Blog Emka

Portal linux, pemrograman sistem informasi, computer security & santri

Programming

6 Alasan untuk TIDAK MEMBUAT CMS Sendiri

Memilih Content Management System (CMS) adalah salah satu langkah penting yang harus diambil jika ingin membuat sebuah website. Saya sendiri dan kebanyakan teman-teman saya ketika menghadapi klien yang ingin mendapatkan solusi berbeda dari kebanyakan pesaingnya masih tidak percaya tentang penggunaan solusi open-source yang sudah tersedia diluar sana. Saya pun sering memberitahu pada klien, CMS yang saya bikin sendiri belum mampu seperti yang diinginkan/dipesan. Bikin CMS yang bagus itu sulit.

Ada setidaknya 5 alasan yang menguatkan saya, kamu (programmer) dan saran saya bagi klien yang ingin mengembangkan CMS sendiri. Pemikiran dari OpenDesigns.org ini cocok buat referensi.

1. CMS baru = Butuh Pelatihan Lagi

Ya, sistem yang sama sekali baru pasti butuh kerja keras untuk mengajari penggunanya. Pengetahuan soal WordPress, Joomla atau Magento dan Prestashop pasti berguna walaupun sedikit, tapi tetaplah butuh usaha keras untuk melatih pengguna baru untuk menggunakan CMS yang baru.

2. CMS Baru = Kurang Fleksibel

Inilah point penting ketika ada klien yang minta dibuatkan CMS baru. Fleksibilitas! Fitur kecil yang tidak bisa sembarangan kita desain dan bikin. Banyak yang akan bertanya, bisakah ini diginiin, bisakah ini ditambah dll. Biasanya, saya (dan mungkin kamu) akan bilang tidak bisa (atau bagi yang lebih mata duitan lain, itu butuh dana tambahan).

Cukuplah modularitas Joomla, pluginnya WordPress dan tawaran dari CMS lain yang sudah mendunia itu yang bisa kita gunakan.

3. CMS baru = Barang Tidak Aman

Keamanan adalah hal penting. Tiap hari aksi hacking menimpa CMS populer yang digunakan banyak orang itu. WordPress, Joomla, Magento, Prestashop dll tidak luput dari serangan bertubi-tubi tiap harinya. Yakinkah CMS baru yang kita kembangkan bisa bertahan?

WordPress, Joomla dll dikembangkan ratusan orang pintar dari seluruh dunia. Apakah kita sepintar mereka?

4. CMS baru = Permintaan Fitur bertubi-tubi

Jikapun kita sukses membuat CMS baru dan digunakan oleh banyak klien, tiap klien akan butuh penanganan dan fitur khas untuk masing-masing kebutuhan. Itu artinya permintaan fitur yang bertubi-tubi datang. Sudah siap?

5. CMS baru = Penjara baru

Dengan membuat CMS sendiri, sadar ataupun tidak kita akan terpenjara pada solusi yang kita bikin sendiri. Misalkan ada teknologi dasar yang berubah atau harus diubah, kita yang akan kesulitan untuk mengubah CMS kita sendiri.

6. CMS baru = Pengetahuan Lama

Seberapa uptodate-kah ilmu programming, debugging, penetration testing yang kita miliki? Jangan-jangan saat kita membuat CMS baru, pengetahuan yang kita aplikasikan adalah pengetahuan yang lama.

Nah, adakah alasan lain yang membuat kita (khususnya yang butuh CMS) harus membuat CMS sendiri?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Theme by Anders Norén

%d bloggers like this: