Ketua PBNU: Pelanggar Hukum Jadi Musuh Bersama

JAKARTA – “Para pelanggar hukum merupakan musuh bersama bagi semua rakyat Indonesia,” kata KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum PBNU kepada NU Online baru-baru ini.

Perihal ini menjadi sikap dasar NU. Karena, NU berpedoman pada pernyataan Rasulullah, “Wa la ‘udwana illa ‘alaz zhalimin,” “Tiada permusuhan selain hanya kepada mereka yang berlaku zalim,” tambah Kang Said.

Mereka yang zalim merupakan musuh bersama. Karena, mereka telah menganiaya diri sendiri atau pun orang lain. Kang Said menyebut sejumlah pelanggar hukum yang antara lain adalah teroris, pengedar narkoba, pembunuh, koruptor, sejumlah importir nakal, dan penyalahgunaan wewenang.

Sebelumnya dalam refleksi awal tahun 2013, Kang Said mengimbau pemerintah untuk lebih tegas menindak para pelanggar hukum di Indonesia. Penindakan tegas terhadap musuh bersama, merupakan harapan masyarakat umum.

Harapan masyarakat itu belum terwujud di tahun 2012 lalu. Kang Said yang didampingi sejumlah pengurus lembaga, lajnah, dan PBNU, menilai kinerja pemerintah dalam penegakkan hukum belum maksimal.
Pemerintah masih tebang pilih dalam menindak mereka yang terbukti melanggar hukum. Padahal, hukum adalah perangkat mutlak yang dapat menjamin rasa aman masyarakat dari segala bentuk gangguan mulai dari keamanan, permainan harga pasar, hingga kepercayaan terhadap hukum itu sendiri, imbuh Kang Said.

Pemerintahan SBY jilid dua, menurut Kang Said, hanya mempunyai waktu satu setengah tahun terakhir untuk membenahi diri. Pemerintahan ini akan dinilai gagal oleh masyarakat saat mengabaikan PR yang menjadi keresahan masyarakat umum di tahun terakhir pemerintahannya.

via NU Online