Cara Setting SSH Key di Raspberry Pi untuk PEMULA

Cara mengatur/menyetting SSH key di Raspberry Pi sebenarnya sangat mudah dan relatif sama dengan cara setting di komputer lain yang menggunakan distro Linux. Dengan setting SSH secara benar, kita bisa mengakses Raspberry Pi dengan mudah.

SSH key sendiri menggunakan konsep Public-key cryptography. Konsep ini adalah konsep dimana Public Key (atau kunci umum) di simpan di devais jarak jauh (remove device) dan private key (atau kunci pribadi).

Cara Setting SSH Key di Raspberry Pi

Pertama, buat direktori SSH.

mkdir .ssh

kemudian masuk ke folder .ssh:

dan buat file baru authorized_keys:

touch authorized_keys

kemudian atur permission (perizinan) akses ke file tersebut dengan chmod:

chmod 700 ~/.ssh

dan

chmod 600 ~/.ssh/authorized_keys

kemudian buat Key (kunci) baru dengan aplikasi ssh-keygen:

cd ~/.ssh
ssh-keygen

Pada saat menjalankan aplikasi diatas, ada pertanyaan tentang password dan lokasi file, silakan tekan tombol ENTER saja untuk melewati.

Kemudian kita copy isi file id_rsa.pub yang dibuat oleh ssh-keygen ke file authorized_keys.

Cara Reset Password Raspberry Pi!

Yang namanya lupa Password memang bikin sebel. Di komputer menggunakan Linux, kita bisa masuk ke Grub dan reset password root dari sana (di Recovery Mode). Nah kalau untuk boart sekecil Raspberry Pi gimana?

Ternyata, pengembang Raspberry Pi sudah memfasilitasi proses-proses ala ala Recovery Mode di Linux, tapi lebih sederhana lagi. Secara umum, Raspberry Pi booting dengan juga membaca dan mengeksekusi file cmdline.txt. Kita bisa isi perintah-perintah unik disana 😀

Implementasi

Silakan shutdown Raspberry Pi, kemudian copot SD Cardnya. Buka di komputer/laptop. Kemudian lihat di partisi boot, ada satu file bernama cmdline.txt. Buka file tersebut.

Ganti dari:

dwc_otg.lpm_enable=0 console=serial0,115200 console=tty1 root=PARTUUID=.......f-02 rootfstype=ext4 elevator=deadline fsck.repair=yes rootwait

menjadi:

dwc_otg.lpm_enable=0 console=serial0,115200 console=tty1 root=PARTUUID=.......f-02 rootfstype=ext4 elevator=deadline fsck.repair=yes rootwait init=/bin/sh

Simpan. Kemudian taruh lagi SD Card ke Raspberry Pi.

Secara khusus, Raspberry Pi akan booting langsung ke Shell (/bin/sh) dan kita bisa melakukan proses reset disana.

Caranya dengan mengaitkan ulang partisi Linux Raspberry Pi ke modus read-n-write (rw) dengan perintah:

mount -o remount,rw /dev/mmcblk0p2 /

kemudian reset password dengan perintah passwd seperti biasa:

passwd namauser

Kemudian keluar, reboot Raspberry Pi. Copot SD Card dan kembalikan lagi isi dari file cmdline.txt seperti semula.

Ini Cara Install Microsoft .NET Core SDK di Linux! GAMPANG

Teknologi .NET dari Microsoft sebagai basis pembuatan berbagai aplikasi desktop buatan mereka di Windows. Tidak hanya itu, .NET sebenarnya bisa juga digunakan untuk membuat aplikasi Mobile, Website, IoT dan Game. Nah, di tutorial ini kita akan menginstall .NET Core SDK ini di Linux.

Dengan hadirnya SDK ini secara resmi, Microsoft membuka kesempatan buat kita-kita para pengembang software untuk melebarkan sayap membuat aplikasi di platform lain, misalnya di Linux.  Continue reading Ini Cara Install Microsoft .NET Core SDK di Linux! GAMPANG

Inilah 5 CMS berbasis Laravel, SIAP PAKAI!

Inilah 5 CMS (Contenct Management System) yang dikembangkan dengan basis Laravel. Semuanya siap dipakai, beberapa diantaranya bersifat opensource dan punya dukungan Premium (berbayar).

Berikut adalah daftarnya:

Statamic

Statamic adalah CMS berbasis Laravel dengan kombinasi Vue.js sebagai control panelnya. Sebagai developer kalian bisa membangun, mengonfigurasi dan melakukan manajemen apapun menggunakan code editor. Continue reading Inilah 5 CMS berbasis Laravel, SIAP PAKAI!

Podcast PHP Indonesia – 11 Februari 2019

Pada Podcast PHP Indonesia edisi 11 Februari 2019, kita akan membahas berbagai berita, tutorial dan library pilihan antara lain:

Berita:

Tutorial:

Library Pilihan:

OpenMandriva Lx 4.0 Beta Dirilis!

Komunitas OpenMandriva Linux mendapat kabar gembira minggu ini dengan dirilisnya OpenMandriva Lx 4.0 Beta. Versi pengembangan dari OpenMandriva Lx 4 ini sudah sangat apik polesan dan kesiapannya dirilis sebagai versi stable.

OpenMandriva Lx 4 menjadi tonggak sejarah pengembangan distro kelanjutan dari Mandriva Linux ini. OpenMandriva Lx 4 akan mulai menggunakan package manager dnf (seperti Fedora/Red Hat/CentOS) dan meninggalkan URPM (urpmi, urpme dkk). Selain itu OpenMandriva Lx 4 sudah mulai ancang-ancang menggunakan Manatools, sebuah tool yang sebenarnya dibuat untuk Mageia Linux tapi tak kunjung diresmi-resmikan. Manatools akan menggantikan OpenMandriva Control Center. Manatools ini keren, dia dibikin dengan teknologi serupa Yast milik OpenSUSE, jadi bisa dijalankan via GUI ataupun CLI. Continue reading OpenMandriva Lx 4.0 Beta Dirilis!

Cara Lihat Notifikasi Hape Android di Desktop Linux, DIJAMIN OPENSOURCE!

Bekerja di GNU/Linux Desktop memang banyak enaknya, salah satunya kita bisa melihat notifikasi yang masuk di hape lewat komputer. Jadi tidak harus sering-sering angkat hape untuk melihat notif WA/SMS/Telegram masuk. Khususnya SMS atau notif aplikasi yang tidak memiliki versi web, seperti whatsapp web dan telegram web.

Solusi-solusi berikut dijamin opensource. Bukan pihak ketiga yang menjadi sinkronator notifikasi kita.

Berikut adalah cara melihat notifikasi hape android dengan Desktop Linux, berikut tambahan fitur yang mantap seperti sinkron clipboard dan lain-lain. Continue reading Cara Lihat Notifikasi Hape Android di Desktop Linux, DIJAMIN OPENSOURCE!

3 Editor Audio TERBAIK di Linux (Ubuntu/Fedora/Linux Mint)

Bagi pengguna Linux yang banyak ngedit-ngedit Audio, artikel ini akan sangat berguna. Berikut adalah tiga editor file audio terbaik di Linux, bisa di install di Ubuntu, Fedora, Linux Mint atau turunannya.

Semua software berikut sifatnya opensource dan gratis. Silakan di install.

1. Audacity

Audacity adalah aplikasi editor audio paling terkenal. Tersedia diberbagai platform, baik Linux, Windows maupun MacOS. Continue reading 3 Editor Audio TERBAIK di Linux (Ubuntu/Fedora/Linux Mint)

Cara Install Android Q ROM di OnePlus 6

Tutorial Android kali ini akan membahas bagaimana cara menginstall Android Q 10 ROM di hape OnePlus 6. ROM ini adalah ROM tidak resmi, silakan diikuti dengan tanggungjawab dan kesiapan hardware dan pengetahuan masing-masing.

Android Q akan dirilis pada kuartal pertama tahun 2019 nanti di Google I/O tahun 2019 (sesuai tradisi). Jadi yang akan sampeyan pasang ke hape Oneplus 6 adalah ROM yang belum sepenuhnya jadi. TiatiContinue reading Cara Install Android Q ROM di OnePlus 6

Cara Menggunakan Google Translate di Command Line (Ubuntu/Arch Linux)

Pada tutorial kali ini, kita akan membahas bagaimana cara menggunakan Google Translate di Command Line. Apa gunanya? Mungkin selain menerjemahkan kalimat bahasa asing ke bahasa Indonesia, kita juga bisa melakukan otomasi translate jika diperlukan di script bash yang kita buat.

Pada tutorial kali ini akan menggunakan aplikasi bernama Translate Shell, atau dulu disebut Google Translate CLI. Uniknya, Translate Shell ini kini tidak hanya bisa melakukan translate lewat mesin Google Translate, tapi juga Bing Translator, Yandex Translate dan Apertium.

Translate Shell bisa dipasang di Windows, Linux maupun Mac OS. Continue reading Cara Menggunakan Google Translate di Command Line (Ubuntu/Arch Linux)

Podcast PHP Indonesia – 4 Februari 2019

Podcast PHP Indonesia untuk 4 Februari 2019, membahas:

  • WordPress 5.1 beta 3: https://wordpress.org/news/2019/01/wordpress-5-1-beta-3/
  • Laravel 5.8 Deprecated Array/String Helper: https://laravel-news.com/laravel-5-8-deprecates-string-and-array-helpers
  • Laracon EU 2018 video: https://murze.be/the-laracon-eu-2018-videos-have-been-released
  • CodeIgniter 4.0.0 alpha5: https://forum.codeigniter.com/thread-72715.html
  • Yii Framework 2.0.16: https://www.yiiframework.com/news/196/yii-2-0-16-is-released Continue reading Podcast PHP Indonesia – 4 Februari 2019

Belajar Bahasa Pemrograman Dart Untuk Pemula – Part 1

Dart, adalah sebuah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Google dan ditujukan untuk membuat aplikasi web, server, desktop dan aplikasi mobile (smartphone). Dart sendiri didesain sebagai bahasa pemrograman yang object-orientedclass defined, garbage-collected dengan pengaruh gaya penulisan sintaks bahasa C.

Dart sendiri diluncurkan pada tanggal 12 Oktober 2011 sewaktu konferensi bahasa Go (golang) GOTO di Denmark. Versi 1.0 dari Dart akhirnya resmi dirilis November tahun 2013, kemudian versi 2.0 dirilis pada Agustus 2018 yang lalu. Continue reading Belajar Bahasa Pemrograman Dart Untuk Pemula – Part 1

Podcast PHP Indonesia – 7 Januari 2019

Pada #Podcast #PHP #Indonesia untuk 7 Januari 2019 ini kita akan bahas beberapa topik seperti:

  • Haruskah berhenti belajar Framework?
  • Kustomasi Laravel Registration
  • Teknologi Serverless PHP di AWS Lambda

dan Library Pilihan seperti:

  • Laravel Accountant
  • Silly CLI (basis dari Laravel Valet)
  • Corebird API (kumpulan API PHP untuk Twitter)
  • dan Cachet (status server)

Versi Soundcloud:

versi Video/Youtube:

Review KaOS Linux 2018.12!

KaOS adalah distro linux independen yang dibangun dari scratch. Tujuan umum dari KaOS linux ini adalah membawa pengalaman unik penggunaan KDE dan Qt paling baru yang dirilis oleh KDE Foundation.

KaOS ini dikembangkan mulai tahun 2013 dengan nama KdeOS. Untuk meminimalisir masalah paten dan kebingungan dikemudian hari,akhirnya nama KdeOS diganti jadi nama KaOS.

KaOS meskipun independen, tapi menggunakan package manager seperti Arch Linux, yaitu pacman dan octopi. Tidak salah jika banyak orang bilang, KaOS ini sangat diinspirasi oleh Arch Linux. Continue reading Review KaOS Linux 2018.12!

How to Install KaOS Linux 2018.12 + First Boot Experience!

KaOS Linux is independent Linux Distribution intended to bring a joyful experience of vanilla KDE and Qt to the mass! It begin as a linux project called ‘KdeOS’ in 2013. Although it build from scratch and totally independent, KaOS is heavly inspired by Arch Linux. KaOS is rolling release distribution, and releasing one installer ISO every month or so.

KaOS Linux 2018.12 is the latest ISO available. KaOS 2018.12 is bringing KDE Plasma Desktop framework 5.53.0, and Plasma 5.14.4 and KDE Applications Suite version 18.12.0.

KaOS Linux 2018.12 released as 1,990 MB ISO file. You can download it from Sourceforge: http://downloads.sourceforge.net/kaosx/KaOS-2018.12-x86_64.iso

Building LiveUSB

You have to burn those ISO to USB Flash Disk, optimally around 4GB size. You can use dd command in Linux or other burner software like Etcher or ROSA Image Writer.

With dd command:

sudo dd if=/home/user/Downloads/KaOS-2018.12-x86_64.iso of=/dev/sdX

How to Install

Boot your KaOS LiveUSB to your computer. Take a time, click Install KaOS.

KaOS is using Calamares Installer, a distro-agnostic installer that use by many other distributions.

Click Next to begin installation.

Read the Release Notes, click Next

Select your Location Time (based on your Country/City)

Select your Keyboard layout

Select your partition (root partition / or customize as your own)

Create new user and password for user and root account

Wait until installation process is finished.

Reboot

How to Install OpenMandriva From Minimal ISO

OpenMandriva, as you may know, is derivative and a fork of Mandriva that tragically bankrupt at several years ago. OpenMandriva is now released as separated and continuation of Mandriva/Mandrake Linux with some unique feature beside other Linux distribution.

OpenMandriva is the one and only Linux Distribution that compiled and used CLANG as their default compiler, replacing GNU GCC. You can watch their massive activity Building RPM package and ISO in their Automated Build Farm (ABF) on abf.openmandriva.org and their Github pages.

One of the respective product of OpenMandriva is the Cooker ISO that released as developer preview of their latest iteration developed. You can check their latest ISO produced for this platform at https://abf.openmandriva.org/platforms/cooker/products/1 and watch for the completed build. OpenMandriva Cooker is using DNF as their package manager, not using URPM anymore! whoaaaah!

As this article published, the completed build is Build number 2355. It came very raw, no installer, no display manager, no desktop environment. But you can install it your self!

How to Install OpenMandriva from their Minimal ISO!

This tutorial is very raw, all commands is typed an run in the terminal. You must have a good experience in terminal to follow this tutorial.

Prerequisite

You must prepare the desired partition to install, maybe with other distribution or GParted distro.

And you can follow this step by step tutorial.

format the desired root partition to ext4 format with this command:

mkfs.ext4 /dev/sda2

Mount those partition to /mnt or else:

 mount /dev/sda2 /mnt

Install Rsync:

dnf -y install rsync

Copy all Live CD content/ISO content to root mouting point like /mnt:

rsync -av --one-file-system / /mnt

You can install other package/desktop environment or your patch to root partition using DNF and –installroot parameter

dnf -y --installroot=/mnt install task-x11 sddm icewm fluxbox openbox dnf grub2 firefox xterm

Installing Grub

Mount peripheral and devices to the new root partition:

mount --bind /dev /mnt/dev
mount --bind /proc /mnt/proc
mount --bind /sys /mnt/sys

Chroot to root partition like /mnt:

chroot /mnt

and Install Grub2 to /dev/sda with:

grub2-install /dev/sda

make a new Grub menu with this command:

grub2-mkconfig -o /boot/grub2/grub.cfg

and last but not lease, create new user: adduser xxx, passwd xxx

First Boot!

You can reboot the live CD, remove the medium and experience the latest OpenMandriva Cooker!

https://www.youtube.com/embed/EE7N7v7znhs

Tutorial PHP7: Membuat Dashboard Admin (Part 1)

Tutorial kali ini kita akan membuat dashboard admin yang ditujukan untuk PHP versi 7 ke atas, dan didesain dari awal sebagai aplikasi Modular yang siap untuk menggunakan teknologi-teknologi kekinian, seperti Docker Container, Microservices dll.

Pada tutorial kali ini, kita akan menggunakan framework PHP independen buatan anak Indonesia, yaitu Panada Framework 2.0.

Membuat Project

Untuk membuat project, pastikan sudah mempunyai composer di sistem.

composer create-project panada/app --prefer-dist --stability=dev namaproject

akan tercipta folder dan file-file pada folder namaproject:

untuk menjalankan server, kita gunakan internal server PHP 7 dengan sintaks:

php -S localhost:8000 -t namaproject/public

dan silakan buka URL http://localhost:8000 di browser kamu, akan tampil

Selamat berjumpa di part selanjutnya.