PKB Perkenalkan Sistem KTA Online

Jakarta-Sebanyak38 partai politik nasionaldan enam partai politik lokalberkompetisi pada Pemilu 2009.Sayangnya,jumlah ini belum berbanding lurus dengan kualitas demokrasi di tanah air.

Situasi ini terjadi karena belum banyakpartai politikyang bisa menjalankan fungsinya dengan baik.Untuk itudiperlukan terobosan baru agar kualitas demokrasi di Indonesia terus membaik. Seperti terobosan yang ditengah digagas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan program kartu tanda anggota(KTA) Online-nya.

“Lewat KTA Online ini kita berharap pendidikan politikbisa jalan lebih awal karena bisa berdampak pada kualitas demokrasi,” ujar Sekretaris Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB Zainul Munasichin kepada redaksi.

Program KTA Online,menurut Zainul,sangat berperan vital mengatrol kualitas demokrasi di Indonesia. Musababnya,keberadaan KTA Online akan mampu menekan jumlah floating mass alias massa mengambang yang angkanya berada di kisaran 40 persen.

“Situasi ini tidak boleh terus terjadi karena menunjukkan demokrasi yang tidaksehat. Karena bisa jadi pilihan pemilih bersifat instan dan karena faktor-faktor sesaat,seperti money politics.Lewat KTA ini kita berharap pendidikan politikjalan lebih awaldan massa mengambang bisa diikat jadi pemilih PKB sejak awal,bukan munculsesaat menjelang pemilu,” terangnya panjang lebar.

Program KTA Online partai berjuluk Green Party itu sudah berjalan sejakbeberapa bulan lalu. Untuklangkah awal,pengurus LPP PKB rajin turun ke bawah untuk memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada tenaga pembuat database di tiap-tiap dewan pengurus wilayah (DPC) dan dewan pengurus wilayah (DPC).

Bimtektelah digelar di seluruh wilayah Sumatera Utara,Jawa Barat,DKI Jakarta,dan Yogyakarta. Setelah itu, tim akan melakukan Bimtek di Jawa Timur,Banten,dan Jawa Tengah. “Kemudian wilayah-wilayah di luar Jawa.Target kita,sebelum Lebaran,wilayah Jawa sudah kelar,” tegasnya.

Selain berkontribusi terhadap perbaikan kualitas demokrasi di Indonesia,Zainul menerangkan, KTA Online juga efektif dijadikan alat mengukur kekuatan PKB di tiap-tiap daerah pemilihan. Pasalnya,jumlah anggota di tiap-tiap wilayah terdata dengan jelas, sehingga estimasi perolehan suara bisa akurat.

“Dengan sistem ini kita bisa mengecek berapa jumlah anggota PKB di satu provinsi,kabupaten, kecamantan,desa,sampai dusun.Di ujung Papua sana kita bisa tahu berapa jumlah anggota PKB,semua bisa dicek dari pusat data,” terangnya. Sumber: dpp.pkb.or.id

Incoming search terms: