Valentino Rossi tak mampu meraih kemenangan di MotoGP Spanyol dan harus puas finis ketiga. Rossi mengakui bahwa dirinya menjalani akhir pekan yang berat karena selalu mendapat masalah. Kendati harus puas finish dibelakang Marc Marquez, namun Rossi kembali memecahkan rekor dunia MotoGP sebagai satu-satunya pembalap yang telah naik podium lebih dari 200 kali selama karirnya.

Sebelumnya, rekor naik podium terbanyak dipecahkan oleh pembalap Italia, Giancomo Agostini. Agostini sendiri nampak hadir dalam balapan di Jerez kemarin dan menyaksikan pembalap-pembalap motogp menggeber motornya ke garis finish.

Rossi harus mengakui keunggulan Jorge Lorenzo dan Marc Marquez dalam balapan di Sirkuit Jerez, Minggu (3/5/2015). The Doctor, yang start dari posisi lima, menuntaskan lomba 11,586 detik di belakang Lorenzo yang jadi pemenang.

“Ada satu momen dalam balapan di mana saya merasa bisa mengejar Marc karena saya membalap dengan baik dan punya kecepatan yang bagus,” ungkap Rossi di Crash.

“Tapi, terus terang ini adalah akhir pekan yang berat untuk kami. Kami selalu menghadapi sejumlah masalah. Kami membaik untuk balapan, tapi saya tahu bahwa Jorge punya kecepatan yang lebih baik daripada siapapun,” imbuh pebalap Movistar Yamaha itu.

“Saya pikir saya bisa tetap dekat dengan Marc. Tapi, sayangnya saya tidak cukup tangguh di lap-lap awal dan saya kehilangan waktu saat harus menyalip Pol (Espargaro). Setelah saya berjuang keras, tapi di lap-lap terakhir saya tak terlalu percaya diri dengan motor,” jelas Rossi.

“Saya harus mengambil risiko yang terlalu besar. Saya sempat berjarak satu detik dari Marc, tapi saya mulai mengalami masalah, jadi saya pikir itu terlalu berisiko untuk dicoba,” tuturnya.

Rossi mengungkapkan bahwa masalah utama yang dia hadapi di Jerez adalah soal ban. Dia dan timnya sudah berusaha membenahinya, tapi masalah itu tak benar-benar hilang hingga balapan.

“Kami tak pernah menemukan settingan yang tepat. Kami sudah mencoba sesuatu yang berbeda pada hari Jumat dan kami kehilangan waktu. Pada hari Sabtu, kami sudah jauh membaik, tapi itu tak cukup. Sepanjang akhir pekan ini, saya selalu kesulitan dengan ban,” ujarnya.

“Untuk ban belakang, saya mengira akan memakai ban keras, yang di atas kertas sedikit lebih baik. Tapi, sayangnya ban keras gripnya kurang. Itu terlalu lambat. Jadi, kami harus memakai ban lunak,” tambah Rossi.

“Kami juga berusaha memperbaikinya hari ini dan dalam sesi pemanasan hasilnya tak terlalu buruk. Tapi, saya tahu untuk balapan itu akan sulit,” kata dia.

Sumber: detikSPORT