Untuk kali pertama dalam sejarah MotoGP, Race Direction mewajibkan para pebalap yang akan turun di GP Australia, Minggu (20/10/2013), melakukan pit stop, untuk mengganti motor saat balapan berlangsung.

Keputusan ini dibuat setelah Bridgestone mengumumkan tak bisa memberi garansi keamanan, saat ban belakang dipakai membalap lebih dari 14 putaran di Sirkuit Phillip Island yang menggunakan aspal baru.
Hal seperti ini normalnya terjadi saat ada perubahan kondisi lintasan (basah/kering) karena faktor cuaca. Tetapi, format “flag to flag” ini akan diterapkan di GP Australia karena pertimbangan lain. Pebalap akan bertukar motor dengan jenis ban sama, dengan pertimbangan daya tahan ban yang terbatas.

Berikut keputusan terbaru yang dikeluarkan Race Direction, khusus untuk MotGP GP Australia:
1. Jarak balapan menjadi 26 lap (sebelumnya 27).

2. Setiap pebalap diwajibkan masuk ke pit dan berganti mesin dengan ban baru, paling tidak sekali selama balapan.

3. Tidak ada pebalap yang diperbolehkan membalap lebih dari 14 lap dengan memakai satu ban belakang.

4. Pebalap dari tim pabrikan atau satelit, diwajibkan memakai ban keras (B51DR). Bridgestone akan memberi tambahan jumlah ban jenis ini.

5. Pebalap dari tim CRT diwajibkan memakai ban keras (B50DR). Bridgestone akan memberi tambahan jumlah ban jenis ini.

6. Batas kecepatan di pit lane akan ditambah, pada saat pebalap masuk dan keluar. Rute keluar untuk bergabung ke lintasan akan ditandai dengan garis putih. Melanggar garis putih saat kembali ke lintasan, akan dikenai penalti.

Sebelumnya, Race Direction sudah mengeluarkan pengumuman memangkas balapan Moto2 dari 25 lap menjadi 13.

Sumber: Kompas