Distro Linux ini memang belum populer, karena memang tidak menyasar masyarakat pecinta Linux pada umumnya. Bareos, boleh dibilang distro linux yang sangat spesifik dibangun untuk keperluan khusus, yaitu Backup dan Recovery.

Bareos lahir dari proses fork sebuah proyek di bacula.org. Bacula sendiri adalah salah satu software backup dan recovery populer di Linux. Sejak tahun 2010, hasil proses fork ini bertahan sampai sekarang.

Bareos 15.2

Bareos 15.2 adalah rilis terbaru yang akan mengintegrasikan banyak sekali fitur baru. Saat ini masih masuk pada fase Release Candidate, dan akan dirilis tidak lama lagi.

Ada banyak perubahan yang signifikan dari edisi 14.2.2 yang lalu. Ada sekitar 300 ribu baris source code yang diperbarui pada versi 15.2 yang mewakili proses cleanup, redesain, perbaikan bug dan penambahan fitur baru.

Beberapa fitur baru pada Bareos 15.2 nanti antara lain:

  • Bareos VMware Backup Plugin, sebuah plugin khusus untuk membackup  dan melakukan snapshotdisk image VMware secara online dan inkremental.
  • WebUI untuk proses administrasi dan restore file, sekarang tidak butuh lagi koneksi database yang terpisah dan didesain ulang dengan arsitektur dan setup yang mudah
  • Program bscan, bwild, bregex yang diporting ke Windows
  • Secure Erase, dimana seluruh file storage yang recycled dan file spooler kini dihapus dengan aman
  • Plugin LDAP Backup
  • Dukungan resmi untuk Windows 10, Fedora 21/22, Debian 8 dengan Systemd, Univention 4 dan Suse Linux Enterprise Server (SLES) 11 SP4
  • Plugin Gluster dan Ceph untuk membackup arsitektur cloud storage
  • API Directory yang lebih transparan
  • Plugin python yang dapat berjalan di Windows, dll

Lebih lengkap anda bisa baca disini: https://www.bareos.org/en/whats_new.html

Tertarik mencoba Bareos? silakan download dari sini: https://www.bareos.org/en/download.html