PKB Gelar Musyawarah Alim Ulama di Bandung

Bandung- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar silaturrahim alim ulama Jawa Barat dan doa bersama untuk bangsa di Hotel Horison Bandung, Minggu (28/9/2014).

Acara dihadiri sekitar 1.000 orang yang terdiri dari para Rais Syuriah dan Ketua PCNU, Dewan Syura dan Ketua DPC PKB, tokoh masyarakat, tokoh pesantren dan alim ulama se-Jawa Barat.

Di antaranya, Ketua Dewan Syura DPP PKB KH Abdul Aziz Mansyur, KH Rais Syuriah PWNU Jawa Barat Asep Burhanuddin, Ketua PWNU Jabar Dr KH Eman Suryaman, Rois Syuriah PCNU Kota Bandung KH Ateng Muhaimin, Ketua PCNU Kabupaten Bandung KH Amas Mansyur, dan Rois Syuriah PCNU Bandung Barat KH Maulana.

alim-ulama-pkb-jabar-2014

Kemudian hadir juga Rois Syuriah PCNU Kota Sukabumi KH Arruyani, Rois Syuriah PCNU Sumedang KH Ahmad Furqon, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Abun Bunyamin, Ketua Fraksi PKB DPR RI Marwan Jafar, Sekjen DPP PKB M Hanif Dhakiri, dan jajaran DPP PKB.

Dalam sambutannya, Marwan Jafar mewakili Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur keluarga besar Nahdlatul Ulama dan PKB Jawa Barat atas meningkatnya perolehan suara PKB di Pileg 2014.

Rasa syukur selanjutnya atas berlangsungnya proses Pilpres 2014 yang aman dan lancar serta calon Presiden yang didukung PKB bersama partai koalisi menang, tentunya berkat dukungan para kiai dan warga NU.

“Alhamdulillah, hari ini PKB bersama alim ulama NU Jawa Barat menggelar syukuran untuk menyambut pelantikan Jokowi-JK pada 20 Oktober 2014. Dalam kesempatan ini, kami juga meminta izin, mohon dukungan dan doa dari para kiai dan keluarga besar NU bahwa PKB Insya Allah akan berada di kabinet. Para tokoh masyarakat dan pesantren diharapkan turut mendoakan dan mendukung agar perjalanan pemimpin baru dan bangsa ke depan lebih baik lagi dan lebih menyejahterakan masyarakat, khususnya warga NU,” ujar Marwan.

Marwan menegaskan, hubungan tali silaturrahim, kemesraan dan solidnya kekuatan struktur maupun kultur NU dengan PKB harus semakin dijaga, dikuatkan dan dieratkan. NU dan PKB wajib membangun kebersamaan secara terus menerus, baik secara organisasi, program, gagasan, asprirasi maupun lainnya. Terlebih adanya target besar yang sudah ditetapkan bahwa PKB harus bisa menjadi pemenang kedua pada Pemilu 2019.

“Tanpa dukungan para kiai dan warga NU, PKB tidak akan bisa eksis sampai hari ini. Ke depan, PKB harus mengakar ke bumi dan menjulang ke langit serta menjadi rahmat bagi semesta alam,” tegas Marwan.

Dia menambahkan, kontribusi para kiai, tokoh pesantren dan ulama NU sepanjang sejarah bangsa dan negara ini terbukti sangat besar. Untuk itu, umara (para pemimpin) jangan sampai melupakan peran, petuah, doa dan eksistensi mereka. PKB sebagai partai yang didirikan para ulama NU, selalu siap menjadi saluran politik yang menyuarakan aspirasi dan kepentingan para kiai dan warga Nahdlatul Ulama.

Sementara itu, ketua panitia yang juga Sekretaris DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda menuturkan, sebelum acara dimulai, para alim ulama terlebih dahulu menggelar tahlil dan istighosah agar proses pelantikan Jokowi-JK lancar dan sukses membangun Indonesia.

Silaturrahim Alim Ulama Jawa Barat & Doa Bersama Untuk Bangsa sedianya akan digelar dalam dua tahap. Yaitu pada 28 September 2014 di Bandung dan 12 Oktober 2014 di Cirebon.

– Sumber: DPP PKB

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: