Pagar Nusa Kudus Selenggarakan Rakercab

Kudus – Pencak Silat Pagar Nusa Kudus mengadakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) IV di aula Kantor NU Kudus, Sabtu (4/1). Rakercab yang diikuti seluruh pengurus itu, mengevaluasi tahun sebelumnya dan mengagendakan program ke depan serta mensosialisasikan hasil Kongres Pagar Nusa.

Ketua Pagar Nusa Kudus Kiai Ali Rosman mengatakan rapat kerja ini lebih ditekankan pada pengembangan pagar nusa ke depan,penataan organisasi dan peningkatan prestasi atlit.

“Sejak dikukuhkan kepengurusan tahun 2010, Rakercab sudah dilaksanakan setiap tahunnya dengan tujuan evaluasi dan menata organisasi maupun prestasi satu tahun ke depan,” katanya.

Ia menyatakan pengembangan Pagar Nusa sekarang lebih difokuskan pada madrasah-madrasah NU maupun sekolah umum. Di Kudus, sudah terdapat 35 sekolah atau madrasah dan 12 Sekolah dasar umum melaksanakan latihan pencak silat dibawah Pagar Nusa.

“Secara keseluruhan peserta didik pagar Nusa sebanyak 800 orang yang aktif di tingkat SD/SLTP/SMA. Sementara pada perguruan tinggi masih dalam proses pendekatan,” tambah Ali Rusman.

Selama kepengurusannya, jelas dia, prestasinya sangat menggembirakan. Dalam kejuaran pencak silak maupun Pekan olah raga pelajar daerah (Popda), dari tahun ke tahun perolehan medalinya mengalami peningkatan.

“Pada tahun 2009 tercatat meraih 13 medali, 2010 – 11 medali, 2011 dengan 22 dan tahun 2012 mencatat 34 Medali. Prestasi ini berkat bimbingan pelatih yang gigih melatih anak didik,” lapornya.

Ke depan, ia berharap semua madrasah dan sekolah dalam naungan lembaga Pendidikan Ma’arif NU dan pondok pesantren bisa bergabung dengan Pagar Nusa.

“Dengan demikian, Kudus mampu menjadi percontohan seluruh Cabang di Jawa tengah bahkan Indonesia,” tandasnya di depan peserta Rapat Kerja.

Ketua PCNU Kudus KH Chusnan mendorong Pagar Nusa meningkatkan prestasi sehingga bisa sebagai teladan bagi kota dan kabupaten yang lain.

“Melalui Rakercab ini harus mampu merumuskan konsep realistis untuk memajukan pencak silat milik Nahdlatul Ulama ini,” pesannya.

Kepada anggota Pagar Nusa, Kiai Chusnan meminta dalam melaksanakan latihan silat ini selalu menjaga keimanan dan ketaqwaan kepada allah dan selalu mengedepankan akhlakul karimah.

“Latihan tanpa didasari akhlak, pencak silat hanya akan menjadi tontonan saja yang berakibat tidak menghasilkan berkah dalam diri kita masing-masing,” imbuhnya.

Dalam raker tersebut, ketua departemen pelatihan Pagar Nusa jawa Tengah Noor Hamid mensosialisasikan hasil Kongres Pagar Nusa yang diselengarakan di Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Juli 2012 lalu.

Hadir dalam acara pembukaan, Ketua PCNU Kudus, Pengurus Pusat Pagar Nusa Fathan Subkhi, Dewan pembina, pendekar dan pelatih Pagar Nusa Kabupaten Kudus.

Via NU Online

Leave a Reply