Jono Bacon, mantan Manajer Komunitas Ubuntu buka suara soal Ubuntu Touch. Dia berujar bahwa, sudah saatnya Canonical membuat langkah drastis dengan menulis ulang Ubuntu Touch dengan membuatnya berbasis Android.

Hal ini bukan gurauan kog. Jono Bacon merupakan manajer komunitas Ubuntu yang akhir tahun lalu meninggalkan tugasnya karena mendapat pekerjaan di XPrize Foundation. Walaupun masih menjadi bagian dari komunitas Ubuntu, dia memang tidak lagi mempunya kewenangan seperti dulu lagi. Bahkan, dia termasuk sudah sangat jarang mengomentari beberapa hal tentang Ubuntu pasca lengser loh.

Masih tidak jelas kenapa ujug-ujug Jono Bacon menulis artikel tentang melakukan rebase Ubuntu Touch  ke Android. Mungkin salah satu kutipan dari artikelnya bisa mewakili pendapatnya keseluruhan:

“While scopes offer a way of getting access to content quickly, they don’t completely replace apps. There will always be certain apps that people are going to want. The common examples are Skype, WhatsApp, Uber, Google Maps, Fruit Ninja, and Temple Run. Now this is a bit of a problem. The way new platforms usually solve this is by spending hundreds of thousands of dollars to pay those companies to create and support a port. This isn’t really an option for the Ubuntu phone (there is much more than just the phone being funded by Canonical),

Apakah ide ini akan didengar oleh Canonical?