempat melirik pengembang tersebut untuk mengembangkan produk mereka.
Namun di Kinect generasi terbaru untuk Xbox One, Microsoft mengaku tak lagi bekerjasama dengan PrimeSense. Mereka memutuskan untuk membuat rancangan sendiri yang dirasa lebih mutakhir.

Generasi awal Kinect banyak dikeluhkan kurang responsif mengenali gerakan pemain jika berada di jarak lebih dari 1 meter. Kini, sensor terbaru yang diciptakan Microsoft diklaim masih mampu mendeteksi gerakan dengan baik hingga 2 meter.

Sistem pedeteksi cahaya pun dijanjkan lebih baik. Kinect untuk Xbox One dirancang untuk bisa membedakan saat bermain di siang hari atau malam hari.

“Kinect pada Xbox One bisa mengurangi cahaya-cahaya di sekitar untuk lebih mengenali objek, melihat titik lokasi pemain dan gerakan,” kata Patrick O’ Connor, salah satu sistem desainer Microsoft. Sumber: detikINET