Jakarta, NU Online
Peningkatan kualitas perguruan tinggi NU sebagaimana amanat Muktamar ke-32 NU Makasar sedang terus diperjuangkan. Menjadikan Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta menjadi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Jakarta adalah salah satunya.

Ketua STAINU HM Mujib Qulyubi kepada NU Online, Rabu (8/3), menjelaskan, proses pengajuan proposal ke sejumlah departemen sudah berlangsung cukup lama. Meski masih ada perbaikan administrasi, diharapkan awal tahun 2013 perguruan tinggi di bawah naungan PBNU ini sudah bisa berdiri di Jakarta.

“Dari tiga belas program Pak Said (Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj: Red) selama priode beliau antara lain yang diprioritaskan adalah STAINU Jakarta menjadi UNU Jakarta. Jadi UNU Jakarta cikal bakalnya ya dari STAINU Jakarta ini,” kata Katib Syuriyah PBNU ini.

PBNU bahkan sudah menyediakan lahan representatif bagi pembangunan gedung UNU. Lahan tersebut merupakan tanah resmi milik NU dengan letak geografis yang lumayan strategis. “Lokasi permanennya insyaallah di tanah Slipi, Jakarta barat, dekat Taman Anggrek. Jadi kalau ada tamu luar negeri, begitu keluar tol bandara akan langsung disuguhi plang besar bertuliskan Universitas Nahdlatul Ulama,” tambahnya.

Seperti diketahui, STAINU Jakarta telah memiliki gedung sendiri di Jl Parung Hijau Pondok Udik, Kemang, Kabupaten Bogor. Kampus di tanah seluas kurang lebih 2,7 hektar ini rencananya akan pindah lagi ketika UNU sudah resmi berdiri dan gedung siap ditempati.

Proses ini sebetulnya menjadi bagian dari rangkaian program PBNU mendirikan sepuluh perguruan tinggi NU di Indonesia. Jumlah perguruan tinggi NU dirasa masih sangat terbatas dibanding besarnya jumlah masa yang dimilikinya. “Peningkatan mutu harus selalu diperjuangkan, salah satunya dengan mendirikan universitas,” tandasnya.