Blog Emka

Portal tutorial linux, pemrograman sistem informasi, computer security & informasi santri Indonesia

Membuat Plugin WordPress

Pada tutorial kali ini, kita akan mencoba membuat plugin sederhana sebagai demonstrasi betapa mudahnya membuat plugin WordPress. Silakan baca halaman sebelumnya jika anda belum jelas. Plugin yang akan kita buat didesain untuk menambahkan kalimat pada footer WordPress. Konsep yang akan kita pakai disini antara lain konsep tentang Hook, Action dan Filter (silakan baca halaman selanjutnya).

Berikut adalah langkah membuat plugin sederhana tersebut:
1. Tentukan nama, misalnya saja Footer Copyright Plugin
2. Buat folder footer-copyright di /wp-content/plugins/ dan buat file bernama footer-copyright.php pada folder tersebut.
3. Tuliskan header plugin kita.

<!--?php
/* Plugin Name: Footer Copyright Plugin 
Plugin URI: http://url.plugin.anda/ 
Description: Add a copyright and build-by word on WordPress Footer 
Version: 1.0 
Author: Nama Anda 
Author URI: http://url.web.anda/ 
/* 
----------------------------------------------*/ 

4. Buat sebuah function yang akan menghasilkan string copyright dan build by. (tulis sebelum tanda penutup PHP ?>)

function footercopyright_add_message(){
    echo "Situs ini dibuat dengan <a href="http://wordpress.org">WordPress</a>. Copyright &copy 2012 by Nama anda";
}

*) Ingat, penamaan fungsi dalam plugin WordPress sedapat mungkin diawali dengan prefix yang jelas dan menjelaskan serta unik/beda dengan yang telah ada/diketahui.

5. Tambahkan action pada saat fungsi wp_footer() (fungsi bawaan WordPress saat merender bagian footer template). Action disini merupakan salah satu jenis dari Hook, yang akan dilakukan (fungsional tambahan) ketika sebuah fungsi sasaran sedang dijalankan oleh engine WordPress.

add_action( 'wp_footer', 'footercopyright_add_message', 100);

6. Simpan, aktifkan plugin dan cek apakah plugin berjalan dengan semestinya dengan membuka halaman blog/WordPress anda.

Selamat! anda sudah mampu membuat plugin sederhana di WordPress. Pada tutorial selanjutnya kita akan memperdalam tentang Hook (baik Action dan Filter) yang telah kita gunakan pada tutorial kali ini.

7 Comments

  1. Suwondo

    Terima kasih, jadi semakin jelas tentang pemrograman plugin wordpress. Ikutan belajar dan download ya mas ???

  2. untuk membedakan tampilan front dan halaman adminnya bagiamana? dan jika ingin membuat suatau tampilan akhirnya yang dapat di print(bentuk pdf) misalkan isi” form kemudian akhirnya bisa di print bagiamana? terima kasih

    • Luthfi Emka

      saya jawab dengan kebiasaan saya mengembangkan plugin ya mas “John”.

      1. untuk front page, biasanya saya pake metode shortcode. Namun, controller nya tetap sama (baik di admin maupun front), biar irit baris.

      2. untuk print pdf, kita harus menambahkan query permalink khusus, sehingga misal pada halaman situs.com/form-pendaftaran kita tambahkan tanda ?aksi=print_form (silakan googling sendiri “custom query var in WordPress”)

      begitulah nak,

  3. jika untuk security bagaimna mas ?

    • Ifhtul Emka

      ya, pada prinsipnya sama dg framework lain, sama-sama ada celahnya. tinggal siapa yang nemuin duluan, kita apa mereka.

Leave a Reply

Theme by Anders Norén

%d bloggers like this: