Jelang 2014, Gardabangsa Gelar Kursus Politik Aswaja

JAKARTA – Demi memenangkan pemilihan umum tahun 2014, ratusan kader Dewan Pengurus Cabang Garda Bangsa se-Kabupaten Bandung Barat menggelar kursus politikahlussunah wal jamaah (Aswaja).

Ratusan kader Dewan Pengurus Cabang Garda Bangsa se-Kabupaten Bandung Barat menjalani kursus politik ahlussunah wal jamaah (Aswaja) untuk bisa menggali kearifan lokal budaya bangsa. Pentingnya pemberian materi Aswaja, disebutnya sebagai penguatan nilai kearifan lokal Nusantara dan modal politik PKB. Ditambah pula butuh pemberian pemahaman kader terhadap sejarah, tradisi, dan gerakan politik NU.

“Di dalam kursus ini ada juga perumusan langkah dan strategi politik PKB dalam mewujudkan cita-cita politik NU roadmap pemenangan Pemilu 2014,” kata Ketua Umum DKN Garda Bangsa Hanif Dhakiri dalam pernyataannya yang diterima Tribunnews, Minggu(29/9/2013).

Kursus politik Aswaja ini lanjut Hanif dimaksudkan pula untuk memperkuat ideologi tentang Partai Kebangkitan yang mengejawantahkan akidah sebagai basis nilai politik.

Anggota Komisi X DPR RI ini mengaitkan konteks kursus politik ini tak jauh dari pengembangan ruang gerak PKB sebagai instrumen politik nahdliyin dan melakukan agregasi kepentingan bersama rakyat. Ideologi yang melekat pada diri seorang kader, ujarnya, harus otomatis menjalankan tugas dan fungsinya tidak melenceng dari cita-cita besar NU dan PKB.

Sementara itu, Sekjen DKN Garda Bangsa Abdul Malik Haramain menegaskan, dalam proses perjuangannya sebagai partai politik, PKB adalah bagian dari kekuatan reformasi. Sehingga keberlangsungan dan perkembangan PKB sebagai sebuah kekuatan partai politik di Indonesia didirikan untuk memperjuangkan iklim demokrasi yang lebih baik.

“Secara nasional, PKB menjadi sarana kaderisasi kepemimpinan bangsa,” ujar Malik. Sumber: Tribunnews

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: