Pekalongan, NU Online
Habib Husein bin Luthfy bin Yahya putra bungsu Habib Muhammad Luthfy bin Hasyim bin Ali bin Yahya ditunjuk menjadi Ketua Umum Persatuan Pemuda Pesantren Indonesia (P3I) untuk periode 2012 – 2017.

Penunjukan Habib Husein dilakukan setelah secara aklamasi melalui musyawarah pemuda pesantren se Jawa dan Madura yang berlangsung Kamis (5/7) di Gedung Kanzus Sholawat Pekalongan.

Sedangkan yang menjadi Sekretaris Umum Ahmad Rifqi Rohmatullah putra dari KH Mirza Hasbullah dari Ponpes Al Khoirot Pekalongan. Untuk kelengkapan pengurus, dalam waktu dekat ini akan disusun dan direncanakan November mendatang akan digelar Mukernas pertama.

Dalam musyawarah juga disepakati beberapa program P3I antara lain menjalin kerjasama dengan TNI untuk menetak da’i cinta tanah air, sedangkan dengan Polri melakukan kerja sama sosialisasi Polmas melalui program pengkaderan secara berkesinambungan.

Program lain yang menjadi garapan P3I yakni mendirikan koperasi yang bergerak di bidang distributor kitab kuning dan seragam sekolah, juga pendirian radio komunitas sebagai sarana informasi dan komunikasi yang mendidik dan mengibur.

KH Mirza Hasbullah Wakil Katib Am Jam’iyah Ahlit Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (Jatman) mengatakan, P3I akan menjadi salah satu lajnah di Jatman bersamaan dengan Mahasiswa Ahlit Thariqah A Nahdliyyah (Matan) dan Muslimat Thariqah.

Dikatakan Kelahiran P3I merupakan jawaban atas berbagai pertanyaan anak anak santri yang merasa belum terwadahi dalam Badan Otonom NU. Meski diakui di NU sendiri saat ini sudah ada IPNU dan IPPNU, akan tetapi keberadaan anak anak santri belum terakomodasi, sehingga diperlukan wadah agar kehadirannya dapat memberikan kontribusi yang baik bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara.

Menurut rencana siang nanti sehabis sholat Jum’at akan dideklarasikan pendirian organisasi pemuda pesantren dan bernaung di bawah bendera Jatman bersamaan dengan acara Halaqaoh santri se Jawa dan Madura oleh Rais Am Idaroh Aliyah Jatman Habib Muhammad Luthfy bin Yahya disaksikan langsung oleh Pangdam IV/Diponegoro dan Kapolda Jawa Tengah serta ribuan undangan dari Pekalongan dan sekitarnya.