Blog Emka

Portal tutorial linux, pemrograman sistem informasi, computer security & informasi santri Indonesia

Membuat Plugin WordPress

Pada tutorial kali ini, secara singkat akan diuraikan tentang ciri utama sebuah plugin WordPress, yaitu header. Setiap file PHP yang merupakan plugin WordPress akan dicirikan dengan keberadaan header.

Semua source code dapat anda unduh disini, namun anda disarankan untuk tetap membaca penjabarannya disini. Silakan baca tutorial sebelumnya untuk mengenal apa itu plugin, konsep dan saran pembuatan struktur folder plugin WordPress.

Contoh header sebuah plugin misalnya:

<br /*
Plugin Name: Akismet
Plugin URI: http://akismet.com/?return=true
Description: Used by millions, Akismet is quite possibly the best way in the world to <strong>protect your blog from comment and trackback spam</strong>. It keeps your site protected from spam even while you sleep. To get started: 1) Click the "Activate" link to the left of this description, 2) <a href="http://akismet.com/get/?return=true">Sign up for an Akismet API key</a>, and 3) Go to your <a href="admin.php?page=akismet-key-config">Akismet configuration</a> page, and save your API key.
Version: 2.5.5
Author: Automattic
Author URI: http://automattic.com/wordpress-plugins/
License: GPLv2 or later
*/
?>

Sourcecode diatas adalah header dari plugin Akismet, anda bisa mengecek dan membuka contohnya pada /wp-content/plugins/akismet/akismet.php.

Sebagai latihan, silakan buat perencanaan sebuah plugin WordPress. Contohnya plugin Sistem Informasi Sekolah:

/* Plugin Name: Sistem Informasi Akademik Sekolah (siaSekolah) Plugin URI: http://sisteminformasi.web.id/siasekolah/ Description: Sistem informasi akademik sekolah (SMP-SMA Sederajat), modular, fleksibel, lengkap dan aplikatif. Version: 1.0 Author: Luthfi Maslichul Kurniawan Author URI: http://luthfi.emka.web.id/ /* ----------------------------------------------*/ 

Simpan sourcecode tersebut pada folder /wp-content/plugins/sis/siasekolah.php.

Install Plugin SIS

Silakan login ke WordPress anda, dan tuju ke halaman Plugins. Seharusnya plugin Sistem Informasi Akademik Sekolah (siaSekolah) sudah muncul.

Screenshoot:

Nah, saya harap contoh ini sudah bisa memberi gambaran bagaimana awal membuat plugin WordPress. Pada tutorial selanjutnya, kita akan mencoba membuat plugin WordPress sederhana.

6 Comments

  1. Suwondo

    Terima kasih, jadi semakin jelas tentang pemrograman plugin wordpress. Ikutan belajar dan download ya mas ???

  2. untuk membedakan tampilan front dan halaman adminnya bagiamana? dan jika ingin membuat suatau tampilan akhirnya yang dapat di print(bentuk pdf) misalkan isi” form kemudian akhirnya bisa di print bagiamana? terima kasih

    • Luthfi Emka

      saya jawab dengan kebiasaan saya mengembangkan plugin ya mas “John”.

      1. untuk front page, biasanya saya pake metode shortcode. Namun, controller nya tetap sama (baik di admin maupun front), biar irit baris.

      2. untuk print pdf, kita harus menambahkan query permalink khusus, sehingga misal pada halaman situs.com/form-pendaftaran kita tambahkan tanda ?aksi=print_form (silakan googling sendiri “custom query var in WordPress”)

      begitulah nak,

  3. jika untuk security bagaimna mas ?

    • Ifhtul Emka

      ya, pada prinsipnya sama dg framework lain, sama-sama ada celahnya. tinggal siapa yang nemuin duluan, kita apa mereka.

Leave a Reply

Theme by Anders Norén

%d bloggers like this: