Kali ini kita akan bereksperimen dengan membuat Server mikro dengan Orange Pi Zero. Ya, saya sebut ‘mikro’ karena dayanya kecil, pelayanannya juga kecil. Misal, untuk sekedar kebutuhan menampilkan web kecil, atau pengumpan ke server lain, semacam membuat microservices gitu.

Susah nyari Raspberry Pi Zero dan Raspberry Pi Zero W? Atau sudah dapat toko yang jual tapi harganya mahal? Heh gan, sampeyan mending pilih Orange Pi Zero saja (apalagi beli dari saya, klik disini haha! ) Tersedia dua versi, ada yang pake RAM 256 MB dan 512 MB. Harganya juga hampir separuh dari Raspberry Pi (kalau nggak melihat ongkir dari Cina dan Pajek Indonesia, sebenarnya harganya cuma 150an ribu!)

Saya anggap sampeyan sudah siap dengan Orange Pi Zero masing-masing dan akses internet yang ready untuk mengikuti tutorial ini. Syukur kalo sampeyan menggunakan distro Debian Server for Orange Pi Zero (yang bisa di download disini).

Dan untuk keperluan mikro-server ini, yang jadi kebutuhan saya adalah PHP dan MySQL. Kita tidak akan menginstall Apache, karena PHP sudah punya built in server yang mumpuni.

Instalasi Software

Langkah pertama, update dan upgrade semua paket yang ada:

apt-get update && apt-get upgrade

Kemudian install PHP dan segala library yang dibutuhken:

apt-get install php5-cli php5-mysql php5-curl php5-mcrypt php5-gd

kemudian lanjutkan dengan menginstall MySQL:

apt-get install mysql-server mysql-client

Jangan lupa, tuliskan password dan username MySQL yang sesuai dengan kebutuhan.

Uji Coba

Buat satu file index.php di /var/www misalnya. Isinya ini:

<?php phpinfo();?>

kemudian kita coba server internal PHP disana:

cd /var/www
php -S localhost:80 

Kemudian supaya server ini berjalan ketika booting, silakan buat script di /root/start-server.sh dan pasang di rc.local.

#!/bin/bash
cd /var/www
php -S 192.168.8.104:80 

kemudian chmod +x /root/start-server.sh biar bisa di eksekusi.

lalu edit di rc.local:

/root/start-server.sh &

lalu reboot. semoga berhasil.