Kalimat yg dianggap musyrik (murtad pelakunya) oleh salafi wahabi (sawah):
1. يا دوالعيانا
اشتقنا لك والهوى نادانا، والهوى نادانا
Arti menurut wahabi: wahai penyejuk mata kami, kami telah merindukanmu, dan hawa itu telah memanggil kami, dan hawa itu telah memanggil kami.

JAWABAN:
Apakah tidak boleh kita mencintai Sayyiduna Ali krw, keluarga Rosul dan Sahabat Rosul lainnya?
Apakah tidak boleh bila kami merindukan para Sahabat yg terkemuka, yg sangat mencintai dan dicintai Rosul?

Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Thabrany, Imam Al-Hakim meriwayatkan sebuah hadits yg berasal dari Sayyidina Ibnu Abbas r.a yg mengatakan bahwa setelah turunnya QS.As-Syuro:23:
قل لا أسألكم عليه أجرا إلا المودة فى القربى
Arti: Katakanlah (wahai Nabi Muhammad), aku tidak meminta upah apapun kepada kalian atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan…

Lantas para Sahabat bertanya:
يا رسول الله، من قرابتك هؤلاء الذين وجبت علينا مودتهم؟قال:علي وفاطمةوابناهما.
Arti: Yaa Rosulalloh, siapakah kerabat anda yg wajib bagi kami mencintainya? Rosul menjawab: Ali, Fathimah dan kedua anaknya.
(lihat kitab Ihyaul Mayyit bifadloili Ahlil Baiti karya Imam As-Suyuthi, HR.Ibnul Mundzir, Ibnu Abi Hatim, Ibnu Mardawaih, At-Thobrony).

Dan Rosululloh SAW pernah diajarkan dan mengajarkan do’a:
ربنا هب لنا من ازواجنا وذرياتنا قرة اعين واجعلنا للمتقين اماما
Yaa Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan hidup (suami/isteri) dan keturunan yg menjadi penyejuk mata kami (kebahagiaan) dan jadikanlah kami sbg pemimpin bagi kaum Mu’ttaqin.

Apakah lantas Rosul dianggap syirik karena menyatakan akan mendapatkan kebahagiaan dari (berupa) isteri & keturunan yg sholeh? Yg padahal kebahagiaan itu hakikatnya dari Alloh.
Tentu saja tidak. Karena keluarga yg sholeh hanyalah salah satu sarana untuk kita mendapatkan kebahagiaan tsb, yg hakikatnya adalah dari Alloh.


  1. يا علي ياابن أبى طالب
    منكم مصدر المواهب
    Arti menurut wahabi:wahai ‘Aliy wahai putera abi thalib, darimulah sumber keutamaan.

JAWABAN:
Mungkin penganut wahabi ingin berkata bahwa keutamaan itu bersumber dari (milik) Alloh.

Kita perlu jujur, bahwa tidak sedikit ulama wahabi yg dipuji2 oleh kaumnya dg sebutan الفاضل=pemilik keutamaan, atau بحر العلم=lautan ilmu.
Dan ilmu adalah salah satu modal keutamaan didunia dan diakhirat sebagaimana diterangkan:
من اراد الدنيا فعليه بالعلم، ومن اراد الأخرة فعليه بالعلم، ومن ارادهما فعليهما بالعلم.
Arti:Siapa yg ingin (mendapatkan keutamaan) didunia maka ia harus memiliki ilmunya, dan siapa yg ingin (mendapatkan keutamaan) diakhirat maka harus dg ilmunya, dan siapa yg ingin (mendapatkan keutamaan) dunia dan akhirat maka harus dengan kedua ilmunya.
Bahkan Rosulpun bersabda bahwa ilmu itu adalah:
ألا إن العلم… سيبل منازل اهل الجنة…، والدليل على السراء، والمعين على الضراء
Arti: iKetahuilah bahwa ilmu itu tangga2 ahli surga, petunjuk atas kebahagiaan, dan penolong atas kesulitan (musibah).

Kita semua sudah faham bahwa haq kepemilikan hidayah, surga, kebahagiaan, pertolongan itu adalah Alloh, tapi mengapa Rosululloh menyatakan ilmu sbg penolong, sbg jalan penyampai kesurga, petunjuk pada kebahagiaan? Karena Rosululloh memahami konteks washilah. Berbeda dg salafi wahabi yg dangkal pemahamannya, sedangkal fatwa ulamanya yg menyatakan bumi ini tidak bulat, tapi datar seperti karpet yg digelar.

Dengan ini kita harus ingat akan hadits
انا مدينة العلم وعلي بابها
Aku adalah gudangnya (sumbernya) ilmu, sedangkan Ali sbg pintunya (gerbangnya)

Apakah lantas salafi wahabi akan mengkafirkan Rosul, hanya karena berkata seperti ini?


  1. يا ترى هل ارى لى حاجب
    Wahai engkau yg dilihat (maksudnya Ali) apakah tirai menjadi penghalang bagiku (dari melihatmu)?

JAWABAN:
Apakah lantas hanya dg mengucapkan kalimat ini menjadi Murtad atau Syirik ataukah ghuluw???
Hanya orang yg kurang sehat akalnya saja yg bilang iya.
Coba diperhatikan dan dilihat dg seksama! Menurut saya hanya orang stres saja yg mengiyakan atas kekufuran pengucapnya.
Makanya jangan sepotong sepotong kalau baca dan mengartikan.
Memang wahabi salafi sering memotong dalil sih jadi keterusan deh akhlaqnya….hadits saja berani dipenggal…

Lihat kalimat selanjutnya:
عندكم افضل الغلمان افضل الغلمان
Sedangkan disisimu memiliki dua orang sebaik baik anak, dua orang sebaik baik anak.

Jelas sekali beliau mempunyai anak2 yg sangat dicintai Rosul. Hingga Rosul berdo’a saat merangkul kedua cucunya itu:
هذان ابناي وابنا بنتى، اللهم انى احبهما فاحبهما واحب من يحبهما
Arti: dua anak ini adalah putraku, dan putera-putera anak perempuanku, Yaa Allooh sungguh aku mencintai keduanya, maka cintailah keduanya, dan cintailah orang yg mencintai mereka berdua.(Tuhfatul Ahwadzi syarah Jami’ At-Tirmidzi)

Jadi disini tersirat bahwa bila kita rindu kepada Sayyiduna Ali, maka kini kita bisa mengobati rindu itu dg anak keturunannya yg sholeh, sehingga kita pun akan terobati kerinduannya kepada Rosululloh SAW.

Habib Alwi Ba-alawy
AHBABURROSUL INDONESIA, Karawang 7 Mei 2015

Sumber: FB Habib Alwi Ba-alawy