Palembang, NU Online
Innalillahi wa inna ilaihi rooji’uun, telah berpulang ke rahmatullah, perintis Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan, KH M. Zein Syukri di kediamannya, Jl. Letnan Yasin, depan Rumah Sakit Umum M. Husein Palembang, Kamis (22/3) pukul 16.00 WIB.

Jenazah KH M. Zein Syukri akan dimakamkan besok hari, Jum’at siang di Masjid Komplek Nurul Hidayah, belakang Pasar Cinde Palembang. Menurut rencana, jenazah akan disholatkan di Masjid Agung Palembang usai sholat Jum’at.

KH M. Zein Syukri dilahirkan di Palembang pada tanggal 10 Oktober 1919. Beliau adalah salah seorang murid langsung dari pendiri NU KH Hasyim Asy’ari. KH M. Zein Syukri adalah tuan rumah utama Muktamar NU ke-19 tahun 1952 yang digelar di Palembang Sumatera Selatan.

KH Zein Syukri juga belajar langsung dari ayahandanya, KH Hasan Syukur bin H Abdussyukur serta para ulama lainnya di Palembang. Memperoleh ijazah thoriqot Syammaniyah dari kakeknya, Syeikh Muhammad Azhari bin Abdullah yang bersambung kepada Syeikh Akib bin hasanuddin, Syeikh Abdusshomad Palembani dan Syeikh Sayyid M. Samman bin Abdul Karim Assammani.

Karya-karya KH M. Zein Syukri yang telah terbit antara lain adalah Iman dan Menghadapi Maut (2000), Menuju Haji Mabrur (2000), Pendekatan Diri kepada Allah (2004). Bahaya Syirik (2004), Santapan Jiwa (2005) dan Rahasia Sembahyang (2005).