Dari hasil meeting Go/No-Go Fedora 22 hari ini, didapati keputusan bahwa sebagian besar para developer dari Fedora Linux tidak setuju versi final Fedora 22 dirilis segera. Fedora 22 sendiri sudah seminggu telat dari jadwal rilis yang diumumkan jauh-jauh hari.

Tanggal rilis Fedora 22 Final menurut Wiki adalah 26 Mei (selasa minggu depan). Karena masih saja ada beberapa bug yang tidak mungkin ditolerir, tampaknya kehadiran Fedora 22 Final akan (kembali) tertunda, seminggu atau dua minggu ke depan.

Dikutip dari Softpedia dari Milist Developer Fedora, om Jaroslav Reznik mengatakan: “Today at Fedora 22 Final Go/No-Go meeting it was decided that Fedora 22 Final is No-Go. More details in meeting minutes, As both bugs we accepted as blocker bugs today are already fixed and RC3 compose is requested, we will try to sign-off the final release tomorrow.”

Artinya ada beberapa opsi yang bisa diambil oleh developer Fedora, antara lain menunda rilis versi final dan merilis versi RC3, atau mencoba mentoleransi bug yang berstatus blocker itu setelah waktu berpikir sehari (mulai hari ini hingga esok).

Bagi kita pengguna Fedora, tanggal rilis yang berubah-ubah dan rilis distro yang bergeser dari jadwal semula adalah hal biasa. Efeknya justru lebih baik, karena edisi yang dihadirkan semakin berkualitas daripada rilis cepat namun banyak bug.