Brebes, NU Online
Pelajar NU harus memiliki kecerdasan intelektual. Selain itu juga harus menata moral, dengan jalan menjadi pelajar ifadah, yakni pelajar yang selalu mencari syafaat dan mencontoh tingkah laku Nabi Muhammad SAW.

Pesan tersebut disampaikan pimpinan Pondok Pesantren Al Falah Asofiyah Jatirokeh Songgom KH Mas Mansyur Tarsudi saat menyampaikan mauidhoh Khasanah pada pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Wanasari, Kec Brebes di Halaman TK Muslimat NU Desa Sidamulya, Wanasari Ahad (28/4) lalu.

Menurut Kiai Mas Mansyur, mencontoh akhlak Nabi itu suatu kecerdasan yang tiada tara. Karena dari akhlak yang mulia, akan membawa keselamatan dunia dan akherat. Sebab termasuk ke dalam anak yang sholeh-sholeha. Selain itu, anak yang berakhlakul karimah, akan membahagiakan orang tua dan guru.  “Anak yang sholeh, pahalanya takan pernah terputus,” ujar Kiai.

Karena tidak bisa meniru langsung prilaku Nabi, maka pelajar NU harus mencari guru. Tetapi harus mencari guru yang bertanggung jawab. Guru yang sanadnya jelas.

Bayu Rohmawan dilantik sebagai Ketua PAC IPNU Wanasari untuk masa bakti 2012-2014. Sementara Sekretaris dipegang oleh Wiharjo dan Bendahara dipercayakan kepada Jaya Mulya.

Dalam kesempatan tersebut juga digelar pembacaan Simtu Durror,  santunan anak yatim dan donor darah. Sebanyak 50 anak yatim/piatu mendapatkan santunan, sementara donor darah berhasil menjaring 25 orang yang berhasil mendonorkan darahnya dari 53 orang yang mendaftar.