JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengungkapkan belum bisa menentukan apakah akan menggugat hasil Pilgub Jawa Timur ke Mahkamah Konstitusi atau tidak, karena masih menunggu hasil akhir rekapitulasi suara.

“Sangat bergantung pada hasil KPU kayak apa. Baru setelah KPU, kita putuskan,” kata Cak Imin di sela Pagelaran Wayang Kulit dengan berlakon Pandawa Bangkit dalam rangka HUT RI ke-68 dan Harlah PKB ke-15 di Gedung PBNU II, Matraman, Jumat (30/8/2013). 

Cak Imin menjelaskan, saat ini yang ada baru sebatas hasil quick count yang menyatakan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf unggul dari pasangan Khofifah Indar-Parawansa-Herman Suryadi Surmawiredja, yang diusung PKB bersama sejumlah partai non parlemen.

“KPU kabupaten/kota harus menetapkan dulu, baru dideteksi, kemudian baru ke KPU provinsi. Kita belum akan memutuskan gugatan sebelum hasil akhir,” terangnya.

Lebih lanjut, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu menuturkan pihaknya akan turun tangan jika terjadi kecurangan yang bersifat masif dan sistemik. “Advokasi dan bantuan hukum sedang bekerja menginventarisir dokumen. Kalau yang sifatnya masif DPP akan turun tangan,” ujarnya.

Sebelumnya, hitung cepat Partai Kebangkitan Bangsa dengan metode real count di setiap tempat pemungutan suara menunjukkan suara Khofifah Indar Parawansa-Herman Suryadi Sumawiredja (BerKaH) unggul dengan perolehan 44 persen. Posisi kedua survei tadi ditempati Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) dengan 38 persen.

Sementara versi quick count Indonesia Research Center, menyebutkan pasangan KarSa mendapatkan 47,37% suara. Mereka unggul dari BerKaH yang memperoleh 37,34%. Di peringkat ketiga ada pasangan Bambang-Said (Bambang DH-Said Abdullah) dengan 12,86%. Di peringkat terbuncit ada Eggi Sudjana-Mochamad Sihat (Beres) dengan 2,43%.

Senada dengan IRC, Saiful Mujani Research and Consulting meletakkan KarSa menjadi pemenang Pilgub Jatim. Pasangan KarSa mendapatkan 46,97%. Kemudian BerKaH ada di peringkat kedua dengan 37,77%. Mereka disusul oleh Bambang-Said (12,91%) dan Beres (2,35%).

Adapun lembaga Proximity menyebutkan KarSa unggul dengan 48,34 % suara, diikuti pasangan BerKaH (37,05%), Bambang-Said (12,89%), dan Beres (2,03%).

KPUD Jawa Timur sendiri baru akan mengumumkan hasil perhitungan real count pada 5 hingga 7 September 2013. Sedangkan pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur terpilih bakal digelar pada 12 Februari 2014.

Sumber: Okezone