Tim pengembang Debian sedang mempertimbangkan penggunaan Linux Kernel pada edisi stable selanjutnya dari distro mereka Debian 8.0 “Jessie”. Mereka tampaknya mengerucut pada penggunaan kernel 3.16.

Debian seperti kita tahu memang mempertahankan siklus pengembangan yang lama/matang, yang berarti sangat sulit bagi para pengguna dan penikmatnya untuk menebak software-software seperti apa yang akan diakomodasi pada versi stable terbaru mereka. Sejalan dengan filosofi pengembangan yang sangat memetingkan kestabilan dan kematangan itulah, pengembang Debian tidak bisa serta merta memasukkan Linux Kernel terbaru walaupun dirilis dengan sejumlah fitur yang menjanjikan, semuanya harus mengalami proses uji coba dan implementasi yang mantap.

“Berdasarkan regresi linera dari tanggal rilis Linux sejak versi 3.2, kami memperkirakan bahwa rilis stable terbaru pada saat masa freeze nanti adalah 3.17. Akan tetapi, mungkin akan ada sedikit waktu yang dibutuhkan untuk melakukan perbaikan atau memaketkan perubahan-perubahan kernel tersebut sebelum masa freeze”, ungkap Ben Hutchings pada milist Debian kemarin.

Diluar masalah kernel versi berapa yang akan dipaketkan, Debian 8.0 Jessie pun belum memiliki tanggal pasti rilisnya. Yang jelas, masa freeze final direncanakan dilakukan sebelum 5 februari 2015.

Hanya waktu dan kontribusi anda yang bisa mempercepatnya… 😛