Jakarta – Partai Kebangkitan Bangsa sepakat adanya gagasan larangan pemilih membawa ponsel ke bilik suara yang diusulkan Komisi Pemilihan Umum demi terciptanya pemilu yang jujur dan adil.

“Larangan membawa HP dan perangkat rekam gambar lainnya saya kira memang wajib dilakukan untuk meminimalisasi money politics,” ungkap Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPP PKB, Saefullah Maksum kepada awak media www.dpp.pkb.or.id, Selasa (29/10/2013).

Berdasarkan pengalaman di ajang pemilihan kepala daerah, kecurangan bermodus pasca bayar dengan memfoto hasil coblosan yang ditukarkan dengan uang memang kerap terjadi.

“Persis seperti yang terjadi dalam Pilkada Jatim lalu, Tim advokasi BerKaH menemukan kecurangan yang dilakukan lawan politik, yakni dengan membeli suara dan menjadikan foto pencoblosan sebagai menjadi alat bukti dan alat tukar dengan uang,” ulasnya.

Pemilu 2014 medatang, menurutnya, harus steril dari segala trik kecurangan yang dilakukan demi terlaksananya pemilu yang berkualitas. “Pemilu yang berkualitas salah satu indikasinya adalah tingginya partisipasi pemilih dan tidak ada kecurangan,” kata salah satu mantan anggota FPKB DPR RI. Sumber: DPP PKB