Jakarta – Gerhana bulan total yang membuat penampakan satelit bumi tersebut semerah darah atau disebut juga ‘blood moon’ akan terjadi malam ini. DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pun mengadakan salat gerhana bulan atau salat khusuful qamar.

“Iya kita menyerukan kepada umat Islam untuk salat khusuful qamar agar semua kita umat manusia ini diselamatkan dan dilindungi oleh Allah SWT. Dan mulai sore (19.00 WIB) ini di markas DPP PKB akan dilaksanakan itu dan dilanjutkan dengan khataman Al quran,” kata politisi PKB Imam Nahrawi kepada Liputan6.com, di Jakarta, Rabu (8/10/2014).

Anggota DPR Fraksi PKB itu menuturkan, sebagai umat Islam sangat dianjurkan untuk bersujud dan bertasbih di kala gerhana bulan terjadi. Hal tersebut bisa mengingatkan umat manusia jika tidak ada yang maha besar melainkan Allah.

Dia menambahkan, bersujud dan bertasbih selayaknya dilakukan setiap hari meski tidak ada gerhana bulan.

“Disunahkan salat untuk bersujud dan bertasbih atas keagungan dan kekuasaan Allah SWT. Agar manusia ingat bahwa Allah SWT maha segalanya. Itulah tanda alam yang kadang dilupakan oleh manusia, padahal itu tanda kekuasaan Allah SWT yang sering kita melupakan-Nya,” tuturnya.

Imam mengatakan, acara tersebut nantinya akan ditutup oleh pembacaan Ratib Al Attas yang berisi zikir dan doa-doa yang berasal dari Al quran, keutamaannya adalah meminta perlindungan sang maha pencipta dari segala sesuatu baik yang ada di langit maupun di bumi.

“Dan akan ditutup dengan Mujahadah Ratibul Attas yang akan dipimpin oleh KH Munif Zuhri Giri Kusumo Demak Jateng,” tandas Imam.

Sumber: Liputan6