PKB Sulsel Juga Dukung JK

MAKASSAR – Meski ditinggal oleh Golkar, mantan Ketua Umum DPP Golkar HM Jusuf Kalla terus menuai dukungan dari partai lain.

DUKUNGAN partai politik (parpol) di Sulsel kepada mantan Wapres RI, Jusuf Kalla terus mengalir. Setelah beberapa partai besar seperti Demokrat Sulsel dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), giliran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel dan Partai Bulan Bintang (PBB) yang memberikan dukungan serupa.

Partai berbasis Islam menjadikan faktor Nahdlatul Ulama (NU) sebagai alasan utama mendukung aset Sulsel ini sebagai capres 2014-2019 mendatang. JK selama ini dikenal sebagai salah satu kader andal NU. “PKB Sulsel akan mencalonkan JK sebagai capres. Karena Pak JK adalah warga NU,” kata Ketua DPW PKB Sulsel, Abu Djaropi, Jumat, 4 Mei.

PKB Sulsel sangat yakin sosok JK yang memiliki banyak jasa dalam proses perdamaian di daerah konflik seperti Poso, Ambon, serta Aceh akan mendulang dukungan penuh dari kalangan pesantren, warga nahdliyin, ulama, dan para kyai.

Dengan asumsi tersebut, Abu Djaropi menegaskan siap memperjuangkan JK ke DPP PKB untuk dicalonkan sebagai capres 2014 mendatang. Bagi PKB, capres 2009 lalu yang menggunakan tagline Lebih Cepat Lebih Baik ini, dianggap sosok yang paling pantas dicapreskan dari Indonesia Timur. Apalagi, JK sejauh ini tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial seperti PMI bahkan terakhir terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia.

Beberapa peran JK di pentas nasional pascawapres ini, menjadi salah satu alasan JK cukup diperhitungkan di pentas politik nasional. Bahkan, PPP menjadi partai pertama yang mencalonkan JK pada Munas PPP beberapa waktu lalu.

Dukungan juga disampaikan Ketua DPW PBB Sulsel, Sjaiful Kasim. Bahkan menurut dia, PBB dan JK memiliki sejarah yang tidak bisa dipisahkan, karena partai ini merupakan salah satu pendukung JK di pilpres saat berpasangan dengan SBY.

“Apalagi, JK orang Sulsel. Jadi saya kira partai yang ada di Sulsel akan sangat mendukung dia dicalonkan jadi presiden. PBB Sulsel termasuk partai yang siap memberikan dukungan,” tandas Sjaiful.

Golkar Total ke Ical

Sementara itu, DPD I dan DPD II Partai Golkar se-Sulawesi, Jumat, 4 Mei, berkumpul di kediaman Aburizal Bakrie, di Jalan Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta. Mereka menyatakan kesetiaan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, sebagai calon presiden 2014 dari Partai Golkar.

Dengan mengenakan kemeja putih, Ical menerima seluruh pengurus DPD I dan DPD II Partai Golkar se-Sulawesi. Ical didampingi, Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Theo L Sambuaga, Fadel Muhammad, serta Korwil Partai Golkar se-Sulawesi, Nurdin Halid.

Selain mendukung sepenuhnya Aburizal Bakrie sebagai Calon Presiden 2014 dari Partai Golkar, para ketua DPD I dan DPD II se-Sulawesi tersebut, juga mendukung percepatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).

Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, HM Roem pada kesempatan tersebut mengungkapkan, pernyataan sikap tersebut sebenarnya hanya penegasan kembali sikap DPD I dan DPD II Partai Golkar pada hasil Rapimnas lalu yang digelar di Hotel Mercure di Ancol 2011 lalu.

Dalam rapimnas tersebut kata Roem, DPD yang hadir mendaulat Aburizal Bakrie sebagai calon presiden 2014. “Jadi kita kembali mempertegas hasil rapimnas lalu, bahwa kami mendukung Aburizal Bakrie sebagai capres 2014,” ungkapnya.

Bagaimana dengan figur Jusuf Kalla yang sempat ditawarkan DPD I Partai Golkar Sulsel? Menurut Roem, pihaknya tetap menyebut nama JK dalam pertemuan di rumah Ical tersebut. Pihak DPD I Partai Golkar Sulsel kata Roem, hanya melaporkan perkembangan di Sulsel, bahwa di daerah tersebut ada juga tokoh yang sering disebut-sebut yakni JK.

“Kami secara organisasi mendukung sepenuhnya Pak Ical, memang khusus di Sulsel ada perkembangan yang menyebut nama JK, dan itu kami laporkan dalam pertemuan tersebut. Meskipun Pak JK sendiri, belum pernah sounding itu,” ujar Ketua DPRD Sulsel ini.

Ketua DPD I Partai Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh pada kesempatan tersebut, meminta Ical menjaga keutuhan dan soliditas partai hingga Pemilu 2014 nanti. “Kami bisa membangun provinsi termuda karena tangan dingin Bang Ical. Kami tidak mungkin bisa mempercepat pembangunan Sulbar kalau bukan karena waktu Pak Ical menjadi Menko Kesra,” sebutnya.

Korwil Partai Golkar se-Sulawesi, Nurdin Halid pada kesempatan tersebut mempertegas, Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum DPD se-Sulawesi siap memenangkan Pak Ical pada Pilpres 2014. Hal senada diungkapkan Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Stefanus Vreeke Runtu. “Kami telah memutuskan mencalonkan Ical sebagai capres dari Golkar. Tak ada figur di Golkar yang bisa mengalahkan Ical,” ketusnya.

Dalam sambutannya, Ical menyatakan menerima dukungan DPD Golkar se-Sulawesi tersebut. “Saya terima usulan dan dukungan DPD Sulawesi ini. Mari berjuang bersama,” ujarnya.

Dia menambahkan, dengan dukungan dari Sulawesi tersebut, sudah ada 32 DPD dari total 33 DPD Golkar yang menyatakan dukungan terhadap dirinya. “Tinggal Provinsi Riau saja. Mudah-mudahan tidak ada masalah,” harapnya.

Mereka yang hadir di kesempatan itu antara lain Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel, HM Roem didampingi, Arfandy Idris, Taufan Pawe, Lakama Wiyaka, dan Rauf Tika. Dari DPD II, hadir Sekretaris DPD II Partai Golkar Makassar, Farouk M Betta, Idris Galigo (Ketua DPD II Golkar Bone), La Tinro La Tunrung (Ketua DPD II Golkar Enrekang), serta Rusdi Masse (Ketua DPD II Golkar Sidrap).

Di luar Sulsel, juga hadir Ketua Golkar Sulbar, Anwar Adnan Saleh, Ridwan Bae (Ketua Golkar Sultra), Rusli Habibie (Ketua Golkar Gorontalo), Aminuddin Pololele (Ketua Golkar Sulteng), dan Stefanus Vreeke Runtu (Ketua Golkar Sulut). Sumber: Fajar Online

Incoming search terms: