MAKASSAR – Wakil Ketua Bidang Hukum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulsel, Andi Hakim memintaBPK mengaudit ketuanya, Azhar Arsyad terkait penggunaan dana partai PKB Sulsel.

“Kami meminta BPK melakukan udit penggunaan dana partai,” kata Andi Hakim, Jumat (19/2/2016).

Hakim menambahkan, selian itu, dia juga meminta kepolisian segera menindaklanjuti laporan polisinya di Polsekta Panakukang (LP:/208/II/2016/Restabes Makassar/Sek. Pnk, tanggal 4 Februari 2016) atas tuduhan perbuatan tidak menyenangkan.

“Saya ini masih pengurus DPW PKB. Kalau ada yang bilang bukan pengurus, mana buktinya,” ungkap Hakim.

Hakim mengungkapkan, Azhar gagal memimpin partai, gagal menjadi anggota dewan dan tidak transparan dalam penggunaan dana partai. Apa yang disuarakan kader PKB Sulsel semuanya benar.

“Dia memang gagal, dia juga tidak terpilih sebagai anggota dewan,” ujar Hakim.

Hakim mengungkapkan, pernyataan Azhar yang mengatakan nanti setelah masa jabatannya habis baru disampaikan penggunaan dana PKB sudah benar, tapi kan, ada evaluasi penggunaan dana.

“Ada evaluasi triulan dan evaluasi penggunaan dana tahunan. Kenapa tidak disampaikan disitu,” kata Andi Hakim.

Sumber: Tribunnews Makassar