BPJS Kesehatan sudah menjadi salah satu instrumen jaminan kesehatan yang saat ini sudah diwajibkan dan dapat digunakan secara mudah diberbagai rumah sakit dan klinik/dokter se Indonesia. Nah, bagi peserta BPJS Kesehatan yang ingin pindah dari jalur BPJS Kesehatan Mandiri ke BPJS Kesehatan ikut Perusahaan, bisa mengikuti cara mengurusnya di artikel ini.

Cara mengurus ini berlaku saat artikel ini ditulis, sekitar September 2017. Bisa jadi ada perubahan, disini hanya dicontohkan keluarga kecil (suami, istri, anak pertama, dan anak kedua).

Syarat untuk mengurus perpindahan BPJS dari Mandiri ke Perusahaan adalah:

  1. SK Pengangkatan Pegawai oleh Perusahaan (SK BLU/SK CPNS/SK Pegawai Tetap dkk)
  2. Surat Keterangan Gaji dan Tunjangan dari Perusahaan
  3. Pas foto 3×4, (suami, istri, anak 1, anak 2)
  4. Foto kopi KTP suami & istri
  5. Foto kopi NPWP suami & istri (jika memiliki)
  6. Foto kopi Kartu Keluarga (kalau bisa di legalisir)
  7. Foto kopi Akta Kelahiran Anak Pertama, Kedua (atau ketiga jika ada, maksimal 3 anak)
  8. Foto kopi Buku Nikah
  9. Nama Faskes (Fasilitas Kesehatan tingkat pertama) berikut kode BPJSnya. (Bisa cari dulu di Internet)

Untuk pengurusannya sendiri pastikan seluruh syarat di atas sudah lengkap. Tinggal mengantre ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat dengan keperluan Pindah BPJS dari Mandiri ke Perusahaan. Kita akan diarahkan untuk mengisi formulir khusus.

Sekedar tips kepengurusan dan antri ke BPJS, lakukan pada siang hari dan pada pertengahan minggu (rabu, kamis, jumat) dimana biasanya tidak terjadi antrian panjang. Kantor BPJS mulai melakukan pelayanan setiap harinya jam 08.00 – 16.00.

Nah, itulah cara mengurus pindah dari BPJS Kesehatan Mandiri ke Perusahaan.