Sudah beberapa bulan ini saya kembali mempelajari Golang. Jenuh juga setiap hari menggunakan PHP untuk setiap pekerjaan yang bisa dilakukan. Butuh suasana dan tantangan baru. Hari ini saya mencoba mengutak-atik framework web yang ditulis dengan bahasa Go (Golang, udah ah, tak sebut golang wae…)

Iris, adalah web framework yang dikembangkan oleh om Kataras (Gerasimos Maropoulos) dari Macedonia. Seorang ulet yang membuat banyak sekali package Golang termasuk web framework Iris. Menurut laman repositorinya, Iris saat ini memasuki versi stable 10.5.0 yang baru saja dirilis dua minggu lalu, 24 Maret 2018.

Kenapa Iris?

Jawabannya simple, keblondrog artikel blog Top 6 Golang Framework, dimana salah satunya mengulas bagaimana Iris unggul diantara framework web golang lainnya.

Mencoba Iris Framework

Untuk mencoba iris framework, pastikan sampeyan sudah install Golang terlebih dulu. Kalau belum, sila ikuti tutorial dari video ini.

Untuk menginstall Iris Framework, bisa dilakukan dari command Go langsung dengan go get

go get -u github.com/kataras/iris

Tunggu sampai proses instalasi selesai.

Selanjutnya, bikin satu file golang baru, misal index.go isinya:

package main

   import "github.com/kataras/iris"

   func main() {
     app := iris.Default()

     // Method:   GET
     // Resource: http://localhost:8080/
     app.Handle("GET", "/", func(ctx iris.Context) {
       ctx.HTML("Hello world!")
     })

     // same as app.Handle("GET", "/ping", [...])
     // Method:   GET
     // Resource: http://localhost:8080/ping
     app.Get("/ping", func(ctx iris.Context) {
       ctx.WriteString("pong")
     })

     // Method:   GET
     // Resource: http://localhost:8080/hello
     app.Get("/hello", func(ctx iris.Context) {
       ctx.JSON(iris.Map{"message": "Hello iris web framework."})
     })

     // http://localhost:8080
     // http://localhost:8080/ping
     // http://localhost:8080/hello
     app.Run(iris.Addr(":8080"))
   }

simpan, lalu jalankan dengan perintah go run index.go