SURABAYA- Dari sejumlah partai politik, hanya PKB yang memasang bendera di area Muktamar NU Ke-33 di Jombang, Jawa Timur. Sikap ini menuai kontroversi, bahkan sebelumnya Pengurus Cabang GP Ansor Jombang mendatangi Kantor PCNU terkait hal tersebut.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Thoriqul Haq membantah bahwa pemasangan bendera PKB ini ada kaitannya dengan agenda Muktamar NU di Jombang. Menurut Thoriq, bendera PKB dipasang karena saat ini partai berlambang bola dunia ini sedang harlah ke- 17.

“Ya kebetulan saja warga NU membuat acara Muktamar yang bersamaan dengan Harlah PKB ke -17. Bendera PKB yang bersamaan dengan bendera NU itu tidak ada kaitannya dengan Muktamar,” kata Thoriq yang juga Sekretaris Panitia Daerah Muktamar NU ke-33 di Kantor PWNU Jalan Masjid Akbar, Surabaya, Kamis (23/7/2015).

Sebagaimana parpol lainnya dalam rangka Harlah juga memasang atribut partai. Dan secara kebetulan saat Harlah ke-17 ini bersamaan dengan Muktamar NU di Kabupaten Jombang. Pantauan Okezone, selain di sejumlah titik Kabupaten Jombang, Bendera PKB yang dipasang berjejer dengan Bendera NU ini juga di luar wilayah Jombang. Salah satunya di pintu masuk jalan tol Waru. Pun demikian di Fly Over Wonorkromo juga ada pemandangan yang sama.

Sebelumnya, Ketua DPW Partai NasDem Jatim Efendi Choiri meminta bendera parpol yang dipasang di area Muktamar dalam hal ini di Kabupaten Jombang dicabut. Pasalnya, pemasangan bendera itu dapat merusak citra NU kedepan. NU adalah ormas yang tidak berpolitik dan tidak boleh ditunggangi kepentingan politik. Meskipun, saat ini banyak kader-kader NU sebagai anggota partai politik.

Sumber: Okezone