Denpasar, NU Online
Hari raya Nyepi 2012 jatuh pada hari Jum’at mendatang. Hal ini menimbulkan sedikit persoalan yang harus dipecahkan karena pada hari itu umat Islam juga wajib menunaikan ibadah shalat Jum’at.

“Ini yang harus dimengerti bahwa seluruh warga masyarakat harus bisa saling memahami dan menghormati,” kata Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar, Ida Bagus Rahoela.

Pemkot Denpasar, kata Rahoela, mengimbau agar umat Hindu bisa melaksanakan Berata Penyepian secara khidmat, sedangkan umat Islam melaksanakan shalat Jumat di tempat ibadah terdekat. Pada hari Nyepi, seluruh warga tidak diperkenankan keluar rumah mengendarai kendaraan, termasuk bersepeda, sehingga disarankan untuk mendatangi masjid terdekat.

“Kalau yang terdekat artinya mereka cukup dengan berjalan kaki saja,” katanya.

Selain itu, dalam melaksanakan ibadah di masjid, disarankan agar selama khutbah Jumat berlangsung, pengeras suaranya diarahkan ke dalam.

Sebelumnya, ketika perayaan Nyepi juga sempat jatuh pada hari Jumat dan umat Islam kesulitan mendatangi masjid, Rahoela mengatakan, agar tokoh masing-masing agama melakukan koordinasi di lapisan bawah. Selain sesama tokoh agama, perlu juga melibatkan unsur desa atau kecamatan.

“Bisa dibicarakan sejak dini, agar pelaksanaan ibadah masing-masing umat bisa berjalan,” katanya.